Minggu 17 April 2022, 22:30 WIB

Antibodi Terbentuk 1-2 Minggu Pascavaksinasi, Calon Pemudik jangan Tunda Vaksinasi Booster 

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Antibodi Terbentuk 1-2 Minggu Pascavaksinasi, Calon Pemudik jangan Tunda Vaksinasi Booster 

Antara/Prasetia Fauzani
Vaksinasi Booster di Masjid Agung Kota Kediri, Jawa Timur

 

ANTIBODI untuk mlawan Covid-19 terbentuk 1-2 minggu pascavaksinasi. Karena itu, warga diminta segera lakukan vaksinasi booster jauh hari sebelum mudik. Kementerian Kesehatan juga menyiapkan pos layanan vaksinasi booster di jalur mudik, namun mengimbau pemudik untuk segera vaksinasi sebelum mudik. 

Oleh karena itu, masyarakat yang ingin mudik tahun ini sebaiknya telah mempersiapkan diri. Salah satunya dengan melengkapi diri dengan vaksin booster sebagai perlindungan lebih saat melakukan perjalanan ke kampung halaman. Agar, para pemudik terlindungi dan tidak membawa pulang virus saat bertemu keluarga di hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah. 

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan cara kerja vaksin dalam membentuk imunitas tubuh atau antibodi. Pada prinsipnya secara patologis, masing-masing kemampuan tubuh manusia merespon berbeda dalam membentuk kekebalan (antibodi). 

"Perlu menjadi perhatian bahwa, setelah divaksin, imunitas tidak bisa serta-merta terbentuk secara instan. Para ahli imunologi sepakat proses pembentukan antibodi dalam tubuh rata-rata memakan waktu 1-2 minggu setelah penyuntikan," kata Wiku dalam Keterangan dilansir Minggu (17/4). 

Dengan penjelasan tersebut, seharusnya menjadi penyemangat masyarakat untuk segera divaksin dosis penuh dan booster. Agar semakin siap beraktivitas dalam kondisi sehat secara optimal. Dan perlu menjadi catatan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan aksesibilitas vaksinasi anak. 

Baca juga : 21,5 Juta Remaja Terima Vaksinasi Dosis Lengkap

Mengingat masih terbatasnya laporan uji coba vaksinasi pada anak di bawah 6 tahun dan vaksinasi booster pada anak secara umum maka pemerintah akan berfokus pada pencapaian target vaksinasi pada kelompok rentan seperti lansia. 

Sehingga diimbau kepada masyarakat untuk segera memenuhi dosis vaksinasi lengkap maupun booster. Sekurang-kurangnya 2 minggu sebelum menjalankan kegiatan sosial berskala besar seperti mudik. Dan kepada pemudik diingatkan bersikap jujur yaitu dengan tidak bepergian jika sakit. 

Lalu, jika melakukan perjalanan agar disiplin mematuhi aturan yang ditetapkan penyedia jasa layanan transportasi, dan menunjukkan dokumen perjalanan yang benar dan resmi. 

"Masyarakat kami minta agar selalu dan terus menerus patuh dan disiplin menjalan protokol kesehatan," tutur Wiku. 

Disamping itu, nantinya akan diterapkan upaya pemeriksaan acak di beberapa titik strategis untuk menskrining pelaku perjalanan yang menggunakan kendaraan pribadi. Pemeriksaan akan dilakukan pada data yang tertera (berdasarkan riwayat tertular maupun vaksinasi) di dalam Peduli Lindungi yang menunjukkan status kelayakan untuk bepergian. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Indonesia Rencana Teliti Tanaman Ganja untuk Obat Diabetes

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 01 Juli 2022, 14:40 WIB
Inang menyebut, pihaknya akan meneliti zat yang terkandung dalam akar, batang, daun, dan bunga dari tanaman ganja untuk pengobatan...
Antara/Raisan Al Farisi.

Kemenag Jelaskan Perbedaan Waktu Idul Adha 1443 H di Indonesia dan Arab Saudi

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 01 Juli 2022, 14:26 WIB
Ketetapan ini berbeda dengan Arab Saudi yang menetapkan 10 Zulhijah 1443 H jatuh pada Sabtu, 9 Juli...
ANTARA/Hafidz Mubarak.

NasDem Sambut Baik RUU KIA, Ingatkan Soal Kelompok Rentan

👤Putra Ananda 🕔Jumat 01 Juli 2022, 14:06 WIB
Keberadaan RUU tersebut harus didukung untuk memastikan perlindungan dan penguatan kepada ibu dan anak di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya