Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Selama dua hari yakni 18-18 Mareet 2025, lapangan Adhyaksa Kompleks Gedung Kejaksaan Agung dipenuhi warna, garis, dan pesan-pesan, dalam bentuk mural tentang kejujuran serta integritas. Bukan sekadar karya seni, mural-mural ini adalah bentuk nyata perlawanan terhadap korupsi. Kegiatan yang bertajuk Adhyaksa Mural Fest 2025 itu menghadirkan 20 kelompok dan 17 individu seniman dari berbagai daerah untuk menyampaikan pesan antikorupsi dengan cara yang kreatif dan menarik.
Korupsi sering kali dianggap sebagai kejahatan yang sulit diberantas karena mengakar dalam berbagai aspek kehidupan. Namun, perlawanan terhadap perilaku korupsi tidak selalu harus dilakukan di ruang sidang atau lembaga pemerintahan terkait. Seni, dalam hal ini mural, dapat menjadi medium yang efektif dalam menyampaikan pesan moral kepada masyarakat luas.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan kreativitas yang telah dituangkan oleh seluruh peserta dalam kompetisi ini. Semua karya yang dihasilkan tidak hanya menunjukkan keahlian seni mural, tetapi juga membawa pesan penting tentang integritas dan antikorupsi," ujar seniman visual Kendra Paramita perwakilan dewan juri dilansir dari keterangan resmi, Kamis (20/3).
Melalui tema Bersama Lawan Korupsi, Bersama LindungiNegeri, Kejaksaan Agung Republik Indonesia berupaya mengedukasi publik mengenai pentingnya transparansi dan kejujuran. Festival ini merupakan bagian dari komitmen Kejaksaan Agung dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi, sejalan dengan visinya untuk menjadi lembaga penegak hukum yang profesional, proporsional, dan akuntabel.
“Mari, dari pribadi kita sendiri memulai pemberantasan tindak pidana korupsi, rasa malu menjadi hal utama. Semoga langkah ini tidak berhenti di sini, nanti masih ada langkah-langkah yang lebih baik yang bisa kita lakukan untuk negeri ini,” kata Sanitiar Burhanuddin.
Semangat yang telah dibangun dalam Adhyaksa Mural Fest 2025 diharapkan tidak berhenti di momen tersebut. Hal ini dapat diwujudkan melalui perilaku terus menyuarakan pesan kejujuran, transparansi, dan integritas di setiap langkah kehidupan sosial.
Adhyaksa Mural Fest 2025 bukan sekadar ajang melukis dinding. Para peserta harus melalui seleksi ketat, mulai dari pengajuan sketsa secara online, hingga sesi kompetisi final yang dilakukan langsung di lokasi festival. Karya mereka dinilai berdasarkan tiga kriteria utama Penguasaan Teknis, Kreativitas dan Inovasi, dan Kesesuaian Tema.
Penyelenggaraan festival ini merupakan hasil kerja sama antara Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Impresario. Festival ini juga didukung MIND ID, Bank Mandiri, dan BNI. Dengan semakin maraknya kampanye anti-korupsi melalui seni, diharapkan pesan-pesan kejujuran dan integritas tidak hanya berhenti di mural, tetapi juga menginspirasi perubahan di masyarakat. (E-3)
Kurnia menjelaskan bahwa komitmen pemberantasan korupsi telah menjadi bagian dari visi politik Presiden Prabowo Subianto bahkan sebelum menjabat.
Penegasan ini disampaikan Gubernur Andra Soni dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 tingkat Provinsi Banten yang berlangsung di SMAN 1 Kabupaten Tangerang
Peneliti senior Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan (LeIP) Arsil dan pegiat antikorupsi Natalia Soebagjo mewakili 10 amici lainnya menyampaikan isi amicus curiae.
Pemkot Bandung telah melibatkan TNI-Polri dalam pendidikan karakter, sehingga pendidikan antikorupsi menjadi target selanjutnya untuk diadopsi menjadi muatan lokal.
PEMERINTAH Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menggelar sosialisasi kampanye antikorupsi serentak melalui program pariwara antikorupasi 2025.
Sinergi lintas organisasi penting untuk memperkuat peran masyarakat sipil dalam mengawal demokrasi dan memberantas korupsi di Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan harus dihapuskan karena bertentangan dengan nilai-nilai agama sekaligus menjadi ancaman
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Ekrem Imamoglu, rival utama Presiden Erdogan, hadir di pengadilan atas tuduhan korupsi. Oposisi dan aktivis HAM sebut persidangan ini bermotif politik.
Penahanan dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang sah.
Peneliti Pusat Studi Antikorupsi menilai maraknya kasus korupsi kepala daerah akibat tak ada efek jera dalam penegakan hukum dan hukuman yang rendah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved