Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI muda, Arfa Marqia, 13, mengatakan ia gemar dan merasa bangga mengenakan busana batik. Pelantun Malaikat Pelindungku dan Lagu buat Ibunda tersebut mengatakan kecintaannya terhadap batik tumbuh saat ia masih duduk di sekolah dasar setelah diajak gurunya membuat batik tradisional.
Arfa mengakui, membatik ternyata tidak mudah. “Cara membuatnya sangat sulit. Cantingnya juga panas dan kalau kena tangan,perih banget, ya, semacam kena lem tembak. Jadi, nempel dan panas banget. Semenjak itu aku jadi sangat suka dengan batik karena proses pembuatannya memang butuh keahlian tersendiri dan semenjak itulah batik is my choice of fashion,” kata dia dalam keterangan resmi, Senin (16/11).
Arfa mengaku pada dasarnya sangat menyenangi semua jenis batik. Namun, yang selalu menjadi andalannya ialah motif kawung dan parang serta batik asal Indonesia Timur. “Saya senang memakai batik karena coraknya yang cenderung etnik dan nyaman dipakai,” kata Arfa.
“Anak milenial harus bangga berbatik, apalagi batik sudah dijadikan warisan dunia (yang ditetapkan) oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009,” kata Arfa. (Ant/H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved