Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA klaim peningkatan kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan harus diikuti dengan upaya agar memakai masker, menjaga jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan menghindari kerumunan menjadi norma baru dalam keseharian masyarakat.
"Kabar baik bila memang terjadi peningkatan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan di tengah masyarakat. Yang kita butuhkan saat ini bukan sekadar patuh terhadap aturan, tetapi lebih pada membentuk norma baru dalam keseharian masyarakat," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/2).
Berdasarkan catatan Satgas Penanganan Covid-19, kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan meningkat mencapai angka 75% pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro diterapkan di Jawa dan Bali. Menurut Lestari, tren peningkatan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan harus dijaga sebagai langkah awal dalam membentuk norma baru dalam menjalani keseharian di masa pandemi.
Konsisten dalam mengajak orang dalam menjalankan protokol kesehatan, menurut dia, salah satu cara untuk menuju terbentuknya norma baru di masyarakat. Pandemi covid-19, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, memaksa kita untuk mengubah kebiasaan dan norma yang berlaku saat ini.
Karena pascavaksinasi Covid-19 diaplikasikan, tambah dia, masyarakat diharuskan tetap menerapkan kebiasaan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah paparan virus korona. Apalagi, jelas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, saat ini di sejumlah negara juga dikabarkan berkembang jenis-jenis baru virus korona yang memiliki tingkat penularan lebih tinggi daripada jenis saat ini.
Ketegasan penerapan protokol kesehatan di pintu-pintu masuk pergerakan orang di setiap wilayah, tegas Rerie, sangat diperlukan untuk mencegah meluasnya sebaran virus korona. Menurut Rerie, kombinasi percepatan vaksinasi covid-19 nasional dan peningkatan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan di keseharian merupakan langkah yang dibutuhkan dalam pengendalian covid-19 di Tanah Air saat ini.
Selain itu, tegas Rerie, perlu terus berupaya menyempurnakan teknis pencatatan hasil testing, tracing, dan treatment dari berbagai daerah merupakan langkah strategis. Denagn demikian, upaya pengendalian penyebaran covid-19 tidak menghasilkan kebijakan yang salah. (RO/OL-14)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved