Selasa 11 Mei 2021, 09:19 WIB

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Laut Jawa

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Laut Jawa

ANTARA/ AHMAD SUBAIDI
Anak-anak bermain di pantai saat terjadi gelombang tinggi di pantai Meninting, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, NTB, Sabtu (10/4/2021)

 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) merilis peringatan dini potensi gelombang tinggi pada 11-13 Mei 2021 yang akan terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Timur Laut - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa, perairan selatan Jawa - P. Sumba, Laut Banda dan Laut Arafuru," kata kata Deputi bidang Klimatologi BMKG Herizal dalam keterangannya Selasa (11/5).

Baca juga: Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Pria Meninggal Akibat Vaksin Covid

Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter (sedang) yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Kep. Simeulue - Nias, perairan Bengkulu, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rote, Laut Sawu, Laut Timor, Selat Sumba bagian barat, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan.

Selat Makasar bagian selatan, Laut Sumbawa, perairan Kep. Selayar, perairan Bau-Bau dan Wakatobi, Laut Flores bagian timur, perairan Manui - Kendari, Laut Banda, perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, perairan selatan Kep. Kai - Aru, Laut Arafuru, perairan utara P. Biak, Samudra Pasifik utara Papua

Beberapa wilayah perairan lainnya juga berpotensi mengalami gelombang lebih tinggi dengan kisaran 2,5 - 4 meter (tinggi). Wilayah perairan tersebut di antaranya adalah perairan barat Kep. Mentawai, perairan barat P. Enggano - Lampung, Selat Sunda bagian selatan dan barat, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai - Lampung, perairan selatan Jawa - Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa - NTT.

BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).

Kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).

"Kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-3)

Baca Juga

AFP/JUSTIN TALLIS

Penyelenggaraan Piala Eropa Jadi Contoh Konkret 'Herd Immunity'

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 13:30 WIB
KOMPETISI Piala Eropa atau Euro 2020 yang dilaksanakan tahun ini menjadi contoh konkret bentuk kekebalan komunitas atau 'herd...
Antara

311 Perawat Meninggal Akibat Covid-19, PPNI: Tertinggi di Jatim

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 12:50 WIB
Sebanyak 311 perawat meninggal dunia akibat Covid-19. Data tersebut dikumpulkan PPNI sejak November 2020-18 Juni...
Ist/KLHK

KLHK Bentuk Satlakwasdal, Kawal Implementasi UU Cipta Kerja

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:41 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan penerbitan UU Cipta Kerja ini dalam rangka mendorong perluasan kesempatan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pungli Tetap Marak Pak Satgas!

Pungli di berbagai layanan publik terus menjadi masalah yang dialami masyarakat, bahkan di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya