Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Lembaga Demografi Universitas Indonesia Turro S. Wongkaren menekankan pentingnya resiliansi komunitas dalam menghadapi covid-19. Masyarakat yang berbudaya dan religius memiliki potensi yang besar untuk melakukan hal tersebut.
“Meskipun banyak definisi tentang resiliensi, saya menyimpulkannya ke dalam dua kata; lentur dan lenting. Lentur dapat diartikan sebagai kemampuan fleksibilitas dalam bereaksi dengan keadaan, sedangkan lenting ialah kemampuan untuk kembali ke posisi semula—kemampuan untuk bounceback, setelah melentur,” ujarnya. kata Turro dalam keterangan resmi yang dikutip dari laman resmi Universitas Indonesia, Minggu (18/7).
Ia menyatakan, tingkat kelenturan atau penerimaan keadaan dalam resiliensi dari orang-orang Indonesia sebenarnya cukup tinggi. Pasalnya, hal tersebut berkaitan dengan aspek identitas religius dan budaya yang telah dianut oleh masyarakat sejak dahulu kala.
Menurutnya, masyarakat Indonesia itu sangat ahli melakukan performance, antara persona (kepribadian) front stage dan persona back stage. Di back stage mereka dapat merasakan sedih ataupun perasaan negatif lainnya, akan tetapi pada front stage mereka menampilkan bahwa mereka selalu senang dan tidak ada masalah yang terjadi.
Hal lain yang ia sampaikan adalah tentang faktor pembentuk tekanan individu di masa pandemi ini, yaitu kekhawatiran. Kekhawatiran yang hadir dengan tidak menentu dan tidak diketahui sumbernya dapat menjadi akar dari tekanan yang dapat membahayakan keadaan seseorang.
"Kekhawatiran tersebut bilamana dikenali atau diarahkan ke bentuk proposional dapat membuat seorang individu lebih kuat dan adaptif terhadap perubahan yang mendadak. Orang-orang yang mampu melampui situasi ini adalah orang yang resilien, orang yang memiliki ketangguhan," bebernya.
Lantas, ia memaparkan, dalam situasi ini, resiliensi dimaknai sebagai kemampuan untuk bertahan dalam keadaan sulit serta berusaha untuk belajar dan beradaptasi pada keadaan tersebut, lebih dari itu untuk bangkit menjadi manusia yang lebih kuat, gigih, tangguh dan kreatif.
"Kondisi pandemi dapat dipergunakan oleh pribadi yang sehat secara mental untuk menghadapi tantangan dengan bangkit dan berusaha untuk menjadi diri yang lebih tangguh, tidak mudah menyerah, kuat, tabah, dan juga kreatif mencari solusi atas setiap masalah yang menghampiri," pungkas dia. (H-1)
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
EP Ramadhan Ya Ramadhan dari Firman Siagian ini diharapkan dapat menjadi teman setia bagi pendengar dalam menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.
Lody Natasha dan Sasty Laksamana harus menaklukkan medan sepanjang 2.400 kilometer (km) di Thailand dimulai dari Surat Thani, Hua Hin/Cha-am, dan berakhir di Kanchanaburi.
SUTRADARA Hadrah Daeng Ratu menyutradarai film drama romansa religi terbaru berjudul Pantaskah Aku Berhijab yang dibintangi Bryan Domani dan Nadya Arina.
Biasanya film Indonesia religi ini akan rilis di bioskop pada momen-momen tertentu. Bahkan, dalam momentum tersebut ada juga film Indonesia religi yang kerap kali tayang di televisi.
FILM horor religi Kiblat produksi Leo Pictures akan segera tayang. Film ini disutradarai Bobby Prasetyo, skenarionya ditulis Lele Laila, dan dibintangi Yasmin Napper, Arbani Yasiz, Ria Ricis
Lagu Lebaran yang dinyanyikan All Artist Dua Suara Media diciptakan langsung oleh Pepep ST12.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved