Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH sudah menyiapkan menghadapi potensi pandemi baru di masa depan. Persiapan meliputi sumber daya manusia (SDM) hingga strategi menemukan asal-usul pandemi itu sendiri.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan perang yang dihadapi manusia ada 3 jenis. Pertama, perang dengan alam dengan kasus kematian tertinggi 4 juta orang, kemudian perang sesama manusia yakni pada Perang Dunia II yang menewaskan hingga 40-50 juta orang. Perang jenis ketiga yakni menghadapi patogen dengan angka kematian 200 juta orang yakni kasus black death.
"Maka pemerintah harus disiapkan orangnya dulu dimulai dari Tenaga Cadangan Kesehatan dari perawat hingga dokter," kata Budi di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12).
Baca juga : Menkes Minta Sistem Kekarantinaan dan Surveilans Diseragamkan
Kemudian alat-alat kesehatan harus bagus dan terkini. Sehingga PR pemerintah harus dilengkapi alat kesehatan. Selanjutnya yakni terkait surveilans atau radarnya dengan PCR lab dan genome sequence di 34 provinsi untuk mengetahui jenis patogennya, dan terakhir yang perlu dipersiapkan adalah vaksin.
"Dulu kita Bio Farma hanya 1 lab, kini ada 3 lab sehingga ketika ada pada pandemi lain maka sudah siap," ucapnya.
Strategi terakhir yakni melacak dari mana musuh itu datang. Budi menyebut semua pandemi berasal dari loncat patogen dari hewan seperti bird flu dari unggas, blackdeath dari tikus, dan covid-19 yang diduga dari kelelawar. Ketika sudah diketahui musuhnya maka kita persiapkan strateginya dengan program One Health.
Baca juga : Dikejar Waktu Turunkan Angka Stunting
"Kita petakan 10 patogen hewan yang berpotensi loncat ke manusia dengan cara melihat hewan yang sering bertemu manusia, dan top 10 patogen bisa loncat ke manusia maka bisa dilihat obatnya apa dan vaksinnya apa jika patogennya sudah terpetakan," jelas dia.
Di kesempatan yang sama Wakil Direktur Utama Bio Farma Group, Soleh Udin Al Ayubi menjelaskan untuk mendukung pencegahan pandemi baru pihaknya mengikuti leading sektor dan kerangka berpikir dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan untuk menghadapi pandemi masa depan dan itu satu garis masih sama di global.
Selain itu menurutnya pandemi yang sudah di depan mata bukan hanya penyakit yang menular melainkan penyakit yang tidak menular seperti diabetes, kanker, jantung, dan sebagainya yang tidak kenal usia dan bisa terjadi pada siapa saja.
"Musuh kita bukan hanya penyakit infeksi tapi non infeksi seperti diabetes, jantung dan sebagainya, ketika bisa mendeteksi maka muncul angkanya. Pandemi yang sudah didepan mata itu lah yang menurut saya berbahaya bukan hanya terkait infeksi menular," ungkapnya. (Iam/Z-7)
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
MENTERI Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, mengatakan bahwa budaya bukan hanya peninggalan masa lalu, tapi bagian penting dari cara masyarakat menatap, membentuk serta merancang masa depan.
PERNYATAAN CEO Nvidia, Jensen Huang, baru-baru ini yang menyatakan pentingnya penguasaan ilmu fisika, ramai menjadi perbincangan di ruang publik.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan bahwa masa depan Indonesia cerah. Hal itu disampaikannya dalam peluncuran logo dan tema HUT ke-80 RI di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/7)
Ketum NasDem Surya Paloh menyebut Remaja Bernegara akan menumbuhkan lagi optimisme akan masa depan Indonesia untuk menggerakkan roda perubahan dalam rangka restorasi bangsa.
Zaman Belum Terjadi, Istilah yang Tepat?. Eksplorasi istilah akurat untuk masa depan yang belum terwujud. Temukan bahasa unik dan relevan menggambarkan zaman yang belum terjadi.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
Agenda transformasi sistem kesehatan nasional yang dicanangkan pemerintah kembali diwujudkan melalui penguatan infrastruktur layanan rumah sakit rujukan.
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa super flu bukanlah virus baru.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
Selain jumlah, persoalan lain yang disoroti adalah distribusi dokter yang belum merata. Ia menyebut sebagian besar pendidikan kedokteran masih terpusat di Pulau Jawa.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved