Minggu 23 Mei 2021, 11:44 WIB

Warnai Dunia Pariwisata, Bakti Kominfo Sukses Gelar Pameran Foto

mediaindonesia.com | Humaniora
Warnai Dunia Pariwisata, Bakti Kominfo Sukses Gelar Pameran Foto

Ist
Beberapa foto dari lomba Foto Adventure Tourism dan dipamerkan.

 

INDONESIA bisa menjadi salah satu destinasi wisata dunia pasca pandemi Covid-19. Sebab, Indonesia memiliki alam dan budaya dengan karakteristik khas.

Hal itu deal untuk tujuan eksplorasi adventure travel karena keunikan experience berbeda yang luar biasa bervariasi serta banyak dilakukan di daerah terpencil yang merupakan daerah penerima manfaat sambungan internet berkecepatan tinggi Bakti Kominfo.

"Kami menangkap perubahan mendasar tren wisata dunia pasca pandemi Covid-19. Mereka mencari experience berbeda. Berada di alam untuk menikmati wisata petualangan. Masuk di daerah terpencil dan peduli terhadap pelestarian lingkungan," ungkap Direktur Layanan TI untuk Masyarakat dan Pemerintah Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Bakti Kominfo) Danny Januar Ismawan dalam keterangannya, Sabtu (22/5).

Setali tiga uang dengan tren global, Indonesia memiliki banyak potensi Adventure Tourism yang tersembunyi. Eksotis dan sangat memanjakan adrenalin melalui trekking hingga pendakian gunung. Bagi penikmat wisata bahari, juga ditawarkan spot terbaik untuk surfing, snorkelling, bahkan diving. Tetap seru untuk menyalurkan hobi memancing atau berswafoto ria.

Meski demikian, potensi luar biasa tersebut jarang menyentuh grid 20 besar wisata petualangan dunia. Penyebab diantaranya, surga adventure tersebut belum teridentifikasi secara optimal.

Atas kondisi tersebut, Bakti Kominfo yang telah membangun infrastruktur telekomunikasi dan internet berkecepatan tinggi hingga daerah terpencil, sukses menggelar Lomba Foto Adventure Tourism bagi Masyarakat Umum dan Pelaku Usaha Pariwisata serta menggelar pameran foto bertajuk, People, Products and Places of the Lesser-Known Indonesia.

Kegiatan yang menyambungkan hulu (Indonesia) dan hilir (dunia) adalah juga untuk memanfaatkan jaringan telekomunikasi yang sudah digelar tersebut dalam rangka mengidentifikasi serta mempersiapkan destinasi adventure tourism yang berkelanjutan.

"Potensi alam yang luar biasa tentu harus dioptimalkan. Untuk itu, Bakti Kominfo banyak membangun infrastruktur telekomunikasi dan internet berkecepatan tinggi di daerah terpencil. Dan, jaringan internet berkecepatan tinggi Bakti Kominfo harus digunakan secara positif," terang Danny.

Mendukung potensi daerah dan memudahkan mobilitas wisatawan, Bakti Kominfo menyediakan kapasitas satelit sebesar 21 Gbps. Infrastruktur jaringan tulang punggung serat optik Palapa Ring sepanjang 12.229 Km. Sepanjang 2021, Bakti Kominfo akan membangun 4.200 BTS di seluruh pelosok negeri. Jumlahnya dinaikkan 3.704 BTS pada 2022 nanti.

"Setelah infrastruktur telekomunikasi daerah digelar,  pengembangan selanjutnya adalah pembangunan ekosistem pemanfaatan jaringan internet daerah.  Dalam konteks pariwisata hal ini dapat digunakan untuk mendukung pengembangan Adventure Tourism. Keinginannya adalah hingga pelosok negeri, sipapun bisa menikmati fasilitas komunikasi dan internet berkecepatan tinggi secara maksimal. Untuk itu, potensi pariwisata daerah perlu dipetakan melalui user generated content terbaiknya," jelas Danny lagi.

Menyempurnakan potensi Adventure Tourism, Bakti Kominfo menggelar Pameran Foto yang berlangsung antara tanggal 10-24 May dan menampilkan hasil dari Lomba Foto Adventure Tourism pada 3-26 Maret 2021 yang lalu. Pesertanya tersebar merata pada 34 provinsi.

Digelar selama 3 pekan, lomba ini mampu mengumpulkan sekitar 2.499 foto dari berbagai daerah di Indonesia. Bersumber dari 756 destinasi wisata, desa, dan kecamatan yang menginduk pada 259 kabupaten/kota.

"Kami mengajak peran aktif masyarakat di dalam memanfaatkan fasilitas telekomunikasi dan internet berkecepatan tinggi. Kami memberikan ruang kreatif yang besar melalui Pameran dan Lomba Foto Adventure Tourism Bakti Kominfo. Respons publik sangat luar biasa. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya foto yang masuk dengan caption dan foto yang menarik," terang Danny.

Menguatkan pengembangan SDM pada destinasi adventure tersebut, lomba foto dibagi menjadi kategori masyarakat umum dan pelaku usaha pariwisata mikro, kecil, dan menengah.

Sebanyak 50 peserta dengan foto terbaik dari masing-masing kategori telah mendapatkan pelatihan fotografi sesuai kategori masing-masing serta diberikan kesempatan untuk mengambil gambar kembali untuk memenagkan hadiah utama serta memamerkan hasil karya mereka pada lomba Foto Adventure Tourism bertemakan People, Products and Places of the Lesser-known Indonesia.

Sehingga di harapkan, melalui lomba ini  akan lahir influencer-influencer daerah dan terbentuk ekosistem digital pelaku usaha pariwisata yang saling mengisi dan siap memperkenalkan seluruh potensi yang ada di daerahnya. 

“Harapan tersebut sejalan dengan keinginan untuk menciptakan pariwisata yang bertanggung jawab (responsible tourism) dan berkelanjutan (sustainable) yang peduli terhadap pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi masyarakat lokal serta memanfaat teknologi digital," lanjutnya lagi. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

Kasus Covid-19 Nasional Bertambah 1.831 Orang

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 22:40 WIB
Sedangkan, untuk kasus aktif bertambah 754 sehingga menjadi 13.968...
Antara

Ibu Hamil dan Menyusui Harus Berhati-Hati dalam Memilih Skincare

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 22:24 WIB
Penggunaan bahan tertentu pada produk skincare, tidak langsung terdeteksi melalui USG dan dikhawatirkan mengganggu perkembangan otak...
Antara

Menkes: Berantas Narkoba, Wujudkan Generasi Unggul

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:10 WIB
Pemuda merupakan generasi penerus bangsa, yang berperan penting dalam program pembangunan negara. Pada 2030, Indonesia akan mencapai bonus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya