Selasa 14 September 2021, 17:10 WIB

Gede Robi: Sampah Plastik akan Meningkat Dua Kali Lipat pada 2025

Mediaindonesia.com | Humaniora
Gede Robi: Sampah Plastik akan Meningkat Dua Kali Lipat pada 2025

MI/Sumaryanto
Gede Robi

 

Musisi sekaligus aktivis lingkungan hidup Gede Robi mengutip data Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton), setiap tahun ada 8 juta ton sampah plastik se-Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Dari jumlah tersebut, 3 juta ton bisa diolah sementara 5 ton tidak terkelola.

"Ada yang dibuang, ditimbun, dibakar, dan 2,6 juta ton dibuang ke aliran sungai," kata pentolan grup Navicula itu dalam jumpa pers virtual The Body Shop, Selasa (14/9).

Robi menambahkan, jika produksi dan konsumsi plastik saat ini masih terus berlanjut, maka diperkirakan jumlah sampah plastik yang salah kelola di Indonesia akan meningkat dua kali lipat pada 2025.

Kemudian, Robi mengatakan bahwa praktik Full Circular Economy merupakan salah satu inisiatif penting yang dapat dilakukan produsen dan industri dalam menjawab tantangan polusi plastik.

"Produsen dan industri harus berinovasi untuk mencapai 100 persen produk plastik yang bisa didaur ulang," ujar Robi.

Oleh karena itu, The Body Shop meluncurkan program "Bring Back Our Bottles (BBOB) 2.0" yang hadir dengan konsep Full Circular Economy dan menyediakan refill station di bawah kampanye #KerenTanpaNyampah.

Executive Chairperson and Owner The Body Shop Indonesia Suzy Hutomo mengatakan, kampanye #KerenTanpaNyampah diharapkan dapat mengurangi 2 juta sampah botol kemasan.

"Kami semakin menyadari untuk mengambil peran aktif dalam menjadi solusi atas isu polusi plastik. Kami ingin mengedukasi dan melakukan kolaborasi serta langkah-langkah inovatif untuk mengatasi isu ini dengan menghadirkan refill station dan penyempurnaan program 'Bring Back Our Bottles 2.0'," jelas Suzy.

Suzy menambahkan, program BBOB yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2008 itu menjadi pionir untuk program pengembalian bekas kemasan kosmetik di Indonesia. Selain itu, The Body Shop juga menjadi penggagas pertama konsep refill station.

"Konsumen dapat membeli kemasan botol aluminium yang dapat diisi ulang sehingga penggunaan kemasan plastik sekali pakai dapat terus dikurangi. Konsumen juga bisa mendapatkan produk The Body Shop dengan harga yang lebih ekonomis," kata Suzy.

Sejauh ini, Suzy mengatakan, The Body Shop telah menerima 9 juta kemasan kosong dari konsumen untuk didaur ulang.

Melalui penyempurnaan program BBOB 2.0 dengan konsep Full Circular Economy, Suzy mengatakan bahwa hasil daur ulang akan kembali ke tangan konsumen berupa barang yang dapat digunakan, seperti tempat sabun dan pocket mirror. Bahkan ke depannya, hasil daur ulang akan menjadi furnitur untuk kepentingan misi sosial. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Sekolah Diminta Optimalkan TIK dalam Pembelajaran

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 19 September 2021, 01:43 WIB
Selain untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, TIK dapat dioptimalkan untuk menciptakan manajemen sekolah yang efektif dan...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Alumni Akpol 1990 Gelar Bakti Sosial dan Vaksinasi

👤Meidiaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 22:17 WIB
Dari lulusan Akabri Angkatan 1990, tercatat 147 alumnus menjadi perwira tinggi. Untuk TNI-AL, tercatat 33 alumnus Akabri 1990 menyemat...
Ist

Dengan Smartphone, Siapapun Bisa Jadi Video Content Creator Handal

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 19:49 WIB
Untuk menjadi content creator, salah syaratnya bagaimana memegang smartphone agar video tidak goyang, kemampuan mengatur...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

AS, Inggris, dan Australia Umumkan Pakta Pertahanan Baru

 Aliansi baru dari tiga kekuatan tersebut tampaknya berusaha untuk melawan Tiongkok dan melawan kekuatan militernya di Indo-Pasifik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya