Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSEBILITAS anak terhadap internet menjadi salah satu persoalan yang mengemuka dalam The International Council of Women-CIF 36th General Assembly yang berlangsung di Avignon City Hall, Kota Avignon, Perancis 16-21 Mei 2022.
Semua delegasi dari 37 negara yang hadir mengkhawatirkan dampak dari mudahnya akses anak terhadap internet.
“Di banyak negara akses anak terhadap internet sudah sangat kebablasan, termasuk di Indonesia. Orang tua memberikan akses yang hampir tidak terbatas di tengah kesibukan orang tua menjalankan aktivitas atau pekerjaan sehari-hari,” ujar Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo dalam keterangan persnya terkait hasil General Assembly ICW di Perancis sekaligus halalbihalal Kowani, Jumat (27/5)
Padahal, lanjut Giwo, internet tidak selamanya aman untuk anak-anak. Menurutnya, kebijakan pembatasan anak terhadap akses internet sudah seharusnya dilakukan oleh semua orang tua.
“Paparan pornografi, kekerasan, radikalisme dan lainnya bisa terjadi melalui internet dan itu sangat berbahaya,” tegas Giwo didampingi Ketua Kowani Erry Simanjuntak dan Ketua bidang Humas Joice Yasmin Anshory.
Di negara-negara maju, akses anak terhadap internet sangat dibatasi. Pada jam-jam tertentu saja anak bisa memegang gawai dan mengakses internet. Itu pun mendapatkan pendampingan dan pengawasan dari orang tua.
"Selama kami di Perancis misalnya, tidak melihat anak memegang gawai. Orang tua memberikan susu, makanan atau buku kepada anak-anaknya, ketika mereka sedang sibuk, bukan memberikan gawai agar anak menjadi tenang,” tandas Giwo.
Di sisi lain, ia mengakui internet juga memiliki hal positif bagi anak. Tidam dapat dipungkiri, sumber belajar banyak tersedia di internet. Tetapi di sisi lain, internet juga membawa dampak negatif. Salah satunya adalah praktik kejahatan seksual grooming yang kini banyak mengincar anak-anak.
Ia menambahkan, praktik kejahatan seperti ini menyulitkan diantisipasi karena tidak setiap orang tua familiar terhadap media sosial.
Giwo yang juga Vice President International Council of Women (ICW) menyebut bahwa kejahatan seksual dengan modus grooming selama ini menjadi bentuk kejahatan yang sulit untuk dikenali masyarakat. Sebab pelaku menyembunyikan kejahatannya dengan sikap yang sangat ramah kepada anak yang menjadi calon korban. Pelaku membangun kedekatan dengan anak-anak tidak hanya dalam satu atau dua hari, melainkan bisa jangka panjang.
Akses terhadap media sosial yang mudah dimiliki anak kemudian dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan grooming. Mereka sering menggunakan akun palsu yang mencatut nama atau foto orang yang sangat familiar dengan anak-anak. Kadang guru, kadang publik figure, artis atau tokoh yang banyak diidolakan oleh anak-anak.
"Dengan figur-figur yang dikenal anak, maka pelaku akan jauh lebih mudah untuk menarik simpati dan perhatian anak-anak. Apalagi melalui media sosial, komunikasi bisa dilakukan pelaku kapan saja, tidak terbatas oleh waktu dan tempat," tandasnya.
Ketika sudah terbangun ‘kedekatan’ dengan anak, pelaku akan meminta anak berfoto atau merekam video cabul baik dengan cara yang santun maupun memaksa dan penuh ancaman.
Giwo menyebut dampak kejahatan grooming ini amat serius, karena anak korban kejahatan grooming bisa menunjukkan gejala psikologis yang memburuk, emosi yang tidak terkontrol dan gangguan secara fisik.
"Jangan mudah percaya pada orang asing yang memiliki hubungan baik dengan anak. Cek media sosial anak, cari tahu siapa kawan atau orang yang dekat dengan anak. Jika anak harus mengakses internet, maka orang tua wajib melakukan pendampingan. Jangan biarkan sebebas-bebasnya anak bermain internet," pungkasnya. (OL-8)
Banyak orang sudah membuktikan bisa dapat penghasilan tanpa harus nunggu keterima kerja kantoran. Kuncinya bukan instan, tapi tahu jalur yang masuk akal dan mau konsisten jalani prosesnya.
Melalui BRImo, nasabah BRI bisa melakukan pembayaran TV kabel dan internet dengan cepat, aman, dan bahkan lebih hemat berkat promo cashback menarik.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) resmi mencapai orbit geostasioner di 113 derajat bujur timur pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi.
Dalam kaitannya dengan AI, UU PDP berfungsi sebagai pedoman atau rulebook yang harus dipatuhi.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved