Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KATA Industry 4.0 belakangan ini digemakan oleh banyak orang. Namun, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengerti apa itu Industry 4.0 dan bagaimana hal tersebut akan memberikan sumbangsih terhadap kemajuan Indonesia.
Istilah Industry 4.0 pertama kali digemakan pada Hannover Fair, 4-8 April 2011. Istilah ini digunakan oleh pemerintah Jerman untuk memajukan bidang industri ke tingkat selanjutnya dengan bantuan teknologi.
Mengutip dari laman Forbes, revolusi industri generasi keempat bisa diartikan sebagai adanya ikut campur sebuah sistem cerdas dan otomasi dalam industri. Hal ini digerakkan oleh data melalui teknologi machine learning dan AI.
A. Apa itu revolusi industri 4.0
Revolusi Industri 4.0 atau yang sering disebut dengan cyber physical system merupakan revolusi yang menitikberatkan pada otomatisasi serta kolaborasi antara teknologi siber. Revolusi 4.0 ini muncul di abad ke-21 dengan ciri utama penggabungan antara informasi serta teknologi komunikasi ke dalam bidang industri.
Dengan kemunculan revolusi ini, mengubah banyak hal di berbagai sektor. Awalnya membutuhkan banyak pekerja untuk menjalankan operasionalnya, sekarang digantikan dengan penggunaan mesin teknologi.
Menurut Kanselir Jerman Angela Merkel pada tahun 2014, arti dari revolusi industri 4.0 sebagai sebuah transformasi komprehensif dari segala aspek produksi yang terjadi di dunia industri melalui penggabungan antara teknologi digital serta internet dengan industri konvensional.
Selain itu, menurut Schlechtendahl dkk (2015), mendefinisikan revolusi industri yang menekankan pada unsur kecepatan dari ketersediaan sebuah informasi, yaitu sebuah lingkungan industri dimana seluruh entitasnya dapat selalu terhubung serta mampu berbagai informasi dengan mudah antara satu sama lain.
Adanya revolusi industri membuat adanya perubahan dalam cara hidup, bekerja, serta berhubungan manusia yang dibahas secara lengkap pada buku Revolusi Industri Keempat di bawah ini.
1. Internet of Things atau IoT
Teknologi yang pertama dalam pengembangan yang terjadi di revolusi industri 4.0 adalah Internet of Things atau IoT yang merupakan konsep sebuah objek yang memiliki kemampuan untuk dapat mentransfer data yang ada melalui jaringan tanpa diperlukannya interaksi antarmanusia.
IoT merupakan sistem yang menggunakan berbagai perangkat komputasi, mekanis serta mesin digital yang menjadi satu kesatuan yang terhubung. Sistem Internet of Things memiliki empat komponen yang terdiri dari perangkat sensor, konektivitas, pemrosesan data, serta antarmuka pengguna.
Salah satu contoh produk dari teknologi IoT ini adalah jarvis yang dapat mematikan lampu ketika sudah pagi hari. Selain itu beberapa aplikasi lain yang memanfaatkan IoT adalah Gowes yang menggunakan IoT untuk bike sharing, eFishery yang menggunakan IoT untuk memberi pakan ikan secara otomatis, Qlue yang menggunakan IoT untuk smart city, serta Hara yang menggunakan IoT untuk pangan serta pertanian.
Temukan perjalanan Ddotty & Sleepground yang menjelajahi dunia masa depan dengan teknologi super canggih beserta informasi menarik terkait Revolusi Industri 4.0 yang dikemas melalui ilustrasi menarik melalui buku Sains Terkini: Ddotty & Sleepground – Revolusi Industri 4.
2. Big Data
Teknologi yang kedua dalam pengembangan yang terjadi di revolusi industri 4.0 adalah Big Data. Big Data merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan volume data dalam jumlah yang besar, baik data yang terstruktur maupun tidak terstruktur.
Big Data telah digunakan pada banyak bisnis dan dapat membantu sebuah perusahaan menentukan arah bisnisnya. Berikut beberapa penyedia layanan yang termasuk ke dalam penggunaan teknologi Big Data di Indonesia, sebagai berikut:
- Sonar Platform
- Paques Platform
- Warung Data
- Dattabot
3. Artificial Intelligence atau AI
Teknologi yang kelima dalam pengembangan yang terjadi di revolusi industri 4.0 adalah Artificial Intelligence atau yang bisa disebut dengan AI. AI sendiri merupakan sebuah bentuk teknologi komputer maupun sebuah mesin yang memiliki kecerdasan layaknya seorang manusia.
Fungsi utama dari adanya Artificial Intelligence adalah kemampuannya yang dapat digunakan untuk mempelajari data yang diterima secara berkesinambungan. Dengan semakin banyaknya data yang diterima maupun dianalisis, maka akan semakin baik pula dalam melakukan sebuah prediksi.
4. Cloud Computing
Teknologi yang kesembilan dalam pengembangan yang terjadi di revolusi industri 4.0 adalah cloud computing yang merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet saat ini sebagai pusat pengelolaan data maupun aplikasi. Dengan adanya cloud computing ini, para pengguna komputer diberikan hak akses untuk dapat masuk ke dalam server virtual yang dapat digunakan sebagai konfigurasi server melalui internet. Terdapat tiga jenis model layanan dari cloud computing atau komputasi awan ini sendiri, yang terdiri sebagai berikut.
- SaaS yang merupakan singkatan dari Cloud Software as a Service merupakan sebuah layanan yang diberikan untuk menggunakan aplikasi yang telah disediakan oleh infrastruktur awan.
- PaaS yang merupakan singkatan dari Cloud Platform as a Service yang merupakan sebuah layanan yang diberikan untuk menggunakan platform yang telah diberikan, sehingga pengembang yang menggunakannya hanya perlu fokus pada pengembangan sebuah aplikasi.
- IaaS yang merupakan singkatan dari Infrastructure as a Service yang merupakan sebuah layanan yang diberikan untuk menggunakan infrastruktur yang telah disediakan, dimana seseorang dapat memproses, menyimpan, berjaringan, serta memakai sumber daya yang diperlukan.
5. Additive Manufacturing
Teknologi yang keenam dalam pengembangan yang terjadi di revolusi industri 4.0 adalah Additive Manufacturing yang merupakan sebuah terobosan baru yang ada di bidang industri manufaktur dan sering dikenal menggunakan printer 3D.
B. Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0
Di Indonesia, perkembangan Industri 4.0 sangat didorong oleh Kementerian Perindustrian. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan agar Indonesia dapat bersaing dengan negara lain di bidang industri, Indonesia juga harus mengikuti tren.
“Revolusi Industri 4.0 merupakan upaya transformasi menuju perbaikan dengan mengintegrasikan dunia online dan lini produksi di industri, di mana semua proses produksi berjalan dengan internet sebagai penopang utama,” kata Airlangga.
Dalam menyongsong industri 4.0, hal yang dipersiapkan oleh pemerintah Indonesia adalah melalui persiapan hadirnya jaringan generasi kelima atau yang lebih dikenal sebagai jaringan 5G.
Selain itu bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan era industri 4.0 sedang menyiapkan SDM yang unggul dan berdaya saing tinggi. SDM unggul adalah kelompok angkatan kerja Indonesia yang profesional, produktif, mampu bersaing, dan siap menghadapi tantangan global serta revolusi industri 4.0 saat ini.
Hal lain yang menjadi perhatian seluruh pihak khususnya para pemangku kepentingan di sektor pendidikan adalah mengupayakan terciptanya grand design arah pengembangan pendidikan kedepannya. Selain itu, dibutuhkan langkah kolaboratif untuk memenuhi proyeksi kebutuhan tenaga kerja di masa mendatang.(OL-5)
TEKNOLOGI Earth Intelligence dan Satelit internet of things (IoT) diperkirakan berkembang pesat dalam lima tahun ke depan.
Perusahaan rintisan (startup) pun berupaya mematahkan klaim itu dengan mengandalkan kepercayaan dan jaringan personal.
Sinar Mas Land berkomitmen untuk terus berinovasi melalui pemanfaatan AI dan IoT dalam meningkatkan kualitas produk dan manajemen properti serta kepuasan konsumen.
Pinisi memanfaatkan teknologi internet of thing (IoT) yang merupakan sistem manajemen kapal pintar untuk mendukung digitalisasi operasional kapal secara keseluruhan.
Sejumlah dosen UPN Veteran Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang.
SEJUMLAH tim dari SMA/SMK dan sederajat serta universitas berlomba menciptakan solusi berupa prototipe AI dan IoT paling inovatif dan kreatif dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari.
SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
DI tengah gempuran outcome artificial intelligence, otomatisasi, dan disrupsi digital, banyak yang meragukan masa depan profesi akuntan publik.
Kehadiran infrastruktur AI lokal memungkinkan institusi kesehatan untuk mengembangkan inovasi digital secara berkelanjutan tanpa mengorbankan aspek keamanan dan kepercayaan publik.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
Tanpa pengawasan yang tepat, agen AI yang mampu mengambil keputusan dan memproses data sensitif secara mandiri dapat memicu kerusakan fatal.
PENDIDIKAN abad ke-21 menghadapi tantangan bagaimana mengintegrasikan teknologi tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved