Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) menggelar acara peringatan Hari Lahir (Harlah) yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Minggu (9/3).
Dalam kesempatan tersebut, hadir Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar; Founder Darussalam Academy Muhammad Romahurmuziy; Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU KH Nurul Badruttamam; dan Perwakilan Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ali Mukodas.
Ketua Umum Pengurus Pusat IPNU, Muhammad Agil Nuruzzaman dalam sambutannya mengatakan. “Peran pemuda sangat penting karena merupakan pihak yang akan memikul tanggung jawab masa depan bangsa. Maka dari itu, diharapkan melalui harlah PP IPNU Ke-71 yang didukung penuh oleh AQUA dapat mempersiapkan pemuda dalam menjawab tantangan dan beradaptasi dengan zaman tanpa melupakan nilai-nilai bangsa dan agama.”
Peringatan harlah PP IPNU ke-71 ini turut menggandeng OSIS SMA Negeri dan SMK Negeri seluruh Jakarta dan juga diisi dengan berbagai kegiatan yang memperluas wawasan generasi muda diantaranya seperti Lomba Debat
Pelajar serta berbagai sesi diskusi terkait topik-topik keagamaan, sosial ekonomi, serta peran kepemudaan. Hal ini diharapkan dapat menjadi titik awal kolaborasi serta sinergi seluruh pihak, sehingga bidang kepemudaan dapat berkontribusi lebih luas lagi untuk kemajuan bangsa Indonesia.
”Kita terus bersinergi berkolaborasi dalam rangka menata hidup dan melakukan persiapan masa depan. Masa depan itu tidak akan hadir dengan tiba-tiba, masa depan itu harus dipersiapkan. Indonesia di masa yang akan datang itu bagaimana harus kita persiapkan hari ini maka forum hari ini kita akan menyerap ilmu dan kita akan melakukan transfer knowledge,” tutur Agil.
Dalam kesempatan itu, Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar turut mendorong generasi muda untuk terus menyandingkan antara ilmu agama dan pengetahuan. Sebab, pada zaman Nabi Muhammad SAW, ketika ilmu agama dan pengetahuan berjalan beriringan, menjadi era baru kemanusiaan.
”Tidak pernah ada satu zaman bersanding antara ilmu dengan agama kecuali pada periodenya Nabi Muhammad,” ujar Nasaruddin.
Dalam kesempatan yang sama, VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto, mengatakan, ”AQUA memiliki perhatian dan komitmen tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat untuk kemajuan umat. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk dapat terus mengalirkan kebaikan, terutama dalam momen keberkahan bulan suci Ramadan, melalui berbagai kegiatan kolaborasi di bidang sosial dan keagamaan serta kerjasama dengan berbagai mitra seperti IPNU pada hari ini. Kami berharap melalui semangat kepemudaan, kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif yang lebih luas lagi, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam aspek sosial dan ekonomi.” (Z-1)
NAHDLATUL Ulama (NU) Kalimantan Timur akan menggelar puncak peringatan Hari Lahir Satu Abad NU Miladiyah pada 31 Januari 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
PBNU menerima permohonan maaf Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, atas kelalaian dan ketidakcermatan dalam mengundang narasumber AKN-NU.
Rizki juga menjelaskan dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 NU yang digelar di Lobi Gedung PBNU, Jakarta, Senin (5/1).
Yenny mengaku sempat ditelpon Luhut Panjaitan yang tidak setuju organisasi masyarakat (ormas) diberi tambang. Sejak awal pun, Luhut juga tidak mau tanda tangan, sebab mengelola tambang susah.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved