Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Dukung Vaksinasi Anak, Kementerian dan Lembaga Negara Harus Kerahkan Milenial

Mediaindonesia.com
21/12/2021 21:20
Dukung Vaksinasi Anak, Kementerian dan Lembaga Negara Harus Kerahkan Milenial
Seorang tenaga kesehatan tengah bersiap melakukan vaksin untuk anak SD.(Dok.KSP)

MESKI pandemi covid-19 di Tanah Air sudah mereda, bukan berarti wabah itu telah berakhir. Apalagi dengan terus munculnya berbagai varian baru covid-19. Terbaru adalah omikron yang disebut-sebut jauh lebih menular.

Untuk itu program vaksinasi dipercaya masih jalan yang efektif untuk mencegah penularan covid-19. Karena itu pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi, termasuk untuk anak-anak.

Baca juga: 230 Ribuan Anak Usia 6-11 Tahun di Cianjur Siap Vaksinasi Covid-19

Namun tanpa dukungan dari semau pihak, program vakasinasi itu tentu sulit mencapai target. Berangkat dari situlah kalangan milenial di Kantor Staf Presiden (KSP) turut membantu melakukan vaksinasi massal anak-anak di SDN Kebon Kosong 09 Kemayoran Jakarta Pusat. Inisiatif itu disambut positif  Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI), Nurkhasanah. Nurkhasanah mengatakan, inisiatif tersebut hendaknya menjadi pemicu Kementerian dan Lembaga (K/L) negara lainnya untuk melakukan hal serupa guna mencapai target vaksinasi anak  tahun ini.

Dalam pernyataannya ia mengakui bahwa prakarsa yang dilakukan para milenial KSP tersebut sangat inspiratif. Pasalnya, untuk merebut hati anak-anak SD usia 6-11 tahun yang menjadi sasaran vaksinasi untuk mencapai target 70% sebagaimana dipatok pemerintah, mau tak mau yang harus terjun langsung adalah kalangan milenial.

“Sebagai anam muda, mereka pasti tahu bagaimana merayu, membujuk anak-anak usia 6-11 tahun. Dan ecara psikologis anak-anak itu pun akan lebih merasa dekat kepada mereka yang relatif muda,” kata Nurkhasanah. Ia tidak membayangkan bagaimana pusingnya personel dari generasi senior manakala harus menghadapi anak-anak yang bermacam ragam tabiat dalam karakter kekanakan mereka.

“Kalau anak-anak muda milenial kan masih bisa enjoy membujuk, mengiming-imingi, bahkan bermain dengan anak-anak SD yang jadi sasaran vaksinasi tersebut,” kata Nurkhasanah.

“Kami sampaikan kepada mereka jangan takut divaksin, biar bisa cepat sekolah dan kumpul lagi dengan teman-teman. Mereka antusias banget kok,” kata Nadhira Nisrina salah satu anak muda KSP. Nadhira adalah salah satu tenaga ahli muda KSP yang bersama rekan-rekannya menggelar vaksinasi massal tersebut. Nadhira mengakui, anak-anak muda di KSP selama ini tidak hanya mendapat  ruang untuk berbagi ide, namun juga berkontribusi langsung dalam mengawal program-program pemerintah.

Nurkhasanah juga mengingatkan bahwa political will dari pimpinan K/L sangat mempengaruhi bagaimana para staf di bawahnya bertindak dan meneladani. Untuk itu ia juga menyatakan salut kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, yang kepemimpinannnya di KSP memungkinkan tumbuh dan berkembangnya iklim partisipatif dan kreativitas.  

“Sebagaimana diakui Nadhira, Pak Moeldoko selaku Kepala Staf Kepresidenan sangat terbuka dengan masukan-masukan anak-anak muda milenial KSP. Mereka diberikan ruang diskusi soal program-program  pemerintah, termasuk vaksinasi anak yang dilakukan Selasa ini,” kata Nurkhasanah.

Baca juga: Pemkot Bandung dan Oneject Gelar Kick Off Vaksinasi Covid-19 ...

Karena itu Nurkhasanah mengingatkan kementerian dan lembaga lain untuk melakukan hal yang sama, yakni mengerahkan staf anak-anak muda milenial mereka untuk menyukseskan tercapainya target vaksinasi 70 persen. Bahkan, kata Nurkhasanah, terbuka peluang baik untuk melakukan kerja sama antarkementerian-lembaga.

“Dengan begitu, jaringan anak-anak muda milenial di berbagai K/L ini bisa bertambah besar dan kuat, siap untuk merespons positif dan mendukung kerja-kerja positif pemerintah,” kata dia.  Ia yakin, cara tersebut juga akan efektif untuk mengikis ego sektoral yang selama ini seringkali dikeluhkan dalam program-program pembangunan lintas kementerian-lembaga.

Sebelumnya diberitakan program vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun dilakukan di SDN Kebon Kosong 09 Kemayoran dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Selain diwajibkan mengenakan masker dan cuci tangan, para siswa SD itu diperiksa suhu dan kondisi kesehatan mereka, sebelum mendapatkan suntikan vaksin.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada KSP, khususnya Bapak Moeldoko, yang sudah mendorong program vaksinasi anak di sekolah kami. Semoga setelah divaksin, kami bisa lebih maksimal menyelenggarakan PTM. Kasihan anak-anak sudah jenuh di rumah,” ujar Kepala SDN Kebon Kosong 09, Lucia Waginem.

Meski anak-anak itu disuntik, pada saat pelaksanaan vaksinasi massal tersebut suasana yang ada justru penuh riang gembira. Anak-anak itu terlihat kian gembira karena mendapat cemilan berupa susu, es krim, dan kue-kue.  (RO/A-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya