Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Future Skills, Ageng Sajiwo menyebut, generasi muda membutuhkan kecakapan-kecakapan khusus yang jauh berbeda untuk menghadapi masa depan. Kecakapan ini diperlukan agar mereka dapat beradaptasi, berkompetisi, bahkan menjadi talenta unggulan.
Oleh sebab itu, rangkaian Future Skills Class ke-4, perkuliahan online sekaligus program inkubasi yang berlangsung sejak Agustus 2021, kata dia, menjadi sangat penting. "Rangkaian acara Future Skills membekali para talenta muda agar bisa beradaptasi dan berdaya saing di era disruptif," papar dia dalam Future Fest yang menutup rangkaian Future Skills, Sabtu (29/1).
Lewat program yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), para talenta muda menjadi terampil dan mahir menggunakan skill yang dibutuhkan di masa mendatang. Future Skills Class, lanjut dia, diselenggarakan untuk menjadi inkubator pengembangan mahasiswa.
Baca juga: Kasus Covid-18 Aktif Naik, Perlu Tahu Ciri Omikron dan Pencegahannya
"Kami menggandeng 45 mitra kolaborator dari beragam bidang seperti industri, komunitas, dan LSM untuk program ini," papar dia.
Program ini telah diikuti sekitar 11 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka dapat memilih mata kuliah yang akan berguna untuk
menghadapi masa depan.
Mata kuliah itu antara lain kewirausahaan sosial, kepemimpinan, lingkungan, hingga industri kreatif. Setiap perkuliah diisi oleh narasumber yang berpengalaman dan memiliki ilmu praktis sesuai bidang mereka.
"Untuk mahasiswa peserta pelatihan ini, hasil pembelajaran dapat dikonversi menjadi nilai SKS yang dapat ditransfer kepada universitas masing-masing," kata Ageng.
Untuk memberi gambaran terhadap situasi saat ini dan di masa depan, terutama di bidang industri kreatif, Future Fest menghadirkan pengisi acara spesial yakni berbasis Artificial Intelligent (AI) atau kecerdasan buatan dalam MC bernama Fumina dan penampilan komedi tunggal atau stand up comedy.
"Stand up comedy dengan teknologi AI ini adalah yang pertama di Indonesia," kata Ageng.
Di acara yang dapat diikuti di kanal YouTube Future Skills Indonesia ini, sejumlah mentor dan perwakilan peserta memaparkan pengalaman mereka mengikuti rangkaian proses perkuliahan selama enam bulan.
Direktur Eksekutif Pijar Foundation, Ferro Ferizka menjelaskan, Future Skills merupakan program yang perlu terus didukung karena banyak tantangan dan peluang yang harus dihadapi dengan optimis oleh generasi muda. Mengingat kemajuan teknologi semakin cepat berkembang, Future Skills diharapkan menjadi referensi terpercaya untuk menjawab tantangan di masa depan.
"Melalui tema yang mengolaborasikan kemajuan teknologi di era disrupsi, program ini akan terus berperan dalam pengembangan sumber daya manusia dan mengoptimalkan sumber daya alam," tuturnya.
Penggagas kuliah Future Skills yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara, Pratikno menyatakan kita perlu melanjutkan program ini dengan cakupan isu lebih luas dan jangkauan partisipan lebih banyak.
Menurut dia, tantangan masa depan makin kompleks dan diwarnai ketidakpastian. Namun, ia meyakini, selalu ada peluang yang bisa
dimanfaatkan dari situasi itu.
"Perkembangan teknologi sangat pesat, terutama Revolusi 4.0 teknologi digital, yang memberi tantangan dan celah baru," tutup dia yang hadir dalam avatar digital. (H-3)
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Iwapi menjalin kerja sama dengan PT AI Indonesia untuk meningkatkan kapasitas digital, efisiensi usaha, serta daya saing UMKM perempuan di tengah percepatan transformasi ekonomi digital.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
PERUBAHAN sosial dan teknologi yang melaju cepat telah mengubah wajah pendidikan.
SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
DI tengah gempuran outcome artificial intelligence, otomatisasi, dan disrupsi digital, banyak yang meragukan masa depan profesi akuntan publik.
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
Bantuan beasiswa dari ICMI ini ditujukan bagi mahasiswa UICI yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved