Sabtu 29 Oktober 2022, 11:45 WIB

Ini Pengertian Stratifikasi Sosial: Bentuk, Sifat, dan Fungsinya

Meilani Teniwut | Humaniora
Ini Pengertian Stratifikasi Sosial: Bentuk, Sifat, dan Fungsinya

blog.unnes.ac.id
Stratifikasi sosial

 

STRATIFIKASI sosial dipengaruhi oleh kedudukan (status) dan peran. Berdasarkan sifatnya, itu terbagi menjadi stratifikasi sosial terbuka, dan tertutup. 

Dalam kehidupan masyarakat, stratifikasi sosial berfungsi untuk mendorong persaingan, sebagai kontrol sosial, melahirkan sosialisasi yang berbeda, serta mengatur hubungan antarmanusia.

Apa itu stratifikasi sosial? 

Stratifikasi sosial adalah pengelompokan masyarakat secara vertikal atau bertingkat berdasarkan sesuatu yang dihargai dalam masyarakat (prestige). 

Baca juga: Kurang Tidur Pengaruhi Kemampuan Kita Berempati

Kata prestige di sini. artinya, seseorang dapat berada di lapisan yang lebih tinggi apabila memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain. 

Kata stratifikasi berasal dari stratum yang artinya lapisan, sedangkan sosial bermakna masyarakat. 

Penggolongan masyarakat ini bisa menimbulkan kelas-kelas sosial, seperti sosial atas (upper class), sosial menengah (middle class), dan kelas bawah (lower class). 

Penggolongan kelas ini disebabkan karena tidak seimbangnya pembagian hak, kewajiban, dan tanggung jawab nilai sosial pada masyarakat.

Menurut sosiolog Italia, Gaetano Mosca bahwa pembedaan di dalam masyarakat ini terkait dengan konsep kekuasaan, yakni ada sekelompok orang memang berkuasa atas kelompok orang yang lain.

Menurut etimologi bahasa, stratifikasi berasal dari bahasa Yunani yakni stratum , yang berarti lapisan. 

Pitirim A Sorokin, mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam lapisan kelas bertingkat (hierarkis) dengan perwujudannya adalah kelas tinggi dan kelas yang lebih rendah (Soekanto 1990).

Sifat Stratifikasi Sosial

1. Stratifikasi Sosial Terbuka

Startifikasi terbuka adalah bentuk stratifikasi yang memiliki sifat dinamis dan memiliki kemungkinan mobilitas yang sangat besar. Maksudnya, setiap anggota strata dapat berpindah-pindah dengan bebas dalam strata sosial, baik vertikal maupun horizontal. 

Walaupun kenyataannya mobilitas ini harus melalui perjuangan yang berat, kemungkinan untuk berpindah dalam strata ini selalu ada.

Contohnya, seseorang yang semula pekerjaannya hanya sebagai staff biasa di bank kemudian mendapatkan promosi untuk menjadi manager di cabangnya.

2. Stratifikasi Sosial Tertutup

Stratifikasi tertutup merupakan bentuk stratifikasi yang setiap anggota dari stratanya sukar melakukan mobilitas vertikal. Mobilitas dalam stratifikasi ini hanya terbatas pada mobilitas horizontal. Oleh karena itu, stratifikasi sosial ini bersifat diskriminatif.

Contohnya adalah sistem kasta yang ada pada agama Hindu, dimana anggota masyarakatnya dikelompokkan ke dalam 4 kasta, yaitu Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra. 

Pada sistem tersebut seseorang akan sulit melakukan perpindahan kelas, karena sitem kasta didapatkan melalui garis keturunan.

Fungsi stratifikasi sosial

Stratifikasi sosial ada di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pembatas-pembatas yang berdampak negatif, namun juga memiliki fungsi secara positif. Nah, setelah mengenal sifat-sifatnya, sekarang kamu penasaran nggak sih dengan fungsi stratifikasi sosial? 

Ada 4 fungsi stratifikasi sosial  berdasarkan bidang yang harus kamu ingat. Yuk kita bahas satu persatu! 

Fungsi Stratifikasi Sosial Bidang Ekonomi

Dalam penerapannya, stratifikasi sosial juga membawa nilai positif terutama pada bidang ekonomi. Berikut beberapa fungsinya:

  • Sebagai alat pembagian kerja.
  • Distribusi hak-hak istimewa yang objektif sesuai kemampuan individu.
  • Penentu status simbol atau kedudukan tertentu sesuai kepemilikan ekonomi.
  • Sebagai alat solidaritas bagi kelompok yang terbentuk berdasarkan status dan kepemilikan ekonomi.
  • Sebagai pendorong mobilitas sosial pada masyarakat.

Fungsi Stratifikasi Sosial Bidang Sosial

Stratifikasi yang terbentuk pada kehidupan sosial bukan hanya pada cakupan ekonomi atau berdasarkan kekayaan saja. berikut beberapa contoh fungsi stratifikasi pada bidang sosial:

  • Kedudukan dan pembagian peran bagi individu.
  • Terbentuknya status simbol pada masyarakat.
  • Terbentuknya gaya hidup dalam masyarakat.
  • Terbentuknya solidaritas antar individu dalam satu kelas sosial yang sama.
  • Sebagai pendorong terjadinya mobilitas sosial dan kompetisi dalam masyarakat.

Fungsi Stratifikasi Sosial Bidang Politik

Pada bidang politik, stratifikasi sosial juga memiliki fungsi, yakni sebagai:

  • Individu atau kelompok dinilai sebagai suatu subjek lapisan atas maupun bawah melalui kekuasaan yang dimilikinya atau berdasarkan bagaimana individu tersebut mampu mempersuasi / mempengaruhi orang lain.
  • Individu yang memiliki kekuasaan diletakkan pada lapisan atas, sedangkan yang dipengaruhi berada pada lapisan bawah.
  • Menentukan hak, kewajiban, dan peran individu sesuai kekuasaan yang dimilikinya.
  • Menentukan peran dan wewenang seseorang demi berjalannya sistem.
  • Mendorong seseorang untuk melakukan mobilitas sosial sehingga mampu menaikkan status sosialnya di mata masyarakat agar dapat memiliki kekuasaan.

Fungsi Stratifikasi Sosial Bidang Pendidikan

Fungsi stratifikasi sosial bidang pendidikan lebih spesifik pada lembaga pendidikan seperti sekolah atau kampus. Beberapa diantaranya yakni:

  • Menyesuaikan dan mengelompokkan peserta didik sesuai dengan kemampuan dan usianya dalam menerima pembelajaran.
  • Menjadi motivasi bagi individu untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian dalam bidang pendidikan.
  • Mendorong mobilitas sosial serta kompetisi melalui belajar.
  • Menentukan kedudukan individu dalam kehidupan secara umum.

Nah, tadi fungsi stratifikasi sosial berdasarkan bidang ekonomi, sosial, politik, dan pendidikan. Selain itu, juga ada beberapa fungsi stratifikasi sosial secara umum, yakni:

Distribusi Hak Istimewa Yang Objektif

Fungsi stratifikasi sosial adalah distribusi hak-hak istimewa yang objektif. Nah maksudnya bagaimana? Jadi, distribusi hak-hak istimewa yang objektif adalah beberapa keistimewaan yang ada dalam kehidupan sosial manusia seperti kekayaan, ataupun jabatan hanya dimiliki oleh kelas-kelas atau kelompok sosial tertentu. 

Nilai Prestise dan Penghargaan

Fungsi stratifikasi sosial yang kedua adalah sistem tingkatan pada strata yang menyangkut prestise dan penghargaan. Misalnya pada seseorang yang menerima anugerah penghargaan/gelar/kebangsawanan, dan sebagainya. 

Maka, dengan penghargaan tersebut, ia memiliki stratifikasi sosial yang berbeda dari individu lain yang tidak menerima penghargaan.

Kriteria Sistem Pertentangan

Fungsi stratifikasi sosial yang ketiga adalah kriteria sistem pertentangan. Maksud dari kriteria sistem pertentangan, adanya kondisi masyarakat dimana terjadi pertentangan antara posisi kelas yang perlu dilawan atau ditentang. 

Misalnya,  ada kelas sosial yang bawah ada kelas sosial yang atas, posisi itu menentukan kesejahteraan dan apa yang disebut sebagai ‘kualitas hidup’. Kualitas hidup disini mengacu ke kesejahteraan masyarakat. Nah, ketika kesejahteraan nggak merata, maka akan terjadi semacam pertentangan atau konflik pada kelas yang diuntungkan dengan posisinya.

Simbol Status atau Kedudukan

Fungsi ini untuk menentukan bagaimana simbol status atau kedudukan seorang individu berdasarkan stratifikasi sosial. Tingkatan tersebut berdasarkan bagaimana peran, posisinya di masyarakat, atau kedudukannya dibanding orang-orang lain.

Menetapkan standar mudah atau sulitnya bertukar kedudukan 

Stratifikasi sosial berfungsi sebagai pertimbangan seberapa sulit seorang individu untuk bertukar kedudukan dalam struktur sosial. Adanya stratifikasi sosial membuat sebuah standar sendiri dalam masyarakat yang mensyaratkan hal-hal tertentu untuk mencapai suatu lapisan struktur sosial tertentu.

Sebagai pembangun solidaritas antar individu maupun kelompok

Sebuah kelompok atau individu dalam struktur sosial sama, cenderung untuk bersolidaritas atas dasar kondisi yang relevan atau memiliki kemiripan. Dalam hal ini, stratifikasi sosial juga berfungsi sebagai pemersatu yang mengoordinasikan dan mengharmonisasikan setiap unit yang ada dalam struktur sosial itu.

Contoh stratifikasi sosial

Berdasarkan sifatnya, berikut contoh stratifikasi sosial yang ada dalam kehidupan sehari-hari. 

Contoh Stratifikasi Sosial Tertutup

Masyarakat beragama Hindu menganut sistem kasta dalam lapisan masyarakat. Dari kasta tertinggi, ada kasta Brahmana (pendeta), Kshatriya (bangsawan dan raja), Waisya (perdagangan dan pegawai pemerintah), dan terakhir Sudra (masyarakat biasa). 

Sistem kasta ini sudah ada sejak kehidupan sosial dilahirkan. Adanya sistem kasta membuat lapisan terendah tidak bisa naik kasta. Namun, ada pengecualian jika individu ini berada pada kasta di atasnya. 

Contoh Stratifikasi Sosial Terbuka 

Stratifikasi sosial terbuka bisa naik dan turun kelas sosial. Penyebabnya, karena seseorang membutuhkan usaha secara tekun, rajin, dan memiliki prestasi sehingga naik kelas sosial lebih tinggi. 

Contohnya, seorang karyawan bisa naik jabatan menjadi manajer, karena dia rajin dan loyal. Selain itu, karyawan tersebut menguntungkan pihak perusahaan sesuai bidangnya. 

Stratifikasi terbuka ini juga bisa membuat seseorang turun dari status sosial sebelumnya. Penyebabnya, karena dia kurang gigih, kurang berprestasi dan malas dalam berusaha. (OL-1)

Baca Juga

MI/Syarief Oebaidillah

UT dan Pemprov Kaltara Kolaborasi Hasilkan SDM Berkualitas

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 06 Desember 2022, 21:50 WIB
Sebagai perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pendidikan jarak jauh (PJJ), UT memiliki kantor wilayah untuk menjangkau pelayanan...
Dok. Kemendikbudristek

Kemendikbudristek Dorong Inovasi Pendidikan Vokasi Penuhi Ekosistem Kendaraan Listrik

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 21:44 WIB
Sejalan dengan imbauan Mendikbudristek, inovasi-inovasi nyata karya anak bangsa untuk menangani krisis iklim semakin terakselerasi...
Dok. BKKBN

Forum Nasional Stunting 2022 Sorot Peran Garda Terdepan dalam Upaya Penurunan Stunting

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 21:28 WIB
Meskipun tren penurunan stunting dalam 3 tahun terakhir sudah positif, tetap diperlukan penanganan beragam persoalan dalam penanggulangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya