Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan peran sentral kepala sekolah dan guru dalam membentuk karakter anak-anak di Sekolah Rakyat.
Menurutnya, kepala sekolah memegang peran sentral sebagai pemimpin tertinggi di sekolah. Mereka dituntut hadir sepenuhnya bagi siswa, guru, maupun lingkungan. “Yang pertama adalah membangun empati sosial. Kepala sekolah bukan hanya hadir secara fisik, tetapi juga dalam kehidupan mereka. Kepala sekolah adalah kompas moral ketika siswa kehilangan arah,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Rabu (20/8).
Ia menambahkan, kepala sekolah tidak cukup hanya mengelola, tetapi juga harus mampu menggerakkan perubahan, menjadi teladan, sekaligus sumber semangat. “Namanya kepala sekolah ya tidak boleh telatan (terlambat). Menjadi teladan, yang akan dilihat oleh seluruh stakeholder,” tegasnya.
Bagi para guru, Gus Ipul menekankan pentingnya memahami potensi siswa terutama hasil talent mapping, menguasai kurikulum, serta terus berinovasi dalam metode pembelajaran. “Sekali lagi hadirkan empati sosial. Menjadi orangtua kedua bagi siswa Sekolah Rakyat. Para guru juga kita harapkan tetap menjaga norma, tidak ada toleransi terhadap bullying, pelecehan seksual, dan intoleransi,” pesannya.
Selain soal pembelajaran, Gus Ipul juga memberi perhatian khusus pada kebersihan lingkungan sekolah. Ia meminta kepala sekolah menyiapkan SOP kebersihan dengan standar layaknya gedung bintang lima. “Mulai dari toilet dulu. Saya yakin kalau toiletnya bersih, yang lain bersih,” jelasnya.
Untuk mendukung hal itu, ia memperkenalkan gerakan Lisabuna (Lihat Sampah, Ambil, Buang pada Tempatnya) yang wajib diterapkan di seluruh Sekolah Rakyat. “Berlaku untuk siapapun, utamanya kepala sekolah harus menjadi contoh,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengungkapkan rencana pertemuan besar bersama Presiden Prabowo Subianto. “Mudah-mudahan tanggal 22 Agustus, seluruh kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat se-Indonesia, lebih dari 2.400 orang, bisa mendapatkan pembekalan langsung dari Presiden,” tuturnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah bentuk nyata kebijakan afirmasi Presiden bagi anak-anak dari keluarga miskin, dengan tujuan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Hingga Agustus 2025, sudah beroperasi 100 titik Sekolah Rakyat, dan pada September akan bertambah 65 titik. Dengan demikian, total 165 titik Sekolah Rakyat ditargetkan berjalan tahun ini dengan kapasitas 641 rombongan belajar, menampung 15.895 siswa, didukung 2.407 guru, serta 4.442 tenaga pendidik. (H-2)
GURU Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha, menilai Sekolah Rakyat merupakan langkah paling rasional untuk mengatasi kesenjangan pendidikan.
dalam upaya memberikan pendidikan gratis untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur.
KEMENTERIAN Sosial mulai menyiapkan penerimaan siswa Sekolah Rakyat (SR) untuk tahun ajaran baru 2026-2027.
Jawa Timur miliki Sekolah Rakyat terbanyak, sebanyak 26 Sekolah Rakyat telah beroperasi, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah SR terbanyak secara nasional.
Ia menambahkan program ini melibatkan beberapa kementerian sehingga memerlukan koordinasi yang kuat dan harmonis agar tidak terjadi ego sentris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved