Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN dengan Sinovac dan G42, serta penjajakan dengan Genexine, CanSino, dan AstraZeneca, pemerintah kini tengah menjajaki kerja sama dengan per usahaan farmasi Pfi zer, Johnson & Johnson, dan No vafax dalam penyediaan vaksin covid-19.
Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengatakan hal itu dalam keterangan resmi di Jakarta, kemarin.
“Yang sudah berjalan kerjasama Bio Farma dengan Sinovac, atau Kimia Farma dengan G42. Penjajakan kerja sama juga dilakukan dengan Genexine, CanSino, dan AstraZe neca. Kini tengah menjajaki kerja sama dengan Pfi zer, Johnson & Johnson, dan Novafax,” jelasnya.
Menurutnya, pemerintah sudah menyiapkan 30 juta vaksin impor dari Tiongkok yakni Sinovac dan G42 dari Uni Emirat Arab (UEA). Adanya penambahan ketersediaan vaksin dari perusahaan lain, lanjut Erick, bisa memenuhi kebutuhan ratusan juta warga Indonesia.
“Ditambah mekanisme kerjasama multilateral dengan Unicef dalam kerangka COVAX Facility, yakni berupa jaminan akan kecepatan, ketersediaan, dan pengirim an vaksin, maka usaha kita untuk menyegerakan ketersediaan vaksin demi melindungi masyarakat sudah di jalur yang tepat,” tambahnya.
Selain itu, ia menyebut perusahaan farmasi dalam negeri tengah menyediakan alat kesehatan dan obat-obatan esensial untuk terapi penyembuhan pasien covid-19.
Erick mengakui beberapa obat antiviral yang sangat diperlukan untuk menangani pasien covid-19 masih impor, seperti remdesivir. Namun, dua perusahaan farmasi nasional, Indofarma dan Kimia Farma, tengah berupaya memproduksi obat antiviral lokal.
“Saat ini Indofarma memproduksi antiviral oseltamivir dan Kimia Farma siap memproduksi favipiravir,” ungkap menteri BUMN itu lagi.
Lebih lanjut Erick mengatakan sudah ada hasil positif terkait penanganan covid-19. Hal itu terlihat dari testing PCR yang melebihi standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
“Per Rabu (23/9), pemeriksaan spesimen harian covid-19 mencapai 38.181. Angka itu melebihi standar WHO dan persentase pasien sembuh mencapai 73%,” ungkapnya.
Sementara itu, data Kementerian Kesehatan mencatat kasus terkonfirmasi positif covid-19 hingga kemarin siang menjadi 263.022 setelah ada penambahan sebanyak 4.634 orang.
Untuk pasien sembuh menjadi 191.853 setelah ada penambahan 3.895 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 10.105 dengan penambahan 128. (Ins/Fer/X-7)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved