Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus berupaya menggenjot Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak Indonesia melalui beragam fasilitas. Salah satunya lewat digitalisasi pendidikan.
Kebijakan Jokowi yang mendorong perkembangan SDM melalui digitalisasi pendidikan ini diapresiasi oleh banyak pihak. Salah satunya adalah Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Solehudin.
Solehudin mengatakan langkah yang diambil oleh Jokowi sudah sangat tepat. Mengingat. Lanjut Soleh, era perkembangan dunia digital yang sangat cepat.
Menurut Soleh, lewat digitalisasi pendidikan ini, akses anak-anak negeri dalam memperoleh pendidikan akan lebih mudah. Soleh menilai, akselerasi Jokowi ini adalah jawaban untuk permasalah negeri saat ini.
“(Digitalisasi) salah satu jawaban presiden kita. Presiden hanya ingin akses pendidikan terakses oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ujaf Soleh.
Lebih lanjut, Soleh juga menilai dengan hadirnya digitalisasi pendidikan, akan mengikis kesenjangan. Pasalnya. Melalui program ini, akses pendidikan akan gampang dijangkau hingga ke pelosok-pelosok daerah.
“Digitalisasi pendidikan jawaban untuk wujudkan kesetaraan pendidikan,” kata Soleh.
Pemerintahan Jokowi melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sudah mengucurkan anggaran melalui APBN sebesar 3,7 triliun demi mensukseskan program akselerasi digital. Anggaran tersebut ditunjukkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan siswa, seperti bantuan laptop dan sebagainya. (OL-12)
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
DALAM dunia yang kian terhubung dan kompleks, keberagaman bukan lagi sekadar realitas sosial, melainkan juga sebuah keniscayaan historis dan antropologis.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
BEBERAPA pekan setelah pembagian rapor, suasana sekolah biasanya dipenuhi senyum lega.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved