Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AGAR lebih optimal dan termanfaatkan dengan lebih baik, praktik psikologi di Indonesia perlu diatur di dalam sebuah peraturan perundang-undangan, seperti yang saat ini sedang berproses di DPR yaitu Rancangan Undang-undang (RUU) Praktik Psikologi.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Seger Handoyo dalam keterangan yang diterima, Rabu (2/3). "Dengan disahkannya RUU ini menjadi undang-undang, maka diharapkan para praktisi dan ilmuan psikologi di Indonesia memiliki payung hukum untuk berkontribusi secara lebih terarah dan tertata dengan lebih baik," kata Seger.
Lebih jauh, Seger Handoyo mengatakan, pentingnya psikolog dan ilmuwan psikologi meningkatkan kompetensi, baik dalam hal praktik maupun keilmuan. Dengan demikian, hal itu dapat memberikan kontribusi optimal kepada bangsa dan negara, baik dalam level penanganan individual, kelompok, organisasi, dan komunitas.
Seger mengatakan psikologi berperan penting dalam berbagai bidang. "Misalnya dalam bidang pengembangan dan manajemen sumber daya manusia di perusahaan, pengelolaan pendidikan dan sekolah, penanganan kesehatan mental, dan berbagai aspek kehidupan manusia," jelasnya.
Di sisi lain, Himpsi bersama Australian Psychological Society (APS) Perth Branch menggelar webinar bertema 'Treatment Management for religiously-motivated terrorist offenders', 28 Februari 2022 lalu. Webinar ini menghadirkan pembicara Zora A. Sukabdi, PhD., Psi, pakar bidang kontraterorisme dan deradikalisasi. Webinar ini dihadiri 160 peserta dari berbagai negara dan dimoderatori oleh Dr Josephine Ratna, psikolog klinis asal Indonesia sekaligus pengurus APS Perth Branch.
Dalam webinar ini, Zora membeberkan pengertian terorisme, tindakan-tindakan yang tergolong teror, dan dalam hal apa saja tindakan tersebut biasa dilakukan. Ia juga membahas secara spesifik tindakan terorisme yang terkait agama dan bagaimana cara mengatasinya.
"Terdapat dua pendekatan dalam hal ini, yaitu pendekatan sindrom (misalnya terkait kepribadian atau sifat serta motivasi) dan pendekatan instrumen atau sebagai pilihan rasional. Pendekatan tersebut dimitigasi dengan langkah-langkah identifikasi resiko, kebutuhan, dan respon individu maupun kelompok teroris," jelas Zora.
Berdasarkan penelitiannya, Zora mengemukakan 18 faktor resiko terorisme yang dibagi dalam tiga domain, yaitu motivasi (seperti ekonomi), ideologi (seperti nilai yang dianut), dan kapabilitas (seperti kemampuan intelektual). Faktor-faktor tersebut menjadi penting pada saat, misalnya melakukan rehabilitasi secara profesional terhadap pada pelaku atau orang-orang yang potensial menjadi teroris," jelas Zora. (RO/OL-15)
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), melaksanakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
Dialah Saparinah Sadli, perempuan berusia 99 tahun yang menjadi saksi hidup perjalanan panjang ilmu psikologi dan gerakan perempuan di Indonesia.
Talentlytica bersama Unit Usaha Akademik Unpad akan menggelar Workshop Pauli Reimagined pada 4 Oktober mendatang di Bandung, Jawa Barat
Penggunaan pacar AI di platform seperti Character.AI makin populer, tetapi pakar memperingatkan risikonya.
Cinta bukan hanya soal perasaan, tapi juga ilmiah. Pelajari efek hormon ini saat jatuh cinta dan patah hati.
Komnas HAM telah melakukan serangkaian analisis, diskusi ahli, serta pelibatan publik untuk memberikan masukan terhadap draf RUU KKS dan naskah akademiknya.
Mahkamah Konstitusi juga menyatakan bahwa Pemilu adalah satu rezim dengan tidak ada lagi rezim Pilkada.
Pelapor yang merasa laporannya tidak ditindaklanjuti oleh penyelidik atau penyidik dapat membuat laporan kepada atasan atau pengawas penyidikan.
Pada Masa Sidang III ini, Dasco mengatakan DPR RI akan memprioritaskan pembahasan delapan rancangan undang-undang (RUU) yang saat ini sedang dalam tahap Pembicaraan Tingkat I.
Keluhan terbesar dari KUHAP yang berlaku saat ini adalah soal minimnya perlindungan hak tersangka dan minimnya peran advokat.
Bagi Fraksi PKS, salah satu langkah untuk membela Paestina adalah dengan menginisiasi RUU untuk memboikot produk asal Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved