Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Pemerintah Dinilai Lalai Tanggapi Kerumunan

Anggitondi Martaon
18/11/2020 11:24
Pemerintah Dinilai Lalai Tanggapi Kerumunan
Massa dari berbagai daerah memadati akses tol menuju bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten, Selasa (10/11).(ANTARA/Muhammad Iqbal)

KERUMUNAN yang terjadi di beberapa wilayah dinilai sebagai akibat kelalaian pemerintah dan aparat keamanan. Mereka dianggap kurang antisipatif memprediksi kemungkinan pelanggaran protokol kesehatan.

"Semestinya harus membiasakan diri. Sedia payung sebelum hujan, jangan menunggu kerumunan baru ada penindakan," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, Rabu (18/11).

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai, kerumunan yang terjadi di Petamburan, DKI Jakarta; Bogor, Jawa Barat; dan Bandara Soekarno Hatta, Banten bisa diantisipasi. Syaratnya, pemerintah memiliki perhitungan yang matang.

Baca juga: Indonesia akan Pakai Vaksin Covid-19 yang Terdaftar di WHO

Namun, hal itu tidak dilakukan. Pemerintah justru panik merespon pelanggaran protokol kesehatan karena menjadi sorotan masyarakat.

"Makanya harus antisipatif sebelum kejadian terjadi," ungkap dia.

Dia pun meminta agar hal ini tidak terulang. Pemerintah harus memperhitungkan berbagai potensi pelanggaran protokol kesehatan.

Pemerintah juga diminta tidak pandang bulu menerapkan protokol kesehatan. Ketentuan ini dibuat untuk semua pihak, bukan hanya untuk kalangan tertentu.

"Betul. Tidak boleh ada pengecualian," ujar dia. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya