Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir besar dan longsor yang melanda 11 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menimbulkan dampak kerugian yang luar biasa. Tidak semata karena tingginya curah hujan, melainkan potret salah kelola sumber daya alam (SDA).
Hal ini disampaikan Denny Indrayana, calon Gubernur Kalsel periode 2021-2024 dalam surat terbukanya, Kamis (28/1). "Bencana banjir yang melanda Banua (daerah) Kalsel tentu karena curah hujan ekstrim di atas rata-rata. Tetapi jangan pula ditutupi, bahwa daya dukung lingkungan kita sudah drastis turunnya. Tata kelola pemerintahan di daerah tidak kuat menghadapi godaan uang. Akibatnya, alam dikeruk untuk menumpuk pundi-pundi, tanpa memperhatikan kelestariannya," tegasnya.
Yang melakukan jual-beli izin lahan tambang dan perkebunan menikmati hujan uang, sedangkan rakyat menderita banjir bandang. Karena itu menurut Denny tata kelola Banua harus direformasi secara mendasar. Bukan hanya ramah investasi, apalagi praktiknya kolutif-koruptif, melainkan yang paling utama, harus ramah lingkungan, menjaga kelestarian alam dan antikorupsi.
Kalsel adalah potret kecil bagaimana kekayaan SDA yang salah kelola menghadirkan mudharat, bukan manfaat. "KPK pernah melakukan kajian, kesimpulannya makin tinggi kekayaan alam suatu daerah, makin tinggi biaya politiknya. Pemilukada akhirnya menjadi pertarungan kepentingan politik bisnis. Pertarungan antara daulat uang dan daulat rakyat," ujarnya.
Kenapa di tahun 2021 terjadi banjir terbesar dalam sejarah Kalsel, tentu banyak faktor pemicunya. Salah satunya adalah lingkaran setan pemilu di Kalsel yang menghalalkan segala cara curang, menghamba kepada kekuatan politik uang. Kontestan kepala daerah menyediakan ratusan miliar untuk membeli suara pemilih, lalu mengembalikan modalnya lewat jual-beli izin lahan tambang dan perkebungan, lewat komisi dan makelarisasi proyek pembangunan.
Banjir harus ditangani dengan tanggap darurat untuk jangka pendek, dan perbaikan tata kelola pemerintahan kita di jangka panjang. Masih ada ikhtiar jangka menengah memperjuangkan daulat rakyat melalui sengketa hasil Pilgub Kalsel di Mahkamah Konstitusi. Kalsel dapat kita jadikan cerita sukses (success story) bahwa kekuatan moral rakyat yang tidak terbeli, dapat mengalahkan kekuatan uang yang kolutif dan koruptif. (OL-13)
Baca Juga: Selidiki Banjir Kalsel, Polri: Karena Hujan dan Gelombang Tinggi
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved