Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TRANSFORMASI menuju sistem pendidikan digital harus disertai dengan kesiapan dari sisi kebijakan, sumber daya manusia (SDM) pelaksananya serta konten bahan ajar yang akan digunakan, untuk menghasilkan generasi yang berdaya saing di masa datang.
"Semua upaya itu harus bertumpu pada bagaimana kita bisa memanfaatkan semua sumber daya yang kita miliki secara maksimal agar kita mampu beradaptasi dengan era digital saat ini," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat menjadi pembicara kunci dalam Webinar Pendidikan Digital bertema Profil Peradaban Digital Menghadapi Disrupsi Pembelajaran Era Digital, yang digelar secara bersama oleh Kementerian Kominfo, APKASI dan Pemda Kabupaten Kudus Jawa Tengah, Jumat (10/12).
Menurut Lestari, yang terjadi saat ini adalah kemampuan memiliki gawai lebih cepat daripada kita melakukan edukasi penggunaan gawai. Akibatnya, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, ancaman hoaks di berbagai sektor pun mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara kita saat ini.
Menurut Rerie, literasi digital dalam pendidikan harus dibarengi dengan literasi perlindungannya. Jadi, ujarnya, bukan hanya pencapaian peningkatan kemampuan keterampilan digital yang diperoleh, tetapi juga aspek tata krama dalam pemanfaatan gawai itu.
Diakui Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, era industri 4.0 saat ini menyebabkan perubahan perilaku orang dalam keseharian yang juga mengubah tatanan di masyarakat. Lebih dari itu, tambahnya, di masa pandemi Covid-19 guru dipaksa untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh di tengah tekanan ekonomi dan tekanan yang lebih berat lagi dalam bentuk kurangnya keterampilan dalam kemampuan pembelajaran digital.
"Untuk menghadapi situasi saat ini para guru harus mampu menjadi pembelajar yang baik dan menciptakan iklim pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didiknya," ujar Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Daerah Pemilihan II Jawa Tengah itu.
Dalam pola merdeka belajar yang diharapkan oleh pemerintah, Rerie menegaskan, peserta didik diharapkan bisa belajar mandiri, sehingga diperlukan kemampuan setiap guru untuk bisa memberikan pemahaman terhadap suatu hal yang sedang dipelajari siswa. Dengan menerapkan pola tersebut, ujar Rerie, diharapkan hasil dari pengajaran bukan hanya mencapai kemampuan akademik semata, tetapi juga memberikan kecakapan dalam sejumlah bidang yang bermanfaat untuk membangun karakter yang kuat dari peserta didik.
Sehingga dalam pengembangan sistem pendidikan digital, menurut Rerie, harus mengacu pada Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 yang mengamanatkan sejumlah hal yaitu, harus ada tolok ukur dalam penerapan sistem pendidikan.
Pada peta jalan itu, ujarnya, kriteria SDM yang ingin dibangun harus berkarakter, berakhlak mulia dan menumbuhkan nilai-nilai budaya Indonesia serta Pancasila.
Selain itu, harus disusun target-target yang terukur terkait antara lain target angka partisipasi untuk pendidikan dasar, menengah, serta pendidikan tinggi dan hasil belajar yang berkualitas. Lebih lanjut, tambahnya, untuk mewujudkan sejumlah target itu perbaikan kualitas guru, perbaikan kurikulum maupun infrastruktur sekolah, dan mewujudkan distribusi pendidikan yang inklusif dan merata harus dilakukan.
Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 juga mengamanatkan agar pemerintah mendorong reformasi pendidikan yang tidak hanya dapat dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Namun juga mendapatkan dukungan dari kementerian lain, masyarakat, pemerintah daerah dan pihak swasta. (OL-8)
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan redistribusi guru sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan mutu pembelajaran
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan ekosistem digital demi mendukung kreativitas anak bangsa.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai bagian upaya peningkatan minat baca dan literasi generasi penerus bangsa.
DALAM menghadapi ketidakpastian politik internasional, Indonesia harus konsisten mempertahankan sikap sebagai pendukung perdamaian abadi, sesuai amanat konstitusi.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat soroti rendahnya nilai TKA SMA (Matematika 36,10). Desak perbaikan sistem pendidikan & fokus nalar kritis.
Rata-rata orang Amerika mengecek HP 140 kali sehari. Pakar kognitif sarankan teknik Deep Reading untuk lawan misinformasi dan stres akibat doomscrolling.
Media sosial dapat menjadi alat yang efektif untuk membentuk pola pikir generasi muda ke arah yang positif jika digunakan dengan benar dan didukung oleh kesadaran kritis dan bimbingan.
Kombinasi antara kebebasan, etika, dan nilai-nilai Pancasila inilah yang menjadi fondasi masyarakat digital yang sehat, inklusif, dan demokratis.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Cirebon, Selasa (10/12).
Teknologi digital telah berperan besar dalam berbagai situasi, termasuk saat terjadi bencana.
Ismail menjelaskan bahwa pendekatan customer centric menjadi dasar dalam memberikan layanan yang relevan dan tepat sasaran
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved