Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GREAT Eastern Life Indonesia menghadiri Run To Care (RTC) Gathering 2023 pada akhir bulan lalu di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta. Acara tersebut merupakan acara penutupan rangkaian Run To Care 2023 yang digelar secara hybrid (offline dan online) untuk mempertemukan para pelari, penyelenggara, sponsor, hingga media partner.
RTC Gathering yang berlangsung selama dua jam berisi berbagai keseruan termasuk kilas balik pelaksanaan Run To Care 2023 pada 18—20 Agustus kemarin. Acara dibuka dengan sambutan-sambutan dari Director of Fund Development and Communications SOS Children’s Villages Indonesia, Sumanda Tondang, National Director SOS Children’s Villages Indonesia Gregor Hadi Nitihardjo, hingga Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia Ibu Nina Ong.
Sebelum menuju acara puncak seremonial penyerahan donasi, para pelari diajak bernostalgia menceritakan kisah-kisahnya selama berjuang sejauh ratusan kilometer menyelesaikan misi kebaikan dengan berlari melewati rute Semarang—Yogyakarta di Run To Care 2023. Salah satu peserta, Adelinah Chandra Rahardja, menjadi perwakilan para pelari dan mengaku telah ikut Run to Care hingga empat kali.
Selalu ada perasaan haru ketika dirinya disambut oleh anak-anak SOS Children’s Village di garis finish, karena satu-satunya alasan Adelinah berlari adalah demi mendukung mimpi anak-anak tersebut. Dari 288 pelari yang turut serta di ultra marathon Run To Care 2023 Semarang-Yogyakarta 155 km, tidak sedikit pula yang baru pertama kali ikut dalam gelaran Run To Care. Misalnya, Vincent Han yang membagikan pengalaman pertamanya berlari dari malam hingga pagi selama 35 jam.
Usai mendengar cerita inspiratif dari perwakilan pelari, acara dilanjutkan dengan seremonial penyerahan donasi Run To Care 2023. Selama periode penggalangan donasi yang ditutup pada 30 Agustus 2023, total donasi terkumpul ialah sejumlah Rp1.712.666.685.
Donasi tersebut berasal dari registrasi pelari ultra-marathon dan virtual sejumlah Rp230 juta, galangan dana para pelari sejumlah Rp1,3 miliar, serta dari Great Eastern Life Indonesia sebagai sponsor utama melalui campaign Reach for Greater Tomorrow senilai Rp210 juta. Donasi tersebut akan digunakan untuk membiayai program SOS Children’s Village Indonesia, termasuk di dalamnya pemenuhan hak-hak dasar 187 anak yang kehilangan pengasuhan orang tua lewat program Family Like Care dan 626 anak yang berada dalam keluarga rentan lewat program Family Strengthening.
Dalam laporan penggunaan dana donasi yang disampaikan oleh Gregor diketahui bahwa kontribusi donasi dari rangkaian Run To Care 2023 bisa memenuhi 31% kebutuhan tahunan di SOS Children’s Village Semarang dan Yogyakarta di mana untuk total biaya tahunan yang dibutuhkan di SOS Children’s Village Semarang sejumlah Rp2,4 miliar dan di SOS Children’s Village Yogyakarta sejumlah Rp3 miliar.
Alokasi donasi tersebut diperuntukan untuk memenuhi dimensi pengasuhan yang dilakukan oleh SOS Children’s Village. Dimensi pengasuhan yang dimaksud meliputi kebutuhan dasar anak, biaya pendidikan dasar anak, biaya operasional keseharian, biaya kesehatan, biaya pemberdayaan, biaya pendidikan tinggi untuk anak yang lanjut berkuliah, serta biaya penguatan untuk pengembangan karier.
“Great Eastern Life Indonesia mendukung Run To Care 2023 karena kami sebagai perusahaan asuransi jiwa tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki panggilan untuk memenuhi tanggung jawab sosial. Kami melihat kegiatan Run To Care ini sejalan dengan semangat kami untuk membantu masyarakat Indonesia Jadi Hebat, Reach For Great," kata Nina.
"Khususnya pada kegiatan ini, kami juga berkesempatan untuk membantu anak-anak Indonesia meraih mimpinya dengan semangat Reach for a Greater Tomorrow,” lanjutnya.
Reach for a Greater Tomorrow merupakan bagian dari campaign utama Reach for Great yang bertujuan membantu masyarakat Indonesia, termasuk juga anak-anak untuk bisa meraih berbagai aspirasi dalam hidupnya.
Melalui kolaborasi dengan Run To Care 2023, Great Eastern Life Indonesia tidak hanya menjadi sponsor utama, tetapi juga mengajak karyawannya untuk ikut berlari virtual sejauh 27 kilometer sambil berdonasi dalam Run fo a Greater Tomorrow—spesial dalam rangka 27th Anniversary Great Eastern Life Indonesia. (Z-6)
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Dua pelari Siksorogo Lawu Ultra meninggal di jalur ekstrem Gunung Lawu. Cuaca buruk dan medan berat sempat menghambat proses evakuasi, sementara polisi masih menyelidiki penyebab kematian
Dua pelari asal Karanganyar meninggal akibat serangan jantung saat mengikuti ajang lari ekstrem Siksorogo Lawu Utara 2025 di Tawangmangu. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti insiden.
Dua pelari asal Karanganyar meninggal dunia saat mengikuti lomba Siksorogo Lawu Ultra 2025 akibat serangan jantung di kilometer 8 dan 12.
Ribuan Peserta Ramaikan Kompetisi Lari Indofood UI Ultra 2025
Sepatu yang dipakai pada saat latihanlah yang harus dipakai ketika hari H lomba lari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved