Selasa 20 Juli 2021, 22:00 WIB

Pengamat: Perpanjangan PPKM Memang Diperlukan

Mediaindonesia.com | Humaniora
Pengamat: Perpanjangan PPKM Memang Diperlukan

ANTARA/Muhammad Adimaja
Petugas memeriksa identitas pengendara sepeda motor dalam rangka PPKM Darurat di Jalan Raya Bogor, Jakarta, Jumat (2/7).

 

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Dr. Slamet Rosyadi mengatakan keputusan pemerintah untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat memang sangat diperlukan untuk mengendalikan mobilitas penduduk.

"Perpanjangan PPKM darurat memang sangat diperlukan untuk mengendalikan mobilitas penduduk yang berpotensi meningkatkan angka positif COVID-19," katanya di Purwokerto, Banyumas, Selasa (20/7).

Dia menambahkan bahwa kebijakan tersebut juga akan memberikan kesempatan kepada rumah sakit dan tenaga kesehatan agar tidak mendapatkan beban dan tekanan kerja yang makin berat. "Bagaimanapun pihak RS dan nakes adalah garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan para pasien COVID-19. Konsekuensinya, mereka menjadi subjek yang paling rentan tertular," katanya.

Dengan demikian, kata dia, dengan adanya keputusan perpanjangan PPKM darurat diharapkan beban dan tekanan kerja rumah sakit dan tenaga kesehatan akan sedikit berkurang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan PPKM darurat hingga 25 Juli dan akan melakukan pembukaan secara bertahap mulai 26 Juli 2021.

"Karena itu jika tren kasus terus mengalami penurunan maka 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap," kata Presiden Jokowi dalam pernyataan yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Selasa malam.

Pemerintah telah menerapkan PPKM darurat di provinsi-provinsi di Pulau Jawa-Bali serta 15 kabupaten/kota di luar Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021.

"Penerapan PPKM darurat yang dimulai tanggal 3 Juli 2021 yang lalu adalah kebijakan yang tidak bisa kita hindari yang harus diambil pemerintah meskipun itu sangat-sangat berat," ungkap Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, PPKM darurat diterapkan untuk menurunkan penularan COVID-19 dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Ilustrasi

Epidemiolog: Tidak Ada Hubungan Hepatitis Akut dengan Vaksin Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Senin 16 Mei 2022, 14:11 WIB
“Perlu kita pahami dan juga kita sebarkan kepada masyarakat bahwa hepatitis yang masih tidak diketahui penyebabnya ini bisa dikatakan...
Ist/Sematic-scholar

Virus Hendra Bisa Mengancam Kuda dan Manusia

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 16 Mei 2022, 14:02 WIB
Virus Hendra (HeV) merupakan berasal dari kelelawar dan sudah terjadi pada 1994 dan 2016 yang menularkan ke kuda dan...
ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Pawai Waisak Nasional Ribuan Umat Buddha Bergerak Menuju Candi Borobudur

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 16 Mei 2022, 13:54 WIB
Prosesi pawai mengiringi api suci, air berkah dan hasil alam itu diikuti berbagai majelis Buddha di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya