Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ditugaskan untuk memberikan pendanaan dalam peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) petani sawit di Tanah Air, baik dari sisi pelatihan maupun riset melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan dan kampus-kampus.
Kepala Divisi Program Pelayanan BPDPKS Arfie Thahar mengatakan pendanaan untuk riset kelapa sawit sudah dilakukan sejak 2015.
“Hasil-hasil riset ini bisa dimanfaatkan seluruh stakeholder, mulai dari industri, pemerintah, dan masyarakat,” ungkap Arfie dalam diskusi Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit bagi Pekebun, Selasa (3/9).
Menurut dia, beberapa riset pun mulai diaplikasikan dan bahkan ada yang mulai pada tahap komersial. "Misalnya kegiatan riset terkait sistem pola kultur dengan menambahkan tanaman sela di perkebunan sawit raya untuk menambah pendapatan petani rakyat saat tanaman sawit belum menghasilkan pendapatan,” katanya.
Baca juga : Dibutuhkan SDM Kompeten untuk Dukung Infrastruktur Keamanan Siber
Beberapa jenis tanaman yang direkomendasikan melalui riset itu seperti tanaman jagung, semangka, dan timun. “Bahkan, ada dari batang yang sudah tua dicacah lalu ditanam kembali. Sekarang sudah ada nilai jualnya karena dimanfaatkan menjadi kayu lapis sebagai bahan baku kulit furniture,” ungkapnya.
Terkait pelatihan, Arfie menyampaikan beberapa pelatihan yang sedang dilaksanakan masih berdasarkan rekomendasi atau SK Dirjen Perkebunan sehingga masih terbatas.
“Kami akan sampaikan kepada Dirjen perkebunan untuk menambah jenis pelatihan yang mungkin akan menambah manfaat hasil riset. Misalnya pelatihan pengomposan dari kandang kosong atau dari pelepah untuk membantu pemupukan. Jadi tidak bergantung pada pupuk kimia, tetapi menggunakan pupuk alami dari kebunnya sendiri,” imbuhnya.
Baca juga : Anak Usaha ABM Investama Bekali Masyarakat dengan Soft Skill
SEVP Operation LPP Agro Nusantara Pugar Indriawan menambahkan LPP Agro Nusantara jadi salah satu dari 15 penyelenggara pelatihan yang bekerja sama dengan BPDPKS.
LPP Agro Nusantara dipercaya BPDPKS untuk menyelenggarakan 43 kelas pelatihan bagi 1.339 peserta dari 7 provinsi penghasil sawit. Jumlah ini setara 21% dari total data rekomendasi teknis peserta pelatihan. “Kontribusi LPP Agro Nusantara pada program ini terus meningkat setiap tahunnya. Tahun lalu, BPDPKS mempercayakan 876 peserta dan tahun 2024 meningkat di angka 1.339 peserta,” ujarnya.
Selain jumlah peserta, peningkatan terlihat di jumlah kelas dan lokasi pelaksanaan pelatihan. Tahun 2023, kelas berjalan sebanyak 28 kelas di 4 provinsi, dan pada 2024 pelatihan dilaksanakan di 7 provinsi, dengan kelas terbanyak di Provinsi Riau yakni 23 kelas.
Baca juga : Manajemen SDM Sekolah Dibutuhkan, Tatakelola Bikin Program HR for School
“Selain pengetahuan teknis, pengembangan bisnis harus menjadi mindset baru bagi pekebun sawit. Bisnis yang dikelola baik dan meningkat skalanya, harus segera dimulai," tambah Pugar.
Hal ini jadi tujuan bersama lanskap bisnis kelapa sawit di Indonesia. Peran pekebun swadaya harus meningkat secara kuantitas dan kualitas.
"Tak hanya mampu memproduksi hasil yang lebih baik tapi juga memiliki daya saing dan mampu menghadapi tantangan bisnis," ucapnya.
Ia menambahkan dengan pengalaman di bidang perkebunan sejak 1950, LPP Agro Nusantara turut mengembangkan bisnis perkebunan di Indonesia.
Melalui program strategis pemerintah yang dijalankan BPDPKS ini, LPP Agro Nusantara berharap semakin banyak pekebun memiliki akses dalam praktik baik perkebunan untuk meningkatkan mutu perkebunan Indonesia.
"Sebab, tidak dimungkiri, SDM berkualitas memiliki peran penting dalam keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia," pungkas Pugar. (H-2)
PT Geo Mining Berkah (GMB), perusahaan konsultan pertambangan, memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor tambang.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berlangsung hampir satu tahun dinilai membawa perubahan besar bagi arah pembangunan nasional.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, menekankan bahwa pekerja migran Indonesia (PMI) bukan hanya tenaga kerja, melainkan juga duta bangsa.
Sepanjang tahun 2025, NBRI mencatat sejumlah capaian strategis, antara lain penguatan kapasitas SDM nasional melalui program pelatihan, Battery School, dan industrial training.
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menggelar Indonesia Productivity Summit 2025 pada 12 Desember 2025 di JIEXPO Convention Center and Theater.
Sejak 1990-an, ekonomi global telah bergeser dari berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis pengetahuan. Namun, kualitas modal manusia Indonesia masih tertinggal.
Pada Februari 2025, jumlah perguruan tinggi di Indonesia, baik swasta maupun negeri, menurut BPS mencapai 2.937.
UNDIP dan UI bersama seluruh perguruan tinggi di Indonesia menyepakati pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan target Net Zero Emission Indonesia.
Para petani mendapatkan pelatihan pengoperasian dan perawatan traktor capung yang dirancang lebih hemat bahan bakar.
PERGURUAN Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) berupaya merealisasikan program pembangunan kampus terbaik dalam bidang Al-Qur’an sekaligus ilmu pengetahuan.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI Zayyid Sulthan Rahman menegaskan mahasiswa tidak tinggal diam menghadapi potensi manipulasi demokrasi.
Zakat bukan hanya urusan ibadah, tapi juga instrumen peradaban. Maka, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan dan keadilan sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved