Selasa 17 Januari 2023, 09:37 WIB

Pengertian Mad Jaiz Munfashil dan Contoh Bacaan

Meilani Teniwut | Humaniora
Pengertian Mad Jaiz Munfashil dan Contoh Bacaan

ayovaksindinkeskdi
Mad Jaiz Munfashil

 

MAD Jaiz Munfasil merupakan satu dari 13 bagian Hukum Mad Far’i dalam ilmu tajwid. Panjang mad jaiz melebihi panjang mad thabi’i. Hal itu disebabkan hamzah yang terdapat setelahnya. Berikut pembahasan tentang mad jaiz munfashil secara menyeluruh.

1. Pengertian Mad Jaiz Munfashil 

Mad Jaiz adalah bacaan terpisah yang boleh dibaca panjang, sama dengan bacaan Mad Wajib Muttasil atau seperti Mad Thabi'i. Namun, Mad Jaiz Munfasil berbeda dengan Mad Wajib Muttasil yang terletak pada hamzah setelah mad di Alquran.

Mad Wajib Muttasil berada dalam satu kalimat, sedangkan Mad Jaiz Munfasil berada di kalimat yang lain. Jika didefenisikan maka, akan menjadi ;

Mad secara bahasa artinya adalah tambahan atau bisa juga dimaknai dengan “panjang”. Jaiz artinya “boleh”. Panjang bacaan mad ini, boleh dibaca 2, 4 atau 5 harakat.

Sedangkan Munfashil berarti terpisah, yaitu terpisahnya mad dengan hamzah (mad di akhir kata, sedangkan hamzah di awal kata setelahnya).

2. Ketentuan yang benar untuk hukum bacaan mad jaiz munfashil / ciri-ciri 

Apabila terdapat salah satu huruf mad yang bertemu hamzah/alif berbaris (اَ، اِ، اُ) yang terpisah atau tidak dalam satu kalimat (kata), maka terjadilah hukum bacaan mad jaiz munfashil. Cara membacanya panjang 4/5 harakat ketika washal dan 2 harakat ketika waqaf.

Adapun huruf-huruf mad adalah sebagai berikut:

1. Huruf berharakat fathah (ـَ) bertemu alif (ا),
2. Huruf berharakat kasrah (ـِ) bertemu ya sukun (يْ),
3. Huruf berharakat dhammah (ـُ) bertemu wau sukun (وْ).

3. Contoh Mad Jaiz Munfashil

Mari simak contoh mad jaiz munfashil berikut ini supaya lebih paham.

1. Potongan surah Al-Baqarah ayat 219

يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِۗ قُلْ فِيْهِمَآ اِثْمٌ كَبِيْرٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِۖ وَاِثْمُهُمَآ اَكْبَرُ مِنْ نَّفْعِهِمَاۗ

Artinya: “Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, ‘Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya.’ … “

2. Surah Al-Hajj ayat 22

كُلَّمَآ اَرَادُوْٓا اَنْ يَّخْرُجُوْا مِنْهَا مِنْ غَمٍّ اُعِيْدُوْا فِيْهَا وَذُوْقُوْا عَذَابَ الْحَرِيْقِ

Artinya: “Setiap kali mereka hendak keluar darinya (neraka) karena tersiksa, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), “‘Rasakanlah azab yang membakar ini!’”

3. Surah Saba’ ayat 5

وَالَّذِيْنَ سَعَوْ فِيْٓ اٰيٰتِنَا مُعٰجِزِيْنَ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ مِّنْ رِّجْزٍ اَلِيْمٌ

Artinya: “Dan orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan mereka dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu akan memperoleh azab, yaitu azab yang sangat pedih.”

4. Surah Al-Insyiqaq ayat 16

فَلَآ اُقْسِمُ بِالشَّفَقِۙ

Artinya: “Maka Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja,”

5. Surah Al-Insyirah ayat 3

الَّذِيْٓ اَنْقَضَ ظَهْرَكَۙ

Artinya: “yang memberatkan punggungmu,”

Nah, itulah contoh-contohnya. Sebenarnya, ada banyak contoh lainnya dalam Alquran. Contoh di atas hanya beberapa saja yang insya Allah dapat membantumu lebih memahami mad jaiz munfasil ini.

Selain ini, masih ada banyak hukum bacaan mad yang termasuk dalam mad far’i yang perlu kita ketahui karena merupakan bagian dari ilmu tajwid. Dengan mempelajari tajwid, kita dapat membaca Alquran dengan baik sesuai aturan.

4. Perbedaan mad jaiz munfashil dan mad wajib muttasil

a. Apabila mad asli bertemu dengan hamzah dalam satu kata, hukumnya adalah mad wajib muttasil. Sementara itu, apabila mad asli bertemu dengan hamzah dalam dua kata, hukum tajwidnya adalah mad jaiz munfasil.

b. Setelah tanda layar, perhatikan tulisan hamzah nya apakah berbentuk hamzah atau alif. Jika berbentuk hamzah maka Mad Wajib Muttashil dan jika bentuk alif maka Mad Jaiz Munfashil.

Perhatikan bentuk hamzah setelah tanda layar (tanda bendera) dari Mad Wajib

سَوَآءٌ - جَآءَ (Bacaan latinnya: Sawaaun - Jaa a)

Perhatikan bentuk hamzah setelah tanda layar (tanda bendera) dari Mad Jaiz Munfashil berikut ini yang berbentuk alif :

بِما أُنْزِلَ إِلَيْكَ (Dibaca: bimaa unzila ilaika).

(OL-5)

Baca Juga

AFP

Vaksinasi Covid-19 Bayi 6 bulan Diberikan Triwulan Kedua, Gunakan Pfizer

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 27 Januari 2023, 23:45 WIB
VAKSINASI covid-19 untuk kelompok usia 6 bulan ke atas diperkirakan akan dimulai pada triwulan kedua 2023 karena mempertimbangkan kesiapan...
Antara

Pemerintah Galakkan lagi Program Posyandu Aktif di April 2023

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 27 Januari 2023, 22:45 WIB
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) akan menggerakkan kembali masyarakat agar mengecek kondisi bayi di posyandu melalui Program Posyandu Aktif...
MI/Susanto

Gerak Nuklir Sebagai Sumber Energi Terbarukan di Indonesia Terhambat karena Ini

👤Muhammad Anugrah Ramadhan 🕔Jumat 27 Januari 2023, 22:30 WIB
PEMANFAATAN nuklir di Indonesia diyakini menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang potensial untuk bisa dimanfaatkan demi mencapai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya