Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang sudah berlangsung 1,5 tahun telah berdampak buruk bagi kehidupan. Betapa tidak? Covid-19 telah merenggut puluhan ribu nyawa manusia di Indonesia. Banyak putra-putri yang masih membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan pembiayaan sekolah terpaksa harus menjadi yatim piatu karena orang tua mereka menjadi korban.
Sebagai bentuk empati, perhatian, dan kasih sayang, maka dengan samangat 'Teologi al-Ma’un', yang mengajarkan bahwa tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah, teologi yang menyuruh kita untuk peduli dengan cara memberi kepada yang membutuhkannya, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meluncurkan sebanyak 142 beasiswa yang bersifat khusus (khos), untuk putra-putri lulusan MA/SMA/SMK yang ditinggal wafat salah satu atau kedua orang tua karena terpapar covid-19.
Baca juga: Lamongan Berikan Beasiswa hingga S2 bagi Penghafal Alquran
Ditegaskan Rektor UMJ Ma’mun Murod Al-Barbasy, bahwa pemberian 142 Beasiswa Yatim Piatu semata sebagai bentuk kepedulian, empati, dan kasih sayang UMJ (Muhammadiyah) kepada putra-putri Indonesia yang ditinggal orang tua akibat covid-19, namun masih memiliki semangat untuk melanjutkan studi lanjut di perguruan tinggi.
“Program ini (142 Beasiswa Yatim Piatu) bukan soal gagah-gagahan. Ini murni urusan kemanusiaan. Urusan empati dan peduli. Dan kalau yang melakukan institusi pendidikan seperti UMJ yang merupakan Amal Usaha Muhammadiyah, bukan merupakan hal yang aneh. Muhammadiyah selama ini sudah terbiasa memberi, berta’awun kepada sesama. Terlalu banyak yang sudah diberikan Muhammadiyah untuk bangsa Indonesia, termasuk dalam hal penanganan covid-19. Jadi kalau UMJ memberikan 142 Beasiswa Yatim Piatu juga hal biasa saja,” ujarnya
Sementara Wakil Rektor III Misriandi menjelaskan bahwa pemberian sebanyak 142 Beasiswa Yatim Piatu merupakan penggabungan angka 76 dan 66. “Angka 76 merupakan usia kemerdekaan Indonesia yang setiap tanggal 17 Agustus diperingati. Sementara angka 66 merupakan Milad UMJ yang diperingati setiap 8 Dzulhijjah menurut hitungan qomariyah atau 18 November menurut hitungan syamsiyah. Maka dengan semangat HUT RI ke-76 dan Milad UMJ ke-66, UMJ meluncurkan program 142 beasiswa yang secara khusus diperuntukan bagi putra-putri lulusan MA/SMA/SMK yang berstatus yatim, piatu atau yatim piatu,” ujar Misriandi.
Sebelumnya, terkait dengan Covid-19, UMJ juga meluncurkan beasiswa untuk meringankan beban para orang tua yang hendak melanjutkan studi putra-putri mereka ke jenjang perguruan tinggi. Selain program beasiswa yang selama ini sudah berjalan, menyikapi covid-19, UMJ telah menawarkan dua model beasiswa.
Pertama, beasiswa yang diperuntukan untuk siswa-siswi alumni MA/SMA/SMK Muhammadiyah, kader dan keluarga Persyarikatan Muhammadiyah berupa pemotongan biaya kuliah sebesar 50% untuk Semester I sampai III dan untuk Semester IV sampai VIII pemotongan sebesar 30%. Kedua, beasiswa yang bersifat umum yang diperuntukan untuk semua putra-putri lulusan MA/SMA/SMK berupa pemotongan uang kuliah sebesar 50% untuk Semester I dan II. (Che/A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved