Rabu 03 Maret 2021, 19:06 WIB

Kolaborasi Pentahelix Bantu Percepat Penanganan Bencana Alam

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
Kolaborasi Pentahelix Bantu Percepat Penanganan Bencana Alam

Dok. Aice Group
Peenyaluran bantuan sosial untuk korban bencana alam

 

SEJUMLAH bencana alam melanda Indonesia pada awal tahun ini. Bencana alam itu bagaikan bencana ganda karena saat ini Indonesia masih berkutat pada penanganan Covid-19. Salah satu upaya untuk menanggulangi bencana alam ialah dengan melakukan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, masyarakat sipil, perusahaan, dan media massa.

Salah satu penggalangan kolaborasi itu dilakukan Gerakan Pemuda Ansor dan Aice Group yang juga menggandeng Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Kolaborasi itu digalan di sejumlah daerah dengan kerawanan bencana yang tinggi.

Ketua Pengurus Pusat sekaligus Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 GP Ansor Faisal Saimima mengatakan, gotong royong adalah resep yang sesuai dengan gen anak bangsa dalam menghadapi cobaan bencana. Menurut Faisal, pandemi dan bencana alam yang sedang terjadi di bangsa Indonesia memberikan banyak hikmah. 

“Aktivitas Banser dan Ansor di Sulawesi Barat (Sulbar), Kalimantan Selatan (Kalsel) dan banyak titik bencana saat ini se-Indonesia menghimpun dukungan semua pihak. Gerakan pentahelix yang kami jalankan bersama Aice Group sudah membuktikan bahwa kombinasi dukungan swasta, pemerintah, dan banyak helix lain telah membantu gerakan Banser dalam membantu pengungsi di bencana yang terjadi,” jelas Faisal dalam keterangan tertulis.

Di sisi lain, GP Ansor bersama Aice Group juga membagikan 5 juta masker medis ke masyarakat yang paling rentan terpapar virus covid-19, seperti petugas kebersihan, organisasi keagamaan, rumah ibadah, petugas pemakaman, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat lainnya.

Faisal mnenegaskan, koalisi pentahelix yang dilakukan oleh organisasinya bersama dengan Aice Group adalah ijtihad dan sinergi rakyat dalam menghadapi berbagai bencana yang sedang terjadi saat ini.

Pria yang juga memimpin Satuan Koordinasi Nasional Banser (Satkornas) ini menjelaskan berbagai pihak yang dilibatkan dalam menangani bencana. Kolaborasi pentahelix terdiri dari peranan Pemerintah Pusat dan Daerah yang berbasis komunitas dengan menitikberatkan kepada peran dari tokoh di masyarakat, akademisi, dan dukungan swasta yang dikombinasikan dengan komunikasi publik lewat media massa. 

Baca juga : Negara Rugi Rp22,8 Triliun setiap Tahun akibat Bencana

Brand Manager Aice Group Sylvana mengatakan, bencana ganda yang banyak terjadi saat pandemi ini perlu menjadi perhatian berbagai elemen penting bangsa.

“Misi kemanusiaan Aice dan GP Ansor bersama elemen Pemerintahan, masyarakat dan media massa kami nilai efektif dalam membantu bencana di Kalsel dan Sulbar. Kami menyentuh banyak kalangan masyarakat di pengungsian yang rentan penularan saat bencana. Kolaborasi ini bukan hanya mendistribusikan bahan pokok dan tenda, namun juga masker medis berkualitas untuk menghindari penularan korona.” Jelas Sylvana.

Sylvana juga menjelaskan pelajaran dari misi kemanusiaan masker yang dilakukannya di bencana letusan vulkanik Gunung Merapi dan Semeru beberapa waktu lalu. Menurutnya, semua pihak perlu mewaspadai potensi munculnya klaster pandemi baru yang muncul di pengungsian bencana alam. 

Menurutnya, di masa pandemi ini masker memiliki peran yang tak kalah penting dibandingkan bahan pangan dan lainnya bagi masyarakat yang terdampak oleh bencana alam. 

Apalagi saat ini kapasitas perawatan pasien covid-19 baik di rumah sakit maupun instalasi karantina sudah menipis. Tentunya, keselamatan pengungsi dari bencana alam sekaligus infeksi virus berbahaya ini harus sama-sama dijaga.  

Lebih lanjut, Sylvana juga mengapresiasi kesigapan Distributor Aice Wilayah Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, Dedy Tan, yang terjun langsung ke lapangan dan membantu masyarakat. 

“Pada saat terjadi bencana, kami langsung merespons hal tersebut. Dan, kami segera menyiapkan berbagai bahan makanan seperti beras, mie instan, air mineral dan roti serta masker medis SHIELD dan tenda yang dibutuhkan para pengungsi baik di wilayah Sulbar maupun Kalsel,” ungkapnya.

Pentingnya kecukupan masker medis berkualitas bagi pengungsi turut diamini oleh tim mobilisasi bantuan bencana GP Ansor. Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Barisan Ansor Serbaguna (Satkorwil Banser) Sulawesi Selatan Abbas Rauf Rani menjelaskan, saat ini lembaganya menyertakan masker medis dalam paket bahan pangan yang dikirimkan ke pengungsi bencana gempa di Sulawesi Barat. 

“Kami telah mengirimkan ratusan paket bahan pangan dan masker ke beberapa titik terparah bencana gempa di Majene dan Mamuju. Masker medis yang diberikan Aice Group masuk dalam SOP distribusi bencana ini. Kami ingin para pengungsi cepat pulih dari gempa, plus terhindar dari penularan covid-19,” ujarnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

Instagram @jokowi

Presiden: Penanganan Kesehatan & Pemulihan Ekonomi Harus Seimbang

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 15 April 2021, 05:29 WIB
Dua hal tersebut harus berjalan secara beriringan dan seimbang agar krisis akibat pandemi betul-betul bisa...
MI/Seno

Tolak Bala Kalangan Wali

👤Nasaruddin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal 🕔Kamis 15 April 2021, 03:00 WIB
SUATU ketika Rabi’ah al-Adawiyah, seorang sufi perempuan terkenal, mengembara demi mencari tempat yang lebih tenang dan khusyuk untuk...
DOK/Kalbis Institute

Mahasiswa Kalbis Institute Borong Hibah Kompetisi Kewirausahaan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 15 April 2021, 00:33 WIB
Tiga tim dari Kalbis Institute mampu menduduki posisi enam besar dan memenangkan hadiah sebesar Rp25 juta serta berhak mendapatkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya