Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

2020, Pandemi Jadi Kata Terpopuler

MI
19/12/2020 01:05
2020, Pandemi Jadi Kata Terpopuler
Kepala Badan Bahasa, Endang Aminudin Aziz(Dok. Kemendikbud)

BADAN Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menetapkan pandemi sebagai ‘kata tahun ini’ (KTI) 2020. Penetapan kata tersebut dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan.

“Kata pandemi merupakan kata yang tepat untuk dijadikan KTI 2020, baik dari segi popularitas, penggunaan, maupun distribusinya. Kata ini memiliki popularitas yang relatif tinggi sepanjang tahun 2020 dengan distribusi penggunaan di berbagai daerah, bidang ilmu, dan pemangku kepentingan yang luas,” jelas Kepala Badan Bahasa, Endang Aminudin Aziz, dalam keterangannya, kemarin.

Kata ‘pandemi’, kata Endang, juga terpopuler di Google Trends. Pandemi pun didefi nisikan sebagai wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas dengan kelas kata nomina.

Pada 2020, KBBI mencatat 15 kata yang memiliki jumlah pencarian tertinggi, yaitu mudik, memengaruhi, daring, kerja sama, risiko, praktik, analisis, orang tua, hoaks, aktivitas, pulang kampung, survei, pandemi, izin, dan zaman.

Kandidat lain selain pandemi ialah daring. Namun, kata daring sudah terkenal dari 2019 dan kurang menggambarkan keadaan tahun ini,” tambah Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Dora Amalia.

Pada 2019, Badan Bahasa menetapkan kata ‘milenial’ sebagai kata terpopuler. Dora menambahkan, di masa pandemi ini, Badan Bahasa bekerja sama dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah meluncurkan buku Pedoman Perubahan Perilaku dalam 77 Bahasa Daerah pada 1 Desember 2020.

Penggunaan bahasa daerah pada buku itu diharapkan dapat memudahkan pemahaman dan penerapan pedoman perubahan perilaku yang berkaitan dengan protokol kesehatan 3M oleh masyarakat di setiap daerah. (RO/H-2)


 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya