Jumat 30 Juli 2021, 20:23 WIB

Kolaborasi Technoplast-Halodoc Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
Kolaborasi Technoplast-Halodoc Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Dok. technoplst
Kotak vaksin buatan technoplast digunakan dalam program vaksinasi di Surabaya

 

LAYANAN vaksinasi kini menjadi tulang punggung utama dalam upaya mempercepat target kekebalan kelompok di Indonesia. Presiden Joko Widodo bahkan wanti-wanti untuk semua pihak agar berpartisipasi dalam memberikan layanan vaksinasi Covid-19 di seluruh tanah air. 

Saat ini, sudah lebih dari 19,6 juta masyarakat Indonesia yang telah mendapat vaksin Covid-19 secara penuh, dan lebih dari 46,2 juta jiwa yang menerima dosis pertama. 

Pada tingkat lapangan, pelayanan vaksinasi Covid-19 menjadi kunci strategi pencapaian kekebalan komunal dengan target lebih 180 juta akseptor vaksin menjadi pilihan Kementerian Kesehatan dalam mengakhiri mimpi buruk kesehatan dunia saat ini. 

Target 1 juta vaksinasi per hari masih akan terus digenjot pemerintah khususnya di saat adanya lonjakan penularan kasus saat ini. Belum lagi diperburuk banyaknya informasi tidak akurat terkait vaksin oleh pihak yang tidak bertanggung jwab. 

Sektor swasta juga tidak berpangku tangan, Technoplast dan Halodoc merupakan contoh nyata kolaborasi anak negri yang secara berkelanjutan terus hadir melayani masyarakat dan menjadi mitra setia pemerintah. Realisasi kolaborasi diwujudkan Technoplast dengan mendukung penuh aktivitas pelayanan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan Halodoc. 

Hingga saat ini, inisiatif itu telah melayani sekitar ratusan ribu akseptor vaksin yang tersebar di 8 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia. Technoplast menyediakan pasokan kebutuhan Insulated Vaccine Carrier (IVC) atau boks vaksin untuk semua sentra pelayanan vaksin Halodoc guna memastikan kualitas dan keamanan vaksin selama proses pelayanan vaksinasi.

Direktur PT Trisinar Indopratama (Technoplast) Ellies Kiswoto memuji langkah inovatif serta konsistensi Halodoc dalam melayani masyarakat serta keterbukaan dalam menciptakan kolaborasi bersama Technoplast yang sudah dimulai sejak pelayanan vaksinasi di Kota Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu yang lalu. 

Baca juga : Quicktest Dukung Percepatan Tracing Covid-19 di Indonesia

IVC Technoplast merupakan hasil inovasi dalam negri, yang membuktikan bahwa kebutuhan boks vaksin dapat dipenuhi oleh produsen dalam negri dan tidak memerlukan impor. Bahkan belum lama ini, Technoplast melengkapi kotak vaksin dengan teknologi Internet on Things (IoT) bersama Telkom Indoneisa. 

"Technoplast berkomitmen untuk senantiasa mendukung Halodoc sekaligus pemerintah dalam misi memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19, sehingga layanan ini mampu dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat serta disaat yang sama memastikan keamanan, efektivitas, dan kualitas vaksin selama proses vaksinasi hingga penyimpanan." Ujar Ellies.

Halodoc bersinergi lewat kolaborasi pemangku kepentingan berbasis pentaheliks seperti tertuang dalam UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana Non-Alam, dimana dunia usaha merupakan bagian sentral dan tidak terpisahakan dari upaya bersama pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19 saat ini. Ditambah lagi, prinsip 3K yakni komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan pemerintah dan satgas di daerah. 

VP Government Relation & Corporate Affairs Halodoc Adeline Hindarto menjelaskan pentingnya keterbukaan semua pemangku kepentingan dalam mengusahakan ruang kolaborasi untuk menghasilkan inovasi bernilai tambah bagi masyarakat.

"Halodoc percaya kolaborasi adalah cara paling efektif dalam memberikan solusi berkelanjutan di masa pandemi saat ini. Untuk itu, kami mengapresiasi dukungan para pihak terhadap pelaksanaan layanan vaksinasi covid-19 gratis bagi masyarakat. Dengan dukungan teknologi IVC dari Technoplast, kami dapat menjaga keamanan serta kualitas vaksin yang diterima masyarakat di seluruh sentra vaksin kami karena disimpan di suhu sesuai dengan ketentuan yang berlaku", ujar Adeline

Secara bersama-sama Technoplast dan Halodoc mendorong masyarakat yang masih belum menerima vaksin Covid-19, saat ini masih tersedia layanan vaksinasi Halodoc yang didukung oleh IVC Technoplast sentra layanan vaksinasi Halodoc di Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan yang dapat diakses melalui aplikasi Halodoc kapan saja dan dimana saja. 

Selain itu, selalu pilih referensi informasi yang terpercaya dan manfaatkan layanan kesehatan digital yang dapat membantu bila ada gejala yang timbul. Kabar baiknya menurut Kementerian Kesehatan RI ada empat provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Bali, dan Sulawesi Utara sudah mencapai cakupan vaksinasi diatas 50%, harapannya banyak wilayah-wilayah juga mencapai hal yang sama dalam waktu dekat ini. (RO/OL-7)

Baca Juga

AFP/AMER HILABI

Pandemi Terkendali, Kemenag Sambangi Dubes Arab Saudi Terkait Izin Umrah

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Kamis 23 September 2021, 13:30 WIB
Pemerintah Arab Saudi diharap segera mencabut suspend dan memberi kesempatan kepada jemaah umrah Indonesia untuk bisa berangkat ke Tanah...
ANTARA/SYIFA YULINNAS

Pemerintahan Digital dapat Percepat Kerja di Bidang Lingkungan Hidup

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 23 September 2021, 13:05 WIB
Dengan terbukanya sistem pelaporan, masyarakat bisa dengan mudah mengakses portal pengaduan yang dibuka oleh...
MI/Rudi Kurniawansyah

Ada Klaster Sekolah, DPR Minta PTM Tetap Berlanjut

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 23 September 2021, 12:58 WIB
"Karena itu publik harus mengetahui bahwa salah satu jalan terbaik dalam mengurangi learning loss adalah PTM ini tetap...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sarjana di Tengah Era Disrupsi

Toga kesarjanaan sebagai simbol bahwa seseorang memiliki gelar akademik yang tinggi akan menjadi sia-sia jika tidak bermanfaat bagi diri dan orang banyak di era yang cepat berubah ini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya