Selasa 31 Agustus 2021, 23:30 WIB

Ukir Prestasi Majukan Bangsa dengan Karya Ilmiah

Faustinus Nua | Humaniora
Ukir Prestasi Majukan Bangsa dengan Karya Ilmiah

Youtube Media Indonesia
Layar tangkap FGD 'Penelitian dan Inventor Remaja: Resiliensi Generasi Muda dan Bangsa yang Merdeka Selama Covid-19', Selasa (31/8).

 

PANDEMI Covid-19 tidak melulu menghadirkan dampak buruk. Sebaliknya, para generasi muda membuktikan kemampuan mereka untuk bertahan dengan cara kreatif yang berujung pada prestasi.

Pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) 2020 bidang Ilmu Pengetahuan Hayati Christian Agung Novianto mengungkapkan bahwa prestasi yang diraihnya di ajang itu merupakan sebuah persembahan bagi Indonesia.

"Saya punya mimpi-mimpi, terutama karya ilmiah di bidang pangan, ke depan bisa menurunkan angka prevalensi stunting juga jadi mimpi saya. Saya ingin berkontribusi bagi Indonesia terutama karya ilmiah di bidang yang saya ketahui dan saya minati juga," ungkapnya dalam FGD Media Indonesia berjudul 'Penelitian dan Inventor Remaja: Resiliensi Generasi Muda dan Bangsa yang Merdeka Selama Covid-19', Selasa (31/8).

Di tengah kesulitan, dirinya bersama rekan satu timnya Steven Mathias Holm, ingin berkontribusi bagi negara dan masyarakat lewat karya ilmiah. Christian dan Steven yang saat itu terdaftar sebagai siswa SMA Regina Pacis Bogor didapuk sebagai juara pertama LKIR Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati lewat karya penelitian berjudul Sintesis Komposit Mikropartikel GO-CS (Grafena Oksida-Kitosan) sebagai Adsorben Logam Berat.

Menurut Christian, sejak kecil dia sudah memiliki impian di bidang tersebut. Memang banyak yang menilai hal itu sedikit aneh karena karya ilmiah merupakan hal yang rumit dan tidak banyak yang menaruh minat.

Saat SMP, dirinya pertama kali diajak mengikuti lomba karya ilmiah. Meski tidak punya pengalaman, dia terus belajar dari setiap tahap yang dilewatinya bersama para ahli maupun dosen di lab-lab.

"Sejak saat itu saya mulai sangat tertarik pada dunia karya ilmiah. Ketertarikan saya itu berlanjut sampai SMA bahkan kuliah sekarang. Karya ilmiah membuat ada rutinitas di mana satiap tahunnya pasti saya harus berkarya," imbuhnya.

Menjadi juara merupakan kebanggaan tersendiri buatnya. Namun, terlepas dari semua itu dan secara khusus melihat kondisi sulit saat ini, Christian ingin berbuat bagi kehidupan masyarakat luas lewat karya-karyanya ke depan. (H-2)

Baca Juga

Antara/Irwansyah Putra

Luhut : 4 Provinsi Tercatat 0 Kasus Kematian, Vaksinasi Lansia Berperan 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:33 WIB
"DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta dan Bali mencatat nol kematian. Provinsi lain di Jawa Bali hanya mencatat kurang 5 kematian...
dok. Kemenparekraf

Sandiaga : Bogor Jadi Aset Penting Pengembangan Parekraf 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:27 WIB
Kemenparekraf terus memberikan dukungan dan fasilitasi bagi para pelaku ekonomi kreatif di 17...
Antara

Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali Hingga Tiga Pekan

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:19 WIB
Perpanjangan PPKM di luar wilayah Jawa-Bali akan dimulai pada 19 Oktober hingga 8 November. Nantinya, pemerintah mengevaluasi kebijakan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya