Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJATINYA peluang perempuan untuk terjun ke dunia politik sangat terbuka lebar. Dan peran mereka juga sangat diharapkan dapat menimbukan kesetaraan. Sayangnya, masih ada beberapa tantangan bagi perempuan untuk terjun ke dunia politik.
Anggota DPR RI 2014-2019, Koordinator Maju Perempuan Indonesia (MPI), Lena Maryana, mengatakan secara garis besar terdapat faktor penyebab itu dapat dilihat dari pihak perempuan sendiri.
Bacaa juga: Perempuan Berdaya, Indonesia Maju
"Terdapat faktor interal adalah faktor yang ada pada diri perempuan dan faktor eksternal yang berasal dari luar perempuan seperti lingkungan," kata Lena dalam webinar bertajuk Transformasi Kepemimpinan Perempuan dalam Kelembagaan dan Bisnis yang diadakan PFN Creative Academy, Rabu (23/9).
Faktor penyebab yang menghalangi peran perempuan terjun ke dunia politik seperti, politik masih diangap pekerjaan kotor dan banyak intrik. Ditambah pada 2019 lalu dinilai tidak perlu memiliki kapabilitas dan politik uang yang belum diselesaikan.
"Meski banyak perempuan yang duduk di kursi parlemen saat ini dinilai memiliki bau oligarki dan dinasti politik sangat kuat," ujar Lena.
Pentingnya perempuan dalam pengambilan keputusan di DPR RI, menurut Lena sebenarnya agar kebijakan yang dihasilkan oleh negara akan meningkatkan keperdulian terhadap perempuan dan anak. Lena menyebutkan peran perempuan pada sistem demokrasi kali ini memiliki peran yang cukup besar.
"Pada pemilu 2019 keterpilihan perempuan meningkat dari 97 perempuan pada pemilu 2014 menjadi 118 pada pemilu 2019," ungkpanya.
Diketahui kuota angka minimal reperesentasi perempuan sebesar 30% dalam parlemen agar bisa mempengaruhi kebijakan yang berspektif gender terpenuhi.
Perbandingan daftar calon tetap (DCT) dan keterpilihan perempuan dalam parlemen yang mendaftar sebagai DCT sebanyak 3.200 perempuan dan yang menjadi keterpilihan tetap sekitar 20,5% atau 118 dari 575 anggota DPR RI. (Iam/A-1)
Miom adalah pertumbuhan jaringan otot dan jaringan ikat di dinding rahim, sedangkan kista merupakan kantong berisi cairan yang umumnya terbentuk di ovarium.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved