Jumat 30 April 2021, 11:26 WIB

Mualaf Mentawai Pelajari Tips Puasa Berkualitas Bersama Dai Baznas

mediaindonesia.com | Humaniora
Mualaf Mentawai Pelajari Tips Puasa Berkualitas Bersama Dai Baznas

Ist
Dai Mualaf Center Baznas Ustaz Ramdani Saadillah menyampaikan beberapa tips dan cara agar ibadah puasa menjadi berkualitas.

 

DAI Mualaf Center BAZNAS menggelar pengajian jelang berbuka puasa untuk mualaf di Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai Sumatera Barat, pada Senin (19/4) bertepatan dengan 7 Ramadhan 1442 H.

Pada kesempatan kali ini, Dai Mualaf Center Baznas Ustaz Ramdani Saadillah menyampaikan beberapa tips dan cara agar ibadah puasa menjadi berkualitas.

“Karena Nabi Muhammad pernah menyampaikan dalam haditsnya bahwa banyak orang yang berpuasa, akan tetapi tidak mendapatkan apapun dari puasanya melainkan hanya lapar dan dahaga saja. Oleh karena itu perlu menjadikan puasa kita berkualitas agar ibadah puasa yang dilaksanakan bernilai tinggi di sisi Allah subhanahu wata'ala," ujar Ustadz Ramdani.

Dai menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan agar puasa berkualitas anatara lain: Pertama, puasa harus dilakukan secara ikhlas, disertai dengan keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT agar berbuah ampunan dan ridho-Nya. Sebagaimana, Sabda Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam:

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan keimanan dan mengharap pahala dari Allah, niscaya Allah ampuni dosa-dosa yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kedua, harus berusaha menjauhi hal-hal yang bisa merusak pahala puasa, antara lain menahan pandangan dari hal-hal yang tak boleh dilihat, menahan lisan dari berkata dusta, berkata kotor, mencela, marah, menghina dan ghibah dan sebagainya. Serta menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat.

Ketiga, menghiasi Ramadan dengan memperbanyak amalan-amalan sunnah seperti tilawah Al-Qur’an, berdzikir kepada Allah, shalat sunnah, tafakur, mengkaji ilmu-ilmu agama, memperbanyak infaq, dan lain sebagainya.

Dengan beberapa langkah tersebut, insya Allah puasa yang dilakukan akan menjadi puasa yang berkualitas, yang tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga saja.

Selepas Dai menyampaikan materi, ada beberapa pertanyaan salah satunya dari Ibu Desi.

"Ustaz, tadi ustaz sampaikan kalau marah-marah dan berkata kasar itu bisa merusak pahala puasa. Lalu bagaimana agar kita bisa tidak marah kalau ada yang memancing emosi kita?," tanya Desi.

“Sudah menjadi keniscayaan jika kita disinggung dan disakiti akan muncul perasaan dongkol dan jengkel di hati. Maka solusi jika ada yang melakukan hal demikian pada kita adalah dengan berusaha menahan diri dari marah semata-mata karena Allah, agar termasuk ke dalam golongan orang bertakwa yang salah satu sifatnya adalah al-kaazhiminal ghaizha (mampu menahan amarahnya)," paparnya.

"Selain itu Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam dalam haditsnya memberikan cara yang harus dilakukan saat ada yang mencela dan mengajak bertengkar, yakni dengan mengucapkan 'Aku sedang berpuasa',” jawab Ustadz Ramdhani.

Mudah-mudahan pengajian jelang berbuka ini bisa menambah semangat para mualaf dalam menjalani ibadah di bulan Ramadan. (RO/OL-09)

Baca Juga

Foto KBRI Tokyo

Dubes RI Heri Siap Dukung Promosi Kesenian Indonesia di Jepang

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 21:38 WIB
KBRI Tokyo berkomitmen untuk mendukung upaya positif dari seluruh seniman Indonesia dalam mempromosikan kesenian Indonesia kepada...
Isitimewa

Macetnya Pembayaran Insentif Nakes karena Kurang Koordinasi

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 19:00 WIB
BELUM dibayarkannya insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) menjadi salah satu penyebab rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja...
Antara/Akbar Nugroho Gumay.

Wiku Adisasmito Positif Covid-19, Serukan Disiplin Protokol Kesehatan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 18:49 WIB
Wiku menegaskan saat ini kondisi fisiknya dalam keadaan baik-baik saja dan hal yang terpenting optimistis nanti dapat segera...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pungli Tetap Marak Pak Satgas!

Pungli di berbagai layanan publik terus menjadi masalah yang dialami masyarakat, bahkan di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya