Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
REFORMASI pendidikan vokasi akan menempatkan sentral dari kurikulum dan pengajaran berfokus pada industri, dan peran industri harus ditingkatkan untuk menjadi pemilik konten sekolah vokasi.
Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim pada acara Apresiasi Pendidikan Vokasi kepada Dunia Usaha dan Dunia Industri Indonesia dalam Vocational Outlook 2020 secara daring, kemarin. Dijelaskan, demi mendorong pengembangan pendidikan vokasi, pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan super tax deduction sebagai insentif perpajakan yang diberikan kepada industri yang terlibat dalam melaksanakan berbagai program pendidikan vokasi.
“Kebijakan ini bertujuan memperluas kesempatan pendidikan vokasi untuk melakukan kerja sama dengan banyak kalangan dunia usaha dan industri,” ujar Mendikbud.
Skema kerja sama yang dikenal dengan link and match itu juga bertujuan menyelaraskan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Hal yang dikerjasamakan mulai dari penyusunan kurikulum dan sertifikasi kompetensi sesuai dengan standar DUDI.
Kemudian memperbesar peran DUDI dalam pembelajaran melalui guru atau dosen ahli dari kalangan industri dan riset terapan berbasis kebutuhan nyata. Adapun jenjang yang ‘dikawinkan massal’ meliputi SMK maupun politeknik dengan DUDI.
Di kesempatan sama, Dirjen Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto mengatakan saat ini Kemendikbud telah meluncurkan berbagai program untuk mendorong peningkatan pendidikan vokasi melalui kerja sama dengan DUDI. Dalam hal ini, baik lembaga pendidikan atau pelatihan maupun DUDI masing-masing menjalankan prakarsanya sehingga terbangun kemitraan yang kondusif, yang oleh Kemendikbud didorong melalui program utama link and match.
Adapun super tax deduction diharapkan akan menjadi pendorong DUDI yang selama ini belum cukup terlibat dalam pengembangan pendidikan vokasi untuk turut terlibat dan memberikan kontribusinya. Dengan model kerja sama tersebut, menurut Wikan, sudah banyak DUDI yang mengajukan diri untuk menjalin kerja sama dengan pendidikan vokasi.(Bay/H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved