Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Studi (Prodi) Kewirausahaan, relatif sedikit namun cepat berkembang di masyarakat. Jurusan ini lebih dikenal dengan Prodi Entrepreneur. Tujuan dari hadirnya Prodi Entrepreneur adalah menghasilkan lulusan yang mampu menemukan peluang usaha baru.
Tentunya, dengan mengoptimalkan berbagai potensi perkembangan teknologi informasi digital, prodi ini merupakan gabungan dari keahlian di bidang entrepreneur dengan teknologi digital. Sehingga lulusan ini, mampu dan ahli di bidang Teknologi Kewirausahaan.
Gunawan Witjaksono, selaku Rektor BRI Institute yang sedang dalam proses transformasi menjadi Cyber University mengatakan, Prodi Kewirausahaan yang berbasis teknologi ini menjadi peluang yang memiliki prospek kerja cerah di masa depan.
“Prodi Entrepreneur akan mencetak lulusan untuk menjadi pengusaha baru yang bisa memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan bisnis di era teknologi digital, analis bisnis, konsultan bisnis, dan professional di lembaga keuangan seperti perbankan dalam mendampingi para pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk dapat menghasilkan kinerja bisnis yang sukses,” terangnya dalam rilis yang diterima, Rabu (22/8).
Baca juga: Wirausaha: Pengertian, Sifat, Tujuan, dan Contoh
Sementara itu, menurut Dr Muhammad Yusuf, selaku Kaprodi Entrepreneur BRI Institute menjelaskan, ada beberapa mata kuliah unggulan yang bisa mengoptimalkan keilmuan mahasiswa, di bidang bisnis digital.
Adapun mata kuliah unggul di Prodi Entrepreneur, di antaranya Digital marketing, E-commerce, Strategi Bisnis, dan Manajemen Keuangan.
“Prodi Kewirausahaan di BRI Intitute ini memberikan mahasiswa keterampilan dan kompetensi dalam menemukan peluang juga ide bisnis, berkomunikasi, manajerial serta pemasaran yang didukung oleh ilmu teknologi informasi. Sehingga dapat membuat keputusan bisnis secara efektif,” paparnya.
Kompetensi ini, tegasnya, akan didapatkan melalui proses pembelajaran yang ditempuh dalam kurun waktu 3 tahun di ruang kelas dan di dalam kampus, juga 1 tahun kerja lapangan di luar kampus dan di perusahaan atau anak perusahaan.
“Prodi ini cukup menarik dan tentu akan membuka peluang kerja di masa depan yang cerah bagi generasi muda saat ini. Dimana trend menjadi pengusaha dan startup sangat menjanjikan. Maka, segeralah bergabung dengan mendaftarkan diri melalui laman www.cyber-univ.com,” katanya.
Kampus yang beralamat di Jl TB Simatupang No 6, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, ini, menawarkan juga program Beasiswa Cemerlang dengan kuota terbatas untuk 100 siswa terbaik.
“Ayo jadi pengusaha sukses dengan menjadi lulusan prodi Entrepreneur BRI Institute serta raih beasiswa kuliah sampai dengan 100%,” ajaknya. (RO/OL-09)
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat program UMKM Naik Kelas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
PERKEMBANGAN teknologi digital telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari: bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga berlibur kini sering dilakukan di depan layar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI siap menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang berlangsung pada 9-11 Desember
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved