Kamis 24 November 2022, 19:50 WIB

Tanoto Foundation Bantu Penguatan dan Peningkatan Kualitas Guru Baru

Ardi Teristi Hardi | Humaniora
Tanoto Foundation Bantu Penguatan dan Peningkatan Kualitas Guru Baru

MI/ARDI TERISTI
Seminar pendidikan soal guru baru di Kampus Universitas Negeri Yogyakarta, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

 

BANYAKNYA guru yang akan segera pensiun memberi tantangan baru di dunia
pendidikan Tanah Air. Guru baru pun dituntut siap menggantikan mereka, sekaligus harus memiliki kompetensi yang lebih baik sesuai perkembangan zaman.

CEO Global Tanoto Foudation, Satrijo Tanudjojo menyatakan pihaknya
telah melaksanakan program penguatan dan peningkatan kualitas pendidikan calon guru sejak 2018. Program tersebut telah menghasilkan praktik yang baik dan perlu disebarluaskan.

"Program itu juga baik untuk diadopsi oleh Lembaga Pendidikan dan
Tenaga Kependidikan (LPTK) dan sekolah lainnya, termasuk para pemangku jabatan. Program penguatan dan peningkatan kualitas pendidikan calon guru penuh tantangan, tetapi revitalisasi Pendidikan Profesi Guru (PPG)) sangat strategis untuk memastikan sistem pendidikan diisi oleh sumber daya manusia yang kompeten untuk menjadi pendidik bagi anak-anak," ujarnya, Kamis (24/11)

Satrijo berbicara sebagai narasumber dalam seminar pendidikan "Serentak Berkolaborasi Wujudkan Inovasi" ; Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan untuk Mencetak Guru Baru  Berkualitas di Gedung Digital Library, di kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY),
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lebih jauh dia menyatakan, Tanoto Foundation mengerjakan empat area dalam menyiapkan calon pendidik berkualitas untuk masa depan. Pertama, konten program pendidikan guru harus sesuai perkembangan zaman dan dengan pdekatan praktik.

Kedua, konten program berfokus pada praktikum pengajaran kolaboratif sehingga calon guru berkembang. Ketiga, pihaknya meningkatkan monitoring dan evaluasi untuk perbaikan terus menerus.

"Yang tidak kalah penting, yang keempat, yakni kami memberi dukungan pada guru baru pada waktu awal mereka mengajar," lanjut Satrijo.

Selain itu, pihaknya juga telah memberi masukan kurikulum untuk PPG
Prajabatan. Salah satunya dengan melibatkan pakar pendidikan Singapura yang diundang untuk berbagi ilmu dengan 50 dosen sebagai upaya bechmarking.

Tanoto Foundation, lanjut dia, selama empat dekade, mendorong pendidikan berkualitas. Pihaknya merambah pada sekitar 2.000 sekolah dan akan terus mendukung program PPG Prajabatan. Program ini akan menghasilkan guru profesional untuk pendidikan berkualitas.


Seleksi guru


Pada kesempatan yang sama, Koordinator Kelompok Kerja PPG Prajabatan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Zainun Misbah menyebutkan pentingnya menyiapkan guru-guru baru karena sekitar 77 ribu guru akan memasuki usia pensiun.

Pada tahun ini, program PPG Prajabatan menargetkan merekrut 40 ribu guru. Saat membuka pendaftaran gelombang 1, sebanyak 75 ribu orang yang
mendaftar.

Pihaknya akan melakukan penyeleksian karena baru 18 bidang studi yang dibuka untuk program PPG Prajabatan.

"Serangkaian tes akan dilakukan sekaligus menjadi momentum untuk perbaikan sistem rekrutmen guru demi meningkatkan kualitas pendidik," ujar dia.

Misalnya, saat seleksi wawancara, sepuluh kompetensi yang ditanyakan, mulai dari pengambilan keputusan, kemampuan komunikasi, kerja
sama, kecakapan melatih, dan kemauan untuk terus belajar, hingga passion  menjadi guru demi peningkatan kualitas pendidikan Indonesia.

"Kami fokus pada rekrutmen ini untuk memastikan pembelajaran tetap
berlangsung dan agar tidak terjadi kekurangan guru," lanjut dia..

Pemerintah menyediakan bantuan pendidikan pada PPG Prajabatan selama satu tahun dan memperoleh sertifikat saat lulus. Program ini dapat diikuti di 79 LPTK yang memiliki izin di PPG Prajabatan.


Mampu beradaptasi


Sementara Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kementerian Agama, M Zein menambahkan para guru dan pendidikan dituntut mampu beradaptasi pada era yang penuh gejolak dan tantangan.

"Kita harus mampu menghadirkan guru-guru baru yang lebih adaptif guna menyongsong gerasi emas 2045," papar diam

Dalam hal pendidikan, Kemenag juga akan mengikuti kebijakan Kemendikbud
Ristek untuk melahirkan guru-guru baru yang lebih adaptif. Mereka harus memiliki pemikiran yang terbuka, kecerdasan global dan bisa beradaptasi dengan situasi yang ada.

Terkait kiprah Tanoto Foundation, Plt Dirjen dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek, Nunuk Suryani mengatakan, kolaborasi yang dilakukan oleh Tanoto Foundation dengan pemerintah  bermanfaat dalam meningkatkan kualitas PPG Prajabatan.

"Kegiatan ini telah banyak melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas, mulai sekolah, madrasah, guru, dosen, dan siswa," tegasnya. (N-2)

Baca Juga

Ist

Social Chic Bandung 2022 Hadirkan Ekshibisi dan Festival Musik di Kota Kembang

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 13:58 WIB
Festival and Exhibition Social Chic yang digelar pada 9-1 Desember 2022 di Secapa AD, Hegarmanah, Bandung, akan menghadirkan deretan...
DOK Sinar Mas Land.

Program Sekolah Berhati Binaan Sinar Mas Land Raih ISDA

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 13:47 WIB
Sinar Mas Land kembali mengukir prestasi di tingkat nasional dalam ajang Indonesia Sustainable Deinarvelopment Goals Award (ISDA)...
Ist

Peduli Jantung, RS Jantung Jakarta Gelar Fun Fit Play - Citos Sehat & Seru

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 13:40 WIB
Permasalahan penyakit jantung tidak hanya dihadapi Indonesia, kesehatan jantung juga menjadi masalah di banyak negara di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya