Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANDI bersih atau mandi wajib adalah salah satu cara umat Islam menjaga kesucian diri setelah mengalami hadas besar, seperti junub, haid, atau nifas. Dalam ajaran Islam, mandi bersih tidak hanya membersihkan tubuh secara fisik, tetapi juga menyucikan jiwa. Artikel ini akan menjelaskan doa mandi bersih, tata cara yang benar, serta keutamaan menjalankannya, lengkap dengan referensi Al-Qur'an dan hadits shahih.
Mandi bersih adalah mandi wajib yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar agar seseorang kembali suci dan dapat melaksanakan ibadah, seperti sholat atau membaca Al-Qur'an. Mandi ini wajib dilakukan setelah seseorang mengalami kondisi tertentu, seperti keluar mani, berhubungan suami istri, selesai haid, atau nifas. Dalam Al-Qur'an, Allah berFirMan:
"Dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al-Maidah: 6)
وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا
Transliterasi: Wa in kuntum junuban fa-ith-thahharu
Ayat ini menegaskan pentingnya menjaga kesucian dengan mandi wajib setelah junub.
Sebelum memulai mandi bersih, seorang Muslim harus membaca niat dalam hati. Niat ini penting karena menjadi pembeda antara mandi biasa dan mandi wajib. Berikut adalah doa mandi bersih atau niat mandi wajib:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ لِلَّهِ تَعَالَى
Transliterasi: Nawaitul ghusla li raf'il hadatsil akbari lillahi ta'ala
Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta'ala."
Niat ini diucapkan dalam hati saat memulai mandi, sebagaimana diajarkan dalam hadits shahih berikut:
"Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim)
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
Transliterasi: Innama al-a'malu bin-niyyat
Agar mandi bersih sah menurut syariat, ada tata cara yang harus diikuti. Berikut langkah-langkahnya:
Rasulullah SAW mencontohkan tata cara mandi bersih ini, sebagaimana disebutkan dalam hadits:
"Dari Aisyah RA, ia berkata: 'Apabila Rasulullah SAW mandi karena junub, beliau memulai dengan mencuci kedua tangannya, kemudian mengguyur air ke sisi kanan dan kiri tubuhnya, lalu mengguyur kepalanya.'" (HR. Bukhari dan Muslim)
Mandi bersih memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
Mandi bersih juga mencerminkan pentingnya menjaga kebersihan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Kebersihan adalah sebagian dari iman." (HR. Muslim)
الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ
Transliterasi: At-thuhuru shatru al-iman
Mandi bersih wajib dilakukan dalam situasi berikut:
Untuk memastikan mandi bersih dilakukan dengan benar:
Mandi bersih adalah bagian penting dari ajaran Islam untuk menjaga kesucian fisik dan spiritual. Dengan membaca doa mandi bersih, mengikuti tata cara yang benar, dan memahami keutamaannya, seorang Muslim dapat melaksanakan ibadah dengan hati yang tenang dan suci. Semoga artikel ini membantu Anda memahami pentingnya mandi wajib dan cara melakukannya sesuai syariat.
Simak bacaan doa setelah mandi wajib lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya. Pelajari juga tata cara mandi junub yang benar sesuai sunnah di sini.
Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta'ala.
Pelajari niat mandi wajib, bacaan Arab, Latin, tata cara, dan dalil Al-Qur'an serta hadits. Mudah dipahami untuk umat Islam.
Simak panduan lengkap tata cara mandi wajib (junub) yang benar sesuai syariat. Ketahui niat mandi besar setelah haid, nifas, atau berhubungan intim agar ibadah sah dan suci.
Panduan lengkap Mandi Junub (Mandi Wajib). Pahami 2 Rukun wajib, niat, dan sunnah penyempurna agar ibadah Anda (Shalat, Thawaf, dll.) sah.
Mandi wajib merupakan mandi besar yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar, seperti setelah berhubungan suami istri, keluar mani, haid, nifas, atau mimpi basah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved