Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pemerintah Imbau Masyarakat Tunda Perjalanan ke Luar Negeri

Atalya Puspa
19/12/2021 18:45
Pemerintah Imbau Masyarakat Tunda Perjalanan ke Luar Negeri
Ilustrasi bandara Soekarno-Hatta(ANTARA FOTO/Fauzan )

PEMERINTAH mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran varian omicron yang lebih luas di Indonesia. 

“Indonesia adalah salah satu negara paling aman dari covid-19. Jika kita keluar negeri, maka kita akan keluar dari zona aman menuju zona berbahaya. Jika kembali, nanti akan berpotensi membawa Omicron ke Indonesia dan pastinya akan merusak situasi yang sudah kondusif ini,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan resmi, Minggu (19/12). 

Baca juga: Hasil Karya Pendidikan Vokasi Meluncur ke Pasar Domestik

Pemerintah memprediksi arus balik warga negara Indonesia yang saat ini sudah berada di luar negeri atau yang akan berpergian ke luar negeri dalam seminggu kedepan ini akan mencapai puncaknya di minggu pertama dan kedua Januari seiring dengan berakhirnya liburan Natal dan Tahun Baru.

Ia mengingatkan kepada masyarakat bahwa beberapa negara Eropa, Afrika dan Amerika Serikat saat ini melonjak tajam mencapai rekor tetinggi seiring dengan menyebarnya varian omicron yang memiliki daya tular lima kali lipat dari varian delta.

“Penting sekali bagi kita untuk saling menjaga orang-orang terdekat agar tidak tertular covid-19, terlebih dengan adanya varian Omicron saat ini. Jadi saya tegaskan kembali agar tidak berpergian ke luar negeri dahulu untuk kebaikan kita bersama,” tegasnya.

Nadia juga mengingatkan, varian delta pernah menggiring Indonesia ke rekor tertinggi penularan covid-19 di bulan Mei dan Juni lalu yang mengakibatkan tertekannya fasilitas kesehatan.

Seperti diketahui, hingga kini pemerintah telah mendeteksi adanya tiga kasus konfirmasi varian omicron di tanah air. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya