Kamis 07 Juli 2022, 15:34 WIB

Cyber Bullying Berdampak Besar bagi Korban, Hati-Hati dengan Ujaran Kebencian

Mediaindonesia.com | Humaniora
Cyber Bullying Berdampak Besar bagi Korban, Hati-Hati dengan Ujaran Kebencian

Unsplash
Ilustrasi

 

Menurut hasil riset Digital Civility Indeks pada Mei 2020 oleh Microsoft, Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara paling tidak sopan se-Asia Pasifik. Sebanyak 27% responden mengaku pernah mengalami hate-speech, 43% lainnya menerima berita hoaks dan penipuan, sedangkan 13% lainnya merasakan tindakan diskriminasi. Selain itu yang tengah marak terjadi belakangan adalah perilaku cyber bullying atau perundungan sosial di dunia digital.

"Cyber bullying di dunia digital sangat rawan sekali untuk anak-anak dan orang dewasa," kata Sekretaris Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Kabupaten Blitar, Nuriyan Dwi Saputri di Nganjuk, Jawa Timur, pada akhir pekan kemarin.

Beberapa contoh cyber bullying adalah doxing, membagikan data personal seseorang ke dunia maya. Kemudian cyber stalking mengintip dan memata-matai seseorang di dunia maya, termasuk membalas dendam melalui penyebaran foto atau video vulgar yang bisa juga untuk memeras korban.

Setiap orang perlu memahami dampak dari cyber bullying bagi korban, karena pada dasarnya sebagian pengguna juga tidak sadar saat berperilaku di media sosial. Padahal baik di kehidupan nyata maupun maya, kata-kata yang ditulis melalui kolom komentar juga ikut memengaruhi korban.

Secara mental korban bisa merasa kesal, malu, bodoh, bahkan marah. Sementara secara emosional korban bisa merasa malu dan kehilangan minat pada hal yang disukai. Bahkan dampaknya juga bisa ke fisik korban, seperti lelah karena kurang tidur atau mengalami gejala sakit perut dan sakit kepala.

Lebih parahnya lagi, cyber bullying juga memiliki dampak psikologis yakni mudah depresi, marah, cemas, merasa gelisah, menyakiti diri sendiri, hingga percobaan bunuh diri. Dampak sosialnya, korban bisa mengucilkan diri, merasa kehilangan percaya diri, lebih sensitif kepada teman dan keluarga. "Pada anak cyberbullying bisa berakibat penurunan prestasi akademik, rendahnya tingkat kehadiran, dan perilaku bermasalah di sekolah," tuturnya lagi. (OL-12)

Baca Juga

DOK RENDRA SETYADIHARJA

Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO, Nadiem Ajak Lestarikan Pantun

👤Faustinus Nua 🕔Senin 15 Agustus 2022, 22:15 WIB
Indonesia telah mencatat sejarah penting karena pantun diakui sebagai budaya dunia pada Desember 2020 dan kerja keras melestarikan pantun...
Antara

Masta, Masakan Sehat Atasi Stunting dari Garut

👤Dinda Shabrina 🕔Senin 15 Agustus 2022, 22:05 WIB
Kabupaten Garut menjadi daerah dengan prevalensi stunting tertinggi se-Jawa...
Antara

170,6 Juta Orang Sudah Divaksinasi Lengkap

👤MGN 🕔Senin 15 Agustus 2022, 21:40 WIB
Sementara itu, Kemenkes mencatat 14.732 ribu orang disuntik vaksin dosis pertama hari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya