Selasa 11 Mei 2021, 10:04 WIB

Kemenparekraf Targetkan Cetak 244 Desa Wisata Mandiri hingga 2024

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Kemenparekraf Targetkan Cetak 244 Desa Wisata Mandiri hingga 2024

ANTARA/Iggoy el Fitra
Pengunjung berada di desa wisata Tungkal Selatan, Kota Pariaman, Sumatra Barat.

 

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan sebanyak 244 desa wisata tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri hingga 2024.

Pengembangan desa wisata dinilai merupakan langkah dalam hal pemenuhan indikator prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, dalam rapat pimpinan yang digelar pada Senin (10/5), mengatakan akan menindaklanjuti pengembangan desa wisata mandiri dengan pendekatan fungsi, yakni pendekatan fungsi aspek produk dan layanan, aspek pemberdayaan masyarakat, serta aspek pemasaran dan produk.

Baca juga: Tetap Ingin Berlibur Saat Lebaran? Ini Kiat-Kiat Agar Aman

Pendekatan fungsi dari aspek produk dan layanan akan difokuskan pada beberapa program di antaranya sertifikasi desa wisata berkelanjutan, membuat paket wisata inovatif, mengidentifikasi, dan pengembangan potensi 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksebilitasi).

"Lalu, pada aspek pemberdayaan masyarakat, salah satu program yang akan dilakukan adalah melakukan pendampingan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) serta penguatan lembaga pengelola desa," ucap Angela dalam keterangan resmi, Selasa (11/5).

Kemudian, pada aspek pemasaran dan penjualan, lanjutnya, ialah pendekatan supply dan demand dengan menyediakan produk dan pemasaran penjualan.

Lebih lanjut, Angela menyampaikan, dalam pendekatan fungsi 3 aspek tersebut tidak hanya menekankan pada sektor wisatanya saja namun juga dibarengi dengan produk ekonomi kreatifnya.

"Jadi, tidak hanya desa wisatanya saja, tapi produk ekonomi  kreatifnya juga perlu masuk," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar desa-desa wisata yang ada di Indonesia dapat menghadirkan produk unggulan yang otentik sesuai dengan potensi daerahnya masing-masing.

"Kita all out sehingga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif itu bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi kita dan menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

dok.PPI

Optimalisasi Kerjasama Insinyur dan Dokter untuk Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 18 Juni 2021, 20:45 WIB
PENINGKATAN kerjasama antara insinyur dan dokter maupun para pelaku di dunia kesehatan,  dapat mempercepat penanggulangan permasalahan...
KBRI Singapura

Dubes Singapura: Promosi Wisata Indonesia Juga Perlu Peran Masyarakat

👤Nur AIvanni 🕔Jumat 18 Juni 2021, 20:07 WIB
Suryopratomo mengapresiasi kreativitas dan kegigihan diaspora Indonesia yang tergabung dalam tim buku 10 New Bali untuk mempromosikan...
Ist/DPR

46 Anggota DPR RI dan Staf Terpapar Covid-19

👤 Cahya Mulyana 🕔Jumat 18 Juni 2021, 19:46 WIB
Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan sebanyak 46 anggota DPR dan stafnya terpapar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Haru Biru King Christian

Di timnas Denmark, sosok berjuluk ‘King Christian’ telah menjadi sosok kunci sejak penampilan pertamanya pada 2010, membuat 109 penampilan dan mencetak 36 gol.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya