Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
FENUGREEK (Trigonella foenum-graecum) adalah tanaman herbal yang tingginya sekitar 2–3 kaki (60–90 cm). Herbal ini memiliki daun hijau, bunga putih kecil, dan kulit polong yang berisi biji kecil berwarna coklat keemasan.
Selama ribuan tahun, tanaman herbal ini digunakan dalam pengobatan alternatif Tiongkok untuk mengobati berbagai macam kondisi kulit dan banyak penyakit lainnya. Fenugreek juga menjadi bahan umum dalam masakan India serta sering kali dikonsumsi sebagai suplemen.
Tanaman herbal ini juga memiliki banyak manfaat kesehatan, diantaranya:
1. Menurunkan Gula Darah
Biji fenugreek telah dipelajari ternyata memiliki manfaat dalam meningkatkan kontrol glukosa darah pada penderita diabetes. Dengan mengonsumsi 10 gram biji herbal ini yang direndam dengan air panas perkembangan dari pradiabetes menjadi diabetes tipe 2 pun dapat dikontrol.
Belum ada penelitian spesifik yang menunjukkan potensi pengobatan diabetes dengan herbal ink, namun diduga fenugreek mengandung senyawa yang mampu memperlambat laju pencernaan, penyerapan karbohidrat, serta gula.
Selain itu, Fenugreek juga dipercaya dapat meningkatkan produksi insulin untuk membantu penyerapan gula dalam tubuh.
Baca juga : 10 Manfaat Kunyit Hitam untuk Kesehatan dan Cara Memilihnya
2. Produksi ASI
Teh biji fenugreek atau pil biji fenugreek adalah pengobatan tradisional yang populer untuk merangsang peningkatan produksi ASI.
Meskipun belum ada penelitian yang membahas tentang dampak langsung dari konsumsi fenugreek bagi kelancaran ASI. Namun sebagian besar masyarakat percaya bahwa fenugreek merupakan super food yang sangat efektif untuk meningkatkan kuantitas ASI pada ibu menyusui.
Dalam Biji fenugreek terdapat zat phytoestogen, komponen zat yang mirip dengan hormon estrogen pada perempuan. Hormon tersebut yang berfungsi untuk meningkatkan kepadatan sel-sel di payudara untuk laktasi.
Phytoestrogen pada fenugreek diduga juga sangat efektif menstimulasi payudara untuk menghasilkan ASI.
3. Obat Pereda Nyeri Menstruasi
Sebagian perempuan kerap mengalami nyeri saat menstruasi atau yang biasa disebut dismenore. Nyeri menstruasi ini biasanya akan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Namun, ternyata ada treatmen alternatif untuk mengatasi nyeri tersebut, yaitu dengan mengonsumsi biji fenugreek. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa biji fenugreek memiliki efek antispasmodik yang dapat meredakan ketegangan otot rahim, sehingga mampu meringankan rasa nyeri saat periode menstruasi tiba.
4. Meningkatkan Testosteron dan Libido
Pada pria suplemen fenugreek ternyata juga memiliki manfaat penting salah satunya adalah untuk meningkatkan kadar testosteron.
Beberapa penelitian menyatakan bahwa herbal ini juga memiliki efek yang menguntungkan pada pria, salah satunya adalah penelitian dari Phytotherapy Research yang menyatakan bahwa dengan rutin mengonsumsi 600 mg ekstrak fenugreek selama 6 minggu seorang pria akan mengalami peningkatan gairah seksual yang tinggi. (OL-7)
Wacana herbal Indonesia menjadi produk unggulan sebenarnya telah muncul sejak 2000.
Penggunaan dan kepemilikan merek Kutus Kutus kini memiliki kepastian hukum final setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Niaga Surabaya.
Pengembangan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) harus didukung. Itu karena TSTH2 merupakan bagian dari langkah mewujudkan ketahanan pangan.
Kolaborasi itu mempertemukan dunia akademik, terutama hasil riset herbal dan kosmetika UGM, dengan industri.
Vmalety, jamu herbal berbentuk serbuk dengan rasa mixberry yang menyegarkan.
PAFI Kabupaten Kaur menekankan pentingnya penelitian ilmiah untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat herbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved