Jumat 12 Agustus 2022, 21:36 WIB

Mengenal Hemoglobin, ini akibat jika Kekurangannya

Mesakh Ananta Dachi | Humaniora
Mengenal Hemoglobin, ini akibat jika Kekurangannya

AFP/Arif Ali.
Ilustrasi.

 

DARAH merupakan salah satu komponen paling penting dalam tubuh sebagai pengantar oksigen. Darah mengambil peran krusial dalam tubuh. 

Terdapat empat jenis sel dalam darah, sel darah merah, sel darah putih, plasma darah, dan trombosit. Hemoglobin merupakan komponen dalam sel darah merah.

Pengertian hemoglobin

Dilansir dari MedicalNewsToday, hemoglobin ialah protein kaya zat besi yang merupakan komponen dari sel darah merah. Hemoglobin mengikat oksigen untuk diantar ke paru paru. 

Setiap protein, hemoglobin mengandung empat atom besi dan karena itu dapat membawa empat molekul oksigen. Hemoglobin menempel pada sel darah merah dan mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh, ke mana pun darah mengalir. Setiap satu dari miliaran sel tubuh membutuhkan oksigen untuk memperbaiki dan memelihara dirinya sendiri.

Fungsi hemoglobin

Berdasarkan pengertian sebelumnya, hemoglobin mengikat oksigen dalam sel darah merah, agar oksigen bisa mengalir ke paru-paru dan seluruh tubuh. Bukan hanya oksigen, hemoglobin juga mengikat karbon dioksida dalam tubuh.

Selain mengikat oksigen dan karbon dioksida, hemoglobin juga memastikan kondisi sel darah merah. Bila struktur dan jumlah hemoglobin menjadi abnormal, efeknya juga akan diterima oleh sel darah merah.

Kadar hemoglobin normal

Tingkat hemoglobin berbeda-beda tiap orang tergantung jenis kelamin dan umur. Menurut MedicalNewstToday, berikut kadar hemoglobin normal:

- Pria: 13 gram/dL
- Wanita dewasa: 12 gram/dL
- Wanita hamil: 11 g/dL
- Remaja: 12 d/dL
- Bayi baru lahir: 11 gram/dL
- Anak-anak: 11,5 gram/dL

Anda bisa melakukan pengecekan kadar hemoglobin dengan uji klinis darah anda melalui medis profesional.

Dampak darah kekurangan hemoglobin

Kekurangan hemoglobin akan membuat anda mengidap anemia atau kondisi kekurangan sel darah merah. Salah satu jenis anemia yang paling umum ialah anemia defisiensi zat besi (IDA). 

Kehilangan darah biasanya merupakan penyebab utama, tetapi IDA bisa juga terjadi ketika tubuh tidak menyerap cukup zat besi. Ini bisa terjadi, misalnya, ketika seseorang telah menjalani operasi lambung.

Beberapa gejala itu yakni kelemahan, sesak napas, pusing, detak jantung cepat dan tidak teratur, berdebar di telinga, sakit kepala, tangan dan kaki dingin, kulit pucat atau kuning, dan sakit dada. (OL-14)

Baca Juga

HO

ICONZ 2022 Dorong Zakat Sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi Berkelanjutan

👤Widhoroso 🕔Kamis 01 Desember 2022, 16:38 WIB
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-6 atau The 6th Indonesian Conference of Zakat (ICONZ)...
Ist

Proyek SMPEI Sukses Ubah Pola Pikir Masyarakat Tentang Lahan Gambut

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 16:21 WIB
Proyek Sustainable Management Peat-Land Ecosystems Indonesia (SMPEI) telah berhasil merubah pola pikir dan keyakinan masyarakat tentang...
Antara/Ari Bowo Sucipto.

Link Download Twibbon Hari AIDS Sedunia 2022 Terpopuler

👤Meilani Teniwut 🕔Kamis 01 Desember 2022, 16:21 WIB
Ini dapat mudah dilakukan jika kamu punya link twibbon yang berisi bingkai foto berlatar belakang Hari AIDS...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya