Senin 25 Oktober 2021, 16:55 WIB

Percepat Herd Immunity, Meccaya Dukung Vaksinasi WNI Ekspatriat

Mediaindonesia.com | Humaniora
Percepat Herd Immunity, Meccaya Dukung Vaksinasi WNI Ekspatriat

DOK Meccaya.
Kegiatan tersebut dimulai sejak 20 September 2021 dan akan dijalankan hingga satu tahun ke depan dan dievaluasi setiap bulan.

 

UPAYA penanggulangan pandemi covid-19 terus dilakukan. Tidak hanya pemerintah, berbagai stakeholders termasuk perusahaan turut ambil bagian untuk menciptakan herd immunity sehingga dapat segera membebaskan Indonesia dari virus korona.

Tidak mau ketinggalan, perusahaan pharma dermatology terkemuka di Indonesia PT Meccaya mendukung upaya vaksinasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) repatriat, termasuk WNI ekspatriat, TKI, dan WNI yang melakukan studi di luar negeri. Kegiatan tersebut dimulai sejak 20 September 2021 dan akan dijalankan hingga satu tahun ke depan dan dievaluasi setiap bulan.

Presiden Direktur Meccaya Ricky Surya Prakasa menjelaskan kegiatan tersebut bekerjasama dengan tim kesehatan dari Wisma Atlet Pademangan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Soekarno Hatta, dan Klinik Bunda Aminah Bekasi. Dalam persiapan di lapangan tersebut dihadiri pula oleh Tenaga Ahli Wantimpres Kris Tjantra, Koordinator Karantina Kesehatan Direktorat Surveilans Kemenkes Imran Pambudi, perwakilan Kepala Bidang UKLW KKP Kelas 1 Soekarno Hatta Soekamto.

"Harapan kami vaksinasi ini membantu percepatan vaksinasi covid-19 sehingga penurunan angka covid-19 semakin cepat," ujar Ricky dalam keterangan resmi, Senin (25/10). Ketersediaan vaksin, lanjutnya, dibantu oleh tim Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP kelas 1 Soekarno Hatta sebanyak 500 dosis setiap hari.

Meccaya membantu dalam hal ketersediaan tenaga kesehatan dan peralatan yang dibutuhkan Tim Wisma Atlet Pademangan seperti chiller, standing hand sanitizer, dispenser, bilik untuk hijab, dan shock anafilaktik. "Dalam meningkatkan imunitas tubuh para tenaga kesehatan kami juga memberikan paket untuk nakes yang berisi vitamin D, spirulina, nasal package, betadine caragelose, masker medis, hand sanitizer, Meccadent mouthwash, tisu basah, goodie bag, print jurnal spirulina, print jurnal Caragelose, flyer vitamin D untuk lansia, dan print scan cuci hidung," urai Ricky.

Menurutnya, kegiatan itu disambut antusiasme peserta. Ini terbukti dalam waktu 21 hari pelaksanaan, pihaknya berhasil mejangkau sekitar 1.243 orang WNI repatriat termasuk WNI ekspatriat, TKI, dan WNI studi luar negeri. Namun demikian, masih ada beberapa kendala disebabkan beberapa faktor yaitu para calon peserta menunggu hasil PCR keluar terlebih dahulu baru melaksanakan vaksinasi. Selain itu calon peserta sudah melakukan vaksinasi di negara tujuan. Bahkan ada pula calon peserta yang belum mengetahui pentingnya atau manfaat vaksinasi.

"Oleh karena itu edukasi sangat penting dalam hal ini. Penjelasan mengenai pentingnya vaksinasi perlu dijelaskan kembali kepada peserta sehingga peserta semakin yakin terhadap efektivitas vaksin," jelas Tia selaku Marketing Manager Meccaya. Selanjutnya, untuk mengedukasi calon peserta, Meccaya terus mengajak serta menjelaskan pentingnya vaksinasi serta menjelaskan terkait efektivitas dan efek yang ditimbulkan  kepada calon peserta yang berada di sekitar Wisma Karantina Atlet Pademangan.

Dalam kegiatan edukasi, dijelaskan bahwa vaksin sebagai upaya memutus mata rantai covid-19 dengan membentuk herd immunity dan pentingnya sertifikat vaksinasi terutama bagi orang-orang yang hendak berpergian. "Dengan edukasi yang kami lakukan, kami optimistis dapat mencapai target vaksin 700 per hari," tutup Yulia Anis, Regulatory Compliance Head Meccaya. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 264 Kasus. Angka Jakarta Tertinggi

👤Ant 🕔Minggu 28 November 2021, 23:35 WIB
DKI 51 kasus, lalu di Jateng 33 kasus, Jatim 32 kasus, Riau 26 kasus, serta Jabar 25...
MI/Susanto

Transmisi Televisi Analog Ke Digital Utamakan Kesetaraan

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 28 November 2021, 23:30 WIB
SIARAN televisi analog telah mengudara selama 60 tahun di Indonesia. Namun dalam waktu satu tahun, televisi analog hanya akan menjadi...
MI/Andri Widiyanto

Tak Boleh Arogan, Ormas Harus Taat Hukum

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 28 November 2021, 22:05 WIB
ORGANISASI kemasyarakatan (Ormas) mesti menjadi suri tauladan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara dengan selalu mengamalkan nilai-nilai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya