Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, mitigasi bencana dengan kearifan lokal pada dasarnya dimiliki semua daerah, namun belum terdokumentasikan dengan baik.
"Untuk mitigasi dengan kearifan lokal pada dasarnya hampir semua daerah, akan tetapi belum terdokumentasikan dengan baik sehingga belum bisa menjadi literasi dan pembelajaran secara masif," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari kepada Media Indonesia, Jumat (28/1).
Ia menjelaskan, sejumlah wilayah diantaranya Aceh telah mengenal smong untuk tsunami. Selain itu, di Nias mengenal Omo Hada sebagai bangunan tahan gempa, dan masih sangat banyak lagi bentuk-bentuk kearifan lokal di tiap-tiap daerah sesuai dengan karakteristik bencana di daerah tersebut.
Ia menyatakan, BNPB tentu saja memandang penting hal mengenai literasi kebencanaan khususnya kearifan lokal ini.
"Untuk itu kita sudah menyiapkan dan terus mengumpulkan literasi kebencanaan baik itu dari catatan-catatan kuno di dalam negeri hingga di luar negeri, termasuk dari foklore dari daerah-daerah kita di nusantara," ucapnya.
Ia menyatakan, bencana adalah peristiwa yang berulang, pada dasarnya kita hidup diantara kejadian bencana yang terjadi di masa lalu dan mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana di masa depan.
Baca juga : Tracing secara Rutin Kunci Cegah Terjadi Klaster Sekolah
"Artinya memang literasi bencana berbasis kearifan lokal ini sangat penting dan BNPB menjadikan hal ini sebagai prioritas dan bagian penting dalam mitigasi bencana di Indonesia," pungkasnya.
Sementara itu, Ahli Tsunami Perekayasa BRIN, Widjo Kongko mengatakan, mengatasi bencana di Indonesia seharusnya memang banyak melibatkan banyak sektor hingga perlu penguatan serta sinergisitas semua pihak.
Dia menekankan, pulau-pulau kecil di Indonesia juga rentan dengan ancaman bencana apalagi dengan terbatasnya akses, energi, transportasi hingga komunikasi.
"Seperti survei kita 2010 di Mentawai bagaimana di sana kita mendapatkan secara informasi daerah yang terdampak, kita begitu sulit mengakses dan ini meningkatkan kerentanan," paparnya.
Kepulauan besar atau kecil di Indonesia terletak di daerah sumber gempa dan tsunami. Terlebih di pulau kecil terbatas infrastruktur sehingga menimbulkan kerentanan. Maka peningkatan kapasitas dan manajemen bencana secara terpadu berbasis komunitas dan kearifan lokal diperlukan meningkatkan resiliensi.
"Ancaman bencana sudah ada dari dulu, artinya kearifan lokal juga sudah ada sejak dahulu namun bagaimana memanfaatkan kearifan lokal itu dalam konteks mitigasi ke depannya," pungkasnya. (OL-7)
Mengenal budaya 'Hafawah' Arab Saudi. Mengapa melayani tamu adalah seni dari hati bagi masyarakatnya?
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, kearifan lokal harus dimanfaatkan dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital, muncul kekhawatiran baru, apakah anak-anak Indonesia masih tumbuh dengan akar budaya, alam, dan kearifan lokalnya sendiri?
Kemenekraf/Bekraf melalui Direktorat Film, Animasi, dan Video, Deputi Bidang Kreativitas Media, menyelenggarakan kegiatan Bicara Film: Merayakan Kearifan Lokal Lewat Sinema
Toba Creative Festival tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Kemenhut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua, atas munculnya kekecewaan terkait pemusnahan barang bukti berupa ofset dan mahkota cenderawasih
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved