Sabtu 18 September 2021, 18:35 WIB

Pemerintah Minta Semua Pihak Dukung Pelaksanaan PTM Terbatas

Mediaindonesia.com | Humaniora
Pemerintah Minta Semua Pihak Dukung Pelaksanaan PTM Terbatas

kominfo.go.id
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate

 

Pemerintah meminta semua pihak ikut mendukung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang kian penting dan mendesak untuk menghindarkan generasi muda Indonesia dari learning loss atau penurunan capaian pembelajaran.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menjelaskan, PTM terbatas merupakan upaya menyelamatkan anak-anak Indonesia dari risiko dampak negatif Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara berkepanjangan. Jika tak segera menerapkan PTM terbatas, generasi ini dikhawatirkan akan sangat sulit untuk mengejar ketertinggalan ke depannya.

"Percepatan penuntasan vaksinasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) bisa menjadi dorongan untuk mengembalikan anak ke sekolah secara terbatas," kata Menkominfo Johnny, Sabtu (18/9).

Menurutnya, PJJ yang berkepanjangan bisa berdampak besar dan permanen terhadap para pelajar di Indonesia. Adapun, sejumlah dampak yang sangat diantisipasi, di antaranya putus sekolah, penurunan capaian pembelajaran, dan kesehatan mental serta psikis anak-anak..

"Pandemi COVID-19 telah menyebabkan learning loss yang sangat signifikan. Jika dibiarkan secara jangka panjang, semua ini bisa menjadi risiko yang lebih besar dibandingkan risiko kesehatan," ujar Menkominfo.

Johnny menambahkan, berdasarkan riset yang dilakukan oleh INOVASI dan Pusat Penelitian Kebijakan (Puslitjak) Kemendikbud Ristek, pendidikan di Indonesia sudah kehilangan 5-6 bulan pembelajaran per tahun. Riset Bank Dunia juga menyatakan, dalam kurun waktu 0,8 sampai dengan 1,3 tahun, compounded learning loss dengan kesenjangan antara siswa kaya dengan siswa miskin meningkat 10 persen.

Riset yang sama juga menyatakan bahwa tingkat putus sekolah di Indonesia meningkat sebesar 1,12 persen, di mana angka tersebut 10 kali lipat dari Angka Putus SD Tahun 2019. Bank Dunia memperkirakan, saat ini di Indonesia ada 118.000 anak usia SD yang tidak bersekolah.

"Angka tersebut lima kali lipat lebih banyak daripada jumlah Anak Putus SD Tahun 2019," kata Menkominfo Johnny. (RO/OL-12)

Baca Juga

Ilustrasi

140 Desa di Jabar Sudah Miliki Jaringan Internet

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Oktober 2021, 21:20 WIB
Sebanyak 140 desa di 15 kabupaten di Jawa Barat (Jabar) telah terhubung dengan jaringan internet yang diprakarsaai Lintasarta dalam...
Ist

Kemenkes Terima Bantuan Obat Covid-19 dari PT Soho Industri Pharmasi

👤Eni Kartinah 🕔Senin 25 Oktober 2021, 21:05 WIB
Veklury adalah standar perawatan antivirus untuk perawatan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah...
Antara

Vaksinasi Dosia Dua RI Tertinggal dari Malaysia dan Singapura

👤Ant 🕔Senin 25 Oktober 2021, 21:01 WIB
Meski capaian vaksinasi di Jawa Bali di atas rata-rata nasional, capaian dosis kedua di Jawa Bali masih belum pada level yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Proyek Strategis Terus Melaju

Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah extraordinary agar realisasi PSN dapat berjalan lebih maksimal.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya