Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) melaporkan hampir 30 ribu guru mengikuti program Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Komputer (PembaTIK) di 2022. Program tersebut memberi kesempatan kepada para guru untuk meningkatkan kompetensi TIK.
"Tahun 2022 ini sudah hampir 30 ribu guru, tepatnya 29.539 tercatat sebagai peserta program PembaTIK. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi," ujar Sekretaris Jenderal Kemendikbud-Ristek, Suharti dalam webinar yang dikutip Rabu (12/10).
Melalui bimbingan teknis yang disediakan dalam program tersebut, kementerian berharap dapat membangun model pembelajaran yang relevan, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan para peserta serta tuntutan zaman. Hal itu penting untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.
"Dengan berkolaborasi kita berharap dapat bergerak bersama untuk melanjutkan upaya-upaya yang sudah dilakukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” imbuhnya.
Suharti menyampaikan, jika PembaTIK dapat diikuti oleh semua guru di berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari PAUD, TK, SD SMP, SMA dan SMK mendapat kesempatan untuk meningkatkan kompetensi TIK.
Selain itu, kata dia, PembaTik juga disusun mengikuti klasifikasi UNESCO yang dilaksanakan secara berjenjang yakni Level 1 literasi, level 2 implementasi, level 3 kreasi, dan level 4 masuk kategori berbagi dan berkolaborasi. Dengan mengikuti program ini, Suhati yakin para guru akan terbantu dalam menyusun rencana pembelajaran dan menerapkannya dalam kelas.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud-Ristek, Hasan Chabibie menyampaikan pandemi dalam dua tahun terakhir telah mengajarkan betapa pentingnya peran teknologi. Hal itu tidak bisa dipisahkan, terutama untuk meningkatkan proses belajar mengajar maupun untuk kebutuhan-kebutuhan di administrasi yang lainnya.
“Dengan teknologi yang hadir dalam dua tahun terakhir ini, kita bisa mengambil banyak sekali pelajaran. Penguatan untuk peningkatan literasi sehingga teknologinya bisa kita rasakan manfaatnya itu betul-betul bisa semakin membumi,” terangnya.
Dia menyebut bahwa pihaknya akan mematangkan penggunaan perangkat TIK untuk guru. Hal itu juga didorong lewat adanya Kurikulum Merdeka. "Kurikulum Merdeka yang hadir ini mmemberikan ruang kreativitas satuan pendidikan, kepala sekolah, guru untuk mengoptimalkan sekian perangkat TIK," tambahnya.
Dia berharap pandemi dan optimalisasi perangkat teknologi lewat Kurikulum Merdeka bisa menjadi pemicu peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Sehingga dibutuhkan adalah kolaborasi dan kerja sama untuk benar-benar mengoptimalkan teknologi. "Teknologi menjadi sarana untuk kita melakukan peningkatan kualitas pendidikan kita ke depan. Mari kita berkolaborasi menumbuhkan ekosistem digital, menumbuhkan Merdeka Belajar," tandasnya.(H-1)
Kecerdasan buatan, kemajuan dalam teknologi pencitraan dan peningkatan teknologi komunikasi, telah dan akan terus mempengaruhi industri.
Ksema adalah layanan key management berbasis hardware security module (HSM) dengan sertifikasi standar internasional.
SALAH satu yang dipelajari di Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi yaitu Network Designer. Ini merupakan profesi yang dapat digeluti para lulusan sarjana tersebut.
Ini adalah inovasi digital berbasis web yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan data-data akademik, mulai dari absensi, nilai, jadwal, hingga laporan pembelajaran.
Meski sudah mempunyai fitur keamanan, diperlukan solusi tambahan yang andal dalam mem-backup dan mereplikasi data perusahaan.
Pelajari pengertian IT, contoh penerapannya, dan peran penting IT dalam kehidupan modern. Temukan info lengkap di sini!
Mahasiswa yang terlibat program MBKM tidak hanya memperoleh keterampilan praktis tetapi juga memperluas jaringan profesional.
Wamen KPPPA Veronica Tan menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui Kurikulum Merdeka.
Pemerintah jangan gonta-ganti kurikulum pendidikan. Hal itu menyusul adanya isu akan digantinya Kurikulum Merdeka usai pergantian rezim pemerintahan.
Anggota Komisi X DPR Sofyan Tan mengingatkan pemerintah untuk mengubah kurikulum pendidikan. Hal itu menyusul adanya isu akan digantinya Merdeka Belajar.
Pemerintahan baru nanti diharapkan gerak cepat untuk berkoordinasi melakukan evaluasi dan penetapan kurikulum yang tepat dan tetap ke depannya.
Gateways Study Visit merupakan studi banding untuk melihat praktik baik dari transformasi pendidikan khususnya dalam penggunaan teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved