Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITIAN yang dilakukan di Cleveland Clinic, Washington, Amerika Serikat, baru-baru ini menyebutkan bakteri di dalam usus dapat mengubah nutrisi di daging merah menjadi metabolit yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Bakteri itu mengonversi L-carnitine (nutrisi berlimpah dalam daging merah) menjadi senyawa trimethylamine, kemudian berubah untuk metabolit bernama trimethylamine-N-oxide (TMAO). Studi juga mengidentifikasi metabolit kedua yang disebut gamma butyrobetaine.
"Kedua metabolit itu meningkatkan risiko aterosklerosis yang dapat menyebabkan serangan jantung, penyakit jantung, dan stroke. Temuan itu mengidentifikasi daging merah berisiko menimbulkan penyakit jantung. Penelitian itu juga membantu kita untuk mengontrol diri dalam mengonsumsi steik secara berlebihan," kata Stanley Hazen, pemimpin penelitian, pada jurnal Cell Metabolism. (Xinhua/Ths/X-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved