Minggu 27 Februari 2022, 13:17 WIB

KMHDI Luncurkan Gerakan Menanam, Satu Juta Pohon se Indonesia

mediaindonesia.com | Humaniora
KMHDI Luncurkan Gerakan Menanam, Satu Juta Pohon se Indonesia

dok.humas
Gerakan menanam satu juta pohon se Indonesia diluncurkan KMHDI, Sabtu (26/2/2022)

 

KESATUAN Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) meluncurkab Gerakan Menanam Sejuta Pohon di Bumi Perkemahan Kambariat Tuah Pahoe, Sebagau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Dihadiri oleh 200 peserta, kegiatan ini dibuka langsung Ir. Yuli Utami, M.Si (Kementerian LHK RI).

Ketua Departemen Sosial Kemasyarakatan Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) Deni Krisnandi menyebut gerakan ini terlaksana dengan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya: Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Pupuk Kaltim dan BPJS Ketenagakerjaan. Setelah launching hari ini, gerakan ini akan menyebar ke seluruh PD/PC KMHDI se-Indonesia di 22 Provinsi 54 titik yang dilaksanakan secara berkala mulai 26 Februari sampai 13 Maret 2022.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian LHK RI yang telah memberikan bantuan satu juta bibit pohon kepada KMHDI di seluruh Indonesia. Tidak lupa pula kami mengucapkan terima kasih kepada Pupuk Kaltim dan BPJS Ketenagakerjaan yang turut mendukung penuh gerakan,” kata Deni, Minggu (27/2).

Dalam kesempatan ini Gubernur Kalimantan Tengah yang dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hamka berharap agar gerakan ini dapat menjadi percontohan untuk seluruh mahasiswa di kampus-kampus yang ada di Kalimantan Tengah agar mewujudkan Kalimantan Tengah yang asri.

“Saya tentu berharap agar kegiatan KMHDI dapat diadopsi oleh seluruh mahasiswa yang ada di Kalimantan Tengah untuk melakukan penghijauan di lingkungan kampusnya dan juga di Kalimantan Tengah agar dapat terwujudnya Kampus dan Kalimantan Tengah yang lebih hijau,” paparnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Presidium PP KMHDI I Putu Yoga Saputra menyampaikan bahwa program KMHDI Menanam Sejuta Pohon merupakan gerakan yang dilakukan KMHDI dalam merespon krisis iklim yang terjadi di Indonesia.

“Ini merupakan gerakan nyata dari KMHDI untuk merespon krisis iklim yang terjadi di dunia umumnya dan Indonesia pada khususnya. Tidak hanya bergerak di tataran narasi tetapi KMHDI juga melakukan aksi nyata. Hal ini merupakan komitmen Mahasiswa Hindu dalam merawat dan menjaga lingkungan,” ungkap Yoga.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Presidium PP KMHDI, pihak Kementerian LHK RI yang diwakili Ir. Yuli Utami, M.Si., memberi apresiasi terhadap gerakan KMHDI, mengingat perubahan iklim telah menjadi isu internasional dan pemerintah sangat mengharapkan dukungan seluruh komponen bangsa, termasuk mahasiswa di dalamnya. 
Selain itu, ia berharap agar gerakan KMHDI Menanam Sejuta Pohon yang akan dilakukan di 22 Provinsi ini dapat disambut oleh seluruh kalangan mahasiswa lainnya yang ada di seluruh Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi gerakan dari KMHDI ini. Dimulainya gerakan ini oleh KMHDI di 22 provinsi, kami berharap ini dapat disambut baik juga oleh semua kalangan mahasiswa di Indonesia dan harapannya akan semakin banyak mahasiswa yang ikut melakukan kegiatan seperti ini. Gerakan Menanam Sejuta Pohon oleh KMHDI ini merupakan kegiatan yang positif dan selaras dengan program yang dimiliki oleh Kementerian LHK RI, tentu kami akan mendukung penuh gerakan ini,” tandas Yuli Utami dalam sambutannya.

Hadir pula dalam Launching KMHDI Menanam Sejuta Pohon ini; Kasubdit Penghijauan, Direktorat Rehabilitasi Hutan beserta rombongan, Tokoh Adat, Organisasi Kepemudaan Cipayung Plus se-Kalimantan Tengah dan juga Mahasiswa IAHN-TP Palangkaraya. Gerakan ini kemudian akan dilaksanakan oleh PD/PC KMHDI se-Indonesia hingga 13 Maret 2022. (OL-13) 

Baca Juga

Antara

Update 29 September 2022: 20 Ribu Orang Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

👤MGN 🕔Kamis 29 September 2022, 21:15 WIB
Total 171.161.526 orang telah menerima vaksin lengkap per Kamis...
Ist

Tingkatkan Kesehatan Mental dan Waspadai Dampak Buruk Hipertensi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 21:03 WIB
Menurut dr.Indra, garam sebenarnya penting bagi tubuh. Namun, apabila dikonsumsi secara berlebihan maka bisa menyebabkan penyakit...
Antara

Indonesia Targetkan Bebas Rabies 2030

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 29 September 2022, 21:02 WIB
Pemerintah menargetkan agar Indonesia bebas rabies pada 2030...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya