Kamis 02 Desember 2021, 18:24 WIB

Penanganan Kasus Anak Penderita HIV/AIDS Butuh Aturan Khusus

Yoseph Pencawan | Humaniora
Penanganan Kasus Anak Penderita HIV/AIDS Butuh Aturan Khusus

DOK MI
Ilustrasi

 

BERBEDANYA posisi anak dalam siklus penularan HIV dan kondisi psikologis mereka dibandingkan penderita dewasa membuat dibutuhkannya ketentuan khusus yang mengatur pencegahan dan penanganan penularan di kalangan anak.

Ketua Forum Peduli Anak dengan HIV/AIDS (ADHA) Saurma Siahaan menilai pembedaan tindakan penanganan perlu dilakukan antara penderita HIV/AIDS dewasa dengan anak-anak. "Kami mengusulkan peraturan khusus mengenai Anak Dengan HIV/AIDS (ADHA) ditampung dalam Peraturan Gubernur," kata dia, Kamis (2/12).

Dia menegaskan, kasus ADHA membutuhkan penanganan secara khusus sehingga perlu diatur dalam payung hukum yang khusus pula. Anak-anak harus dikhususkan karena dalam kasus penularan mereka merupakan korban. "Tidak berbuat apa-apa tetapi menanggung akibat," ujar Saurma.

Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Sumut Ikrimah Hamidy menambahkan, Sumut termasuk di dalam daftar daerah dengan kasus AIDS tertinggi di Indonesia. "Sumut menjadi salah satu daerah yang memiliki penderita AIDS terbanyak dengan jumlah sekitar 13.150 orang," terangnya.

Dari jumlah itu laki-laki menjadi yang paling banyak terpapar, yakni sekitar 9.497 orang, sedangkan perempuan sekitar 3.096 orang. Penderita terbanyak adalah mereka yang berada pada rentang usia 19-49 tahun dengan jumlah 11.627 orang. Jumlah itu mencapai 92% dari total penderita di Sumut. "Laki-laki yang paling banyak terpapar adalah mereka yang memiliki mobilitas dan uang," imbuh Ikrimah.

Terpisah, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sependapat dengan apa yang diajukan Saurma. Dia berjanji akan segera mengkaji bentuk aturan yang tepat untuk penanganan kasus HIV/AIDS khusus kalangan anak.

Langkah pertama yang akan dilakukan adalah dengan menyusun rencana aksi daerah pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Sumut. Dengan begitu, daerah di Sumut akan memiliki acuan kegiatan teknis dalam mencegah dan menanggulangi penularan HIV. "Kita akan laksanakan langkah kongkrit dan terukur serta dianggarkan," ujarnya.

Penyusunan rencana aksi daerah tersebut akan diawali dengan menyerap masukan dari berbagai pemangku kewenangan dan pemangku kepentingan terkait. (OL-15)

 

Baca Juga

Ist

Youtuber dengan 10 Ribu Subcriber Miliki Jalur Khusus Masuk UPN Veteran

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 06:00 WIB
Calon mahasiswa dengan prestasi di bidang olimpiade sains, olahraga, dan seni dalam tiga tahun terakhir dapat kemudahan masuk program studi...
Antara

Kasus Positif di Kaltim Bertambah 14 Orang

👤Ant 🕔Jumat 21 Januari 2022, 23:31 WIB
Sedangkan tambahan satu kasus kesembuhan terjadi di wilayah Kutai...
DOK Jago Coffee

Croffle on Wheels, Inovasi Fedwell untuk Pelanggan

👤Widhoroso 🕔Jumat 21 Januari 2022, 23:04 WIB
FEDWELL, salah satu restoran healthy food melakukan inovasi baru dengan menjual croffle dalam layanan mobile dan dapat dibuat langsung di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya