Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT hati dalam Islam adalah gangguan spiritual yang dapat merusak iman dan akhlak seseorang. Penyakit ini sering kali muncul dari sifat buruk seperti iri hati, sombong, atau cinta dunia berlebihan. Artikel ini akan membahas 10 jenis penyakit hati yang umum dialami umat Islam, lengkap dengan cara menyembuhkannya berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits shahih. Dengan memahami dan mengatasi penyakit hati, kita dapat menjaga hati tetap bersih dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Iri hati adalah perasaan tidak suka ketika orang lain mendapatkan nikmat. Penyakit hati ini dapat menghancurkan pahala amal dan merusak hubungan sosial.
Al-Qur’an, Surah An-Nisa ayat 32:
وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بِهِۦ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍۢ
Wa laa tatamannaw maa faddalalhu bihi ba’dakum ‘alaa ba’d.
Artinya: “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain.”
Sombong adalah merasa diri lebih baik dari orang lain. Penyakit hati ini membuat seseorang menolak kebenaran dan merendahkan orang lain.
Hadits Shahih Riwayat Muslim:
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ
Laa yadkhulul jannata man kaana fii qalbihi mitsqaalu dzarratin min kibr.
Artinya: “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.”
Mencintai dunia secara berlebihan membuat seseorang lupa akhirat dan terjerumus dalam keserakahan.
Al-Qur’an, Surah Al-Hadid ayat 20:
ٱعْلَمُوٓا أَنَّمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا لَعِبٌۭ وَلَهْوٌۭ
I’lamuu annamaa al-hayaatud dunyaa la’ibun wa lahw.
Artinya: “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau.”
Riya adalah beribadah dengan tujuan pamer agar dipuji orang lain, sehingga menghilangkan keikhlasan.
Al-Qur’an, Surah Al-Ma’un ayat 6:
ٱلَّذِينَ هُمْ يُرَآءُونَ
Alladziina hum yuraa’uun.
Artinya: “Orang-orang yang berbuat riya.”
Ujub adalah merasa kagum pada diri sendiri karena merasa memiliki kelebihan, sehingga lupa bersyukur kepada Allah.
Al-Qur’an, Surah Al-Kahf ayat 103-104:
قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُم بِٱلْأَخْسَرِينَ أَعْمَٰلًا ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا
Qul hal nunabbi’ukum bil akhsariina a’maala. Alladziina dhalla sa’yuhum fil hayaatid dunyaa.
Artinya: “Katakanlah: ‘Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia.’”
Dendam adalah keinginan untuk membalas dendam kepada orang lain karena merasa disakiti.
Al-Qur’an, Surah Asy-Syura ayat 40
وَٱلَّذِينَ صَبَرُوا۟ عَلَىٰ مَآ أُوتُوا۟ مِنْ عِلْمٍ يَعْتَصِمُونَ
Walladziina shabaru ‘alaa maa uutuu min ‘ilmin ya’tashimuun.
Artinya: “Dan orang-orang yang sabar terhadap apa yang mereka peroleh dari ilmu, mereka menahan diri.”
Ghibah adalah membicarakan keburukan orang lain di belakang mereka, yang dapat merusak hubungan dan dosa besar.
Al-Qur’an, Surah Al-Hujurat ayat 12:
وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا
Wa laa tajassasuu wa laa yaghtab ba’dhukum ba’dhaa.
Artinya: “Dan janganlah kamu mencari-cari keburukan orang lain dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.”
Keras hati adalah kondisi hati yang tidak peka terhadap nasihat dan kebenaran, sehingga sulit menerima hidayah.
Al-Qur’an, Surah Az-Zumar ayat 36:
أَلَيْسَ ٱللَّهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ� patio:36:
Alaysa Allahu bikaafin ‘abdahu.
Artinya: “Bukankah Allah yang mencukupi hamba-Nya?”
Syirik kecil adalah perbuatan yang mengarah pada syirik, seperti bersumpah dengan selain nama Allah.
Al-Qur’an, Surah Az-Zumar ayat 5:
إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ
Innallaha yaghfiru maa duuna dzaalika liman yasyaa’.
Artinya: “Sesungguhnya Allah mengampuni segala dosa kecuali dosa syirik.”
Buruk sangka adalah berprasangka buruk terhadap orang lain atau ketentuan Allah, yang dapat merusak hati dan hubungan.
Al-Qur’an, Surah Al-Hujurat ayat 12:
ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًۭا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌۭ
Ijtanibuu katsiiran minadz dzanni inna ba’dhadz dzanni itsmun.
Artinya: “Jauhilah kebanyakan dari prasangka, karena sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa.”
Penyakit hati dalam Islam adalah gangguan spiritual yang dapat menghalangi seseorang dari kebaikan dan keimanan. Dengan memahami jenis-jenis penyakit hati seperti iri hati, sombong, dan lainnya, serta menerapkan cara penyembuhannya berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits, kita dapat menjaga hati tetap bersih. Mari kita terus berusaha memperbaiki diri agar menjadi hamba yang lebih baik di sisi Allah SWT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved